Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of language errors in student thesis Nirwana Rasyid; Syahru Ramadan
Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/ekspose.v21i1.2702

Abstract

This study aims to describe the forms of spelling errors in the thesis of IAIN Bone students. In addition, it also describes the form of improvement and efforts to reduce language errors. This research is a qualitative descriptive. The subject of this research is the thesis of PGMI Study Program Student, IAIN Bone who graduated in 2020. The free speech technique and note-taking technique were used in collecting research data. Then, the data were analyzed using the Miles and Huberman analysis model which consisted of three stages, namely data reduction, data display, and verification. This study resulted that the spelling errors found in the student's thesis were grouped into three types, namely: a) typographical errors, that included capitalization and italics; b) incorrect use of comma punctuation; and c) word writing errors, which include writing prepositions di- and ke-, non-standard words, affixes di-, word combinations, words with affixes, numbers, and particle -pun. These errors can be reduced by a) providing understanding to students regarding good and correct Indonesian language rules in Indonesian General Courses; b) improving the understanding of the supervisors regarding the rules of the Indonesian language; and c) fostering a positive attitude towards the Indonesian language.
Maksud Tuturan Pappaseng dan Implikasinya dalam Pembelajaran Sastra di Sekolah Dasar Syahru Ramadan; Nirwana Rasyid
Madrasah Ibtidaiyah Research Journal Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/maraja.v4i2.6221

Abstract

Penelitian ini didasari atas fenomena sastra lisan pappaseng yang banyak menggunakan bahasa konotatif. Kemudian, sastra tersebut banyak mengandung nilai-nilai luhur yang sangat bermanfaat untuk diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dari hal tersebut, maka diperlukan analisis secara mendalam mengenai makna atau maksud sastra lisan tersebut dengan menggunakan pendekatan pragmatik khususnya dalam hal implikatur. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan maksud yang terkandung dalam pappaseng yang berbahasa konotatif dan mengimplikasikannya dalam pembelajaran sastra di sekolah dasar. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah pappaseng berbahasa konotatif dan sumber datanya adalah pappaseng yang hidup dalam masyarakat Bugis. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri (human instrument). Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dengan teknik simak bebas cakap. wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan teknik model Miles dan Huberman yang terdiri atas tiga langkah, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan beberapa pappaseng yang menggunakan bahasa konotatif. Pappaseng-papaseng tersebut berwujud monolog dalam bentuk werekkada (ungkapan atau pribahasa) dan elong (puisi atau lagu). Masing-masing pappaseng tersebut memiliki maksud tertentu dan dengan memahami maksudnya, maka nilai-nilai moral yang terkandung dalam pappaseng tersebut dapat diketahui dan diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pappaseng tersebut juga dapat diimplikasikan dalam pembelajaran sastra di sekolah dasar dalam bentuk pengalihwahanaan, penyisipan dalam tuturan, dan mengajarkannya dalam pembelajaran bahasa daerah.