Retnaning Muji Lestari
STIKES Ar-Rum

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAMPAK PENGGUNAAN VAPE TERHADAP KESEHATAN PARU PARU REMAJA DI KOTA SALATIGA Serafina Damar Sasanti; Retnaning Muji Lestari; Ida Novianti; Novi Maulida
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v10i2.312

Abstract

Prevalensi penggunaan rokok eletrik (electrinic cigarette) yang sering disebut vape pada remaja menunjukkan peningkatan yang signifikan. Data Global Youth Tobacco Survey (GYTS) Indonesia menunjukkan kenaikan prevalensi pengguna rokok elektrik dari 0,3 % pada 2011 menjadi 3 % pada 2021, yang mencerminkan tren meningkatnya adopsi vape di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak penggunaan vape terkait durasi penggunaan, usia mulai menggunakan vape, tanda dan gejala gangguan paru, serta efektivitas penyuluhan kesehatan melalui pre test dan post test. Desain penelitian menggunakan one group pre-test post-test pada 30 siswa SMK laki-laki usia 15–19 tahun. Penilaian pemahaman materi dikategorikan menjadi nilai 4 (memahami), 3 (cukup), dan 2 (perlu penguatan). Hasil menunjukkan sebagian besar responden menggunakan vape ≥ 2 tahun (60%), dan 56,7% mulai menggunakan vape pada usia < 15 tahun. Gejala paru yang paling banyak dialami adalah mudah lelah (76,7%), batuk kering (66,7%), dan sesak napas (46,7%). Hasil pre test menunjukkan 50% responden berada pada kategori perlu penguatan dan post test menunjukkan peningkatan kategori memahami menjadi 73,3%. Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan remaja mengenai bahaya vape. Sekolah disarankan untuk mengintegrasikan penyuluhan bahaya vape dalam program rutin promosi kesehatan serta memperkuat pengawasan dan kebijakan kawasan tanpa rokok elektrik di lingkungan sekolah guna mencegah dampak kesehatan paru pada remaja.
PENGARUH PEMAHAMAN HUKUM TENTANG KESEHATAN ANAK TERHADAP SIKAP PREVENTIF IBU DALAM MENCEGAH STUNTING DI DUSUN NGGARON Retnaning Muji Lestari; Diah Winatasari; Citra Elly Agustina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v10i2.313

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Pencegahan stunting tidak hanya memerlukan intervensi gizi, tetapi juga penguatan pemahaman hukum tentang kesehatan anak, mengingat hak anak dan kewajiban orang tua telah dijamin dalam peraturan perundang-undangan. Dusun Nggaron, Kabupaten Semarang, merupakan wilayah dengan capaian nol kasus stunting, sehingga penting untuk mengkaji faktor preventif yang mendukung kondisi tersebut. Permasalahan penelitian ini adalah sejauh mana pemahaman hukum tentang kesehatan anak berpengaruh terhadap sikap preventif ibu dalam mencegah stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi pemahaman hukum tentang kesehatan anak terhadap sikap preventif ibu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pre-test dan post-test. Subjek penelitian berjumlah 53 ibu yang memiliki balita di Dusun Nggaron. Intervensi berupa edukasi pemahaman hukum kesehatan anak diberikan kepada responden, dengan pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstruktur. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata responden dari 55 pada pre-test menjadi 95 pada post-test, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05). Edukasi pemahaman hukum tentang kesehatan anak terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan sikap preventif ibu dalam mencegah stunting.