Shinta Nur Rochmayanti
Fakultas Ilmu Kesehatan, D-III Kebidanan, Universitas Dr. Soetomo Surabaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIFITAS PIJAT OKSITOSIN TERHADAP INVOLUSI UTERI PADA IBU POST PARTUM DI PMB DOMINGAS, SST., M.Kes. SURABAYA Shinta Nur Rochmayanti
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 14 No 3 (2022): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v14i3.761

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya karena pendarahan. Upaya pencegahan perdarahan post partum dapat dilakukan dengan pemberian oksitosin. Cara lain untuk merangsang keluarnya oksitosin adalah dengan pijat oksitosin yaitu suatu metode untuk merangsang oksitosin, mempercepat involusi uterus. Untuk mengetahui efektifitas pijat oksitosin terhadap involusi uterus pada ibu post partum. Desain penelitian ini adalah Quasy Eksperimental dengan Two Group Only Post Test Design dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling dengan populasi dalam penelitian ini adalah ibu post partum yang mengalami involusi uteri dan tidak mengalami involusi uteri di PMB Domingas, SST., M.Kes. sebanyak 24 ibu post partum. Berdasarkan hasil Analisa statistic dengan uji chi-square, diperoleh hasil p value <0,03. Jika p value <nilai 0,05, maka Ho ditolak maka H1 ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa involusi uteri sebelum dilakukan pijat oksitosin seluruhnya sebanyak 8 orang (67%) mengalami proses involusi uteri cepat. Kemudian pada involusi uteri yang tidak diberikan pijat oksitosin hamper seluruhnya mengalami involusi uteri normal sebanyak 7 (58%) responden.
PENGARUH MORINGA OLEIFERA TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI KURANG DARI 7 HARI DI PMB AFAH FAHMI, Amd. Keb. Shinta Nur Rochmayanti
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 14 No 3 (2022): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v14i3.763

Abstract

Moringa oleifera mengandung vitamin A, B, dan C, kalsium, kalium, besi, dan protein, dalam jumlah yang sangat tinggi yang mudah dicerna dan dieliminasi oleh tubuh manusia. Moringa mengandung senyawa fitosterol diantaranya campesterol, stigmasterol dan β-sitosterol yang bersifat laktagogum yang dapat meningkatkan produksi ASI. Subjek penelitian adalah ibu yang menyusui kurang dari 7 hari yang dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama menerima teh Moringa oleifera dengan dosis 3800 mg. kelompok kedua tidak diberikan teh Moringa oleifera. Setiap kelompok masing-masing terdiri dari 5 ibu primigravida dan 10 ibu multigravida. Pada hari ketiga dan hari keenam dilakukan observasi dengan menggunakan kuesioner dan mengukur produksi ASI dengan pompa ASI. Penelitian ini adalah penelitian true eksperimen dengan jenis sampel Non Probability Sampling berupa teknik Purposive Sampling. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square dengan hasil ρ = 0.003 dengan taraf 0,05 yang berarti ρ=0,003 <0,05 yang berarti ada hubungan antara pemberian moringa oleifera terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui kurang dari 7 hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pemberian moringa oleifera terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui kurang dari 7 hari yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak.