Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN PENDEKATAN SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES (SSI) DI PERGURUAN TINGGI Dyah Setya Winarni; Diah Nugraheni; Khasanah Khasanah
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 3 No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v3i1.558

Abstract

Science learning is expected to be able to achieve the learning objectives, namely meaningful learning supported by increased understanding of scientific literacy in students. For that we need a learning pattern that connects the ability to process information obtained with scientific concepts and can be implemented in everyday life. The information obtained is of course not only understanding but also problems that exist in the environment that require solving a situation that creates a dilemma between existing facts and the concept of science as the basis of science. For that we need the right learning approach to assist in solving problems that exist in the environment, one of which is the socio-scientific issue (SSI) learning approach. This study uses a survey with data analyzed descriptively qualitatively. The subjects of the study were 23 science education lecturers with a minimum teaching qualification of 2 years. The results obtained are that 74% of science education lecturers are familiar with SSI, and 26% of science education lecturers are not familiar with SSI. SSI is more appropriate to be used in environmental learning activities as the implementation of all science concepts. The conclusion of this study is that the learning carried out by science education lecturers has not used the socio-scientific issue (SSI) approach in science learning.
PENGEMBANGAN MITIGASI KEBENCANAAN BERBASIS WEB MULTIFUNGSI PADA PENANGANAN MASA BANJIR DI DESA PASURUHAN KAYEN PATI: Mitigasi Kebencanaan dwi kurniawan ratna; Luluk elyana; Dyah Setya Winarni
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 10 No. 2 (2025): Abdimas Unwahas
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v10i2.12700

Abstract

Masa banjir merupakan satu peristiwa yang membutuhkan perhatian khusus. pada daerah yang terdampak, salah satu di antaranya adalah desa Pasuruhan Kayen Pati. Mitigasi kebencanaan merupakan satu upaya berkelanjutan yang dilakukan oleh individu, kelompok dan seluruh lapisan masyarakat. Mitigasi kebencanaan diperlukan untuk memudahkan penanganan, pemulihan pasca banjir dan perencanaan untuk penanggulangan kedatangan banjir berikutnya. Web multifungsi Kegiatan kosabangsa 2024 di desa Pasuruhan kecamatan Kayen kabupaten Pati  memberikan kontribusi berupa web multifungsi sebagai aktivitas memudahkan pelaksanaan mitigasi kebencanaan masa banjir. Web multifungsi merupakan bagian dari pengembangan teknologi informasi yang di desain untuk memberikan fasilitas kebencanaan dengan mudah dan ramah. Bentuk kegiatan pada massyarakat ini berupa pengembangan aplikasi pembelajaran menggunakan model ADDIE melalui 5 (lima) tahap yaitu analysis, design, development, implementation, evaluation. Kelima tahap itu dilaksanakan dengan menekankan prinsip edukasi pada setiap tahapan memuat pengembangan pengetahuan penting tentang mitigasi kebencanaan baik berupa panduan, simulasi kebencanaan dan materi edukasi yang menyenangkan mulai anak usia dini sampai orang dewasa. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah pemangku kepentingan desa Pasuruhan Kayen Pati beserta Karang Taruna Bina Sejahtera yang akan menjadi pemandu sekaligus tutor simulasi berbasis web. Hasil/produk dari kegiatan ini berupa web multifungsi mitigasi kebencanaan yang inovatif dan sarat pengembangan teknologi.