Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Asuhan Keperawatan pada Ny.D dengan Gangguan Sistem Endokrin: Diabetes Melitus di Ruang Kemuning RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal Lulu Rahmawati; Esti Nurjanah; Wawan Hediyanto
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 2 No. 3 (2024): September : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v2i3.158

Abstract

Diabetes mellitus, also called diabetes, is a serious disease caused by the inability of the pancreas to produce insulin effectively, leading to an increase in blood glucose. In recent years, the number of diabetes cases has increased (Masturoh & Anggita, 2018). According to WHO data, Indonesia occupies 7th position in the world with 10 million people suffering from diabetes and it is estimated that there will be 21.3 million people in 2021. Because it is the only country in Southeast Asia with the highest number of diabetes mellitus sufferers, Indonesia contributing to the increasing prevalence of diabetes in Southeast Asia (Anisah et al., 2023). The purpose of this writing is to find out and provide nursing care to Mrs. D with endocrine system disorders: diabetes mellitus in the kemuning ward of RSUD dr. Soeselo Tegal Regency in accordance with nursing standards. The method used is descriptive and data collection methods. From case observation, it was found that the main complaint was weakness. There were three diagnoses found, namely instability of blood glucose levels, acute pain and knowledge deficit. Interventions are structured based on the theory of SDKI, SLKI and SIKI as well as on the client's condition and can be implemented.
SOLIDARITAS SOSIAL DALAM PERSPEKTIF KEMUHAMMADIYAHAN: STUDI KUALITATIF PADA KASUS BU SUWIRAH Putri Jamilah; Suti Surti Ludiyawati; Lulu Rahmawati; Andi Aulia Fatika Ambari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/0j2j5948

Abstract

Permasalahan kemiskinan lansia masih menjadi isu sosial di tengah masyarakat, khususnya bagi lansia yang bekerja di sektor informal dengan penghasilan tidak menentu. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik solidaritas sosial dalam perspektif kemuhammadiyahan melalui studi kasus Ibu Suwirah, seorang lansia yang hidup mandiri dengan kondisi ekonomi terbatas dan bekerja sebagai tukang urut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif  dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi kegiatan dokumentasi sosial. Hasil penelitian menunjukan bahwa praktik donasi yang dilakukan masyarakat mencerminkan nilai-nilai utama Kemuhammadiyahan, seperti tolong-menolong (ta’awun), kepedulian sosial, dan pengamalan Al-Ma’un. Donasi yang diberikan berupa bantuan sembako dan uang tunai sebesar lima ratus ribu rupiah berkontribusi dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar Bu Mimi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Gerakan filantropi sosial berbasis nilai Kemuhammadiyahan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan sosial lansia kurang mampu.
Hukum Dagang Terhadap Fenomena Live Shopping dan Kewajiban Penjual dalam Menjamin Keaslian Produk Ibnu Nurhanip; Lydia Nugraha; Enjum Jumhana; Desy Erliana Warsa; Livia Rahmadini; Suhendra; Razma Aulia; Lulu Rahmawati; Akmal Fauzi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4598

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini telah memicu munculnya berbagai jenis perdagangan online, termasuk yang dikenal sebagai live shopping atau live commerce. Bentuk perdagangan ini memadukan proses jual-beli dengan siaran langsung yang interaktif dan meyakinkan, sehingga bisa langsung memicu minat pembelian konsumen dengan cepat dan besar. Meski begitu, di samping kemudahan dan volume transaksi yang tinggi, live shopping juga membawa masalah hukum, terutama soal tanggung jawab penjual untuk menjamin keaslian dan mutu produk yang dijual. Penelitian ini ingin mengkaji posisi hukum transaksi live shopping dari sudut pandang hukum dagang di Indonesia, serta meneliti tanggung jawab hukum penjual terkait jaminan keaslian barang. Pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan fokus pada peraturan perundang-undangan seperti Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Peraturan Pemerintah mengenai Perdagangan melalui Sistem Elektronik, serta Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Dari hasil analisis, terlihat bahwa transaksi live shopping adalah kontrak elektronik yang sah dan berlaku secara hukum, sehingga setiap ucapan atau tawaran penjual selama siaran langsung punya konsekuensi hukum. Penjual harus memberikan info yang akurat, transparan, dan jujur tentang kondisi serta keaslian produk. Jika melanggar, bisa dikenai sanksi perdata atau pidana. Karena itu, penting untuk meningkatkan pemahaman hukum bagi pelaku bisnis dan memberikan perlindungan hukum yang kuat bagi konsumen dalam praktik live shopping