Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Discovery Learning untuk Meningkatkan Historical Explanation dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XII IPS di SMA K.H. Agus Salim Tahun Ajaran 2021/2022. Ilfiana Firzaq Arifin
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v6i1.5913

Abstract

History learning according to the 2013 curriculum has a goal, one of which is to develop historical skills (historical explanation) which is the basis for logical, creative, inspirational and innovative thinking skills. But the fact is that in schools there are still many historical subjects that are taught conventionally regardless of the learning objectives achieved, so the purpose of this research is the application of the Discovery learning model to improve historical explanation and student learning outcomes. The research location is at the KH. Agus Salim school in class XII IPS in the academic year 2021/2022. This research uses a CAR research design. The research was carried out for 2 cycles, namely cycle 1 and cycle 2. The data analysis used was quantitative and qualitative.
Efektivitas Model Pembelajaran Sejarah : Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI Putri Dwi Febriyanti; Agi Ma’ruf Wijaya; Ilfiana Firzaq Arifin
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 10 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i10.9622

Abstract

The purpose of this study was to illuminate how effective the history learning model based on problem solving is to improve students' critical thinking skills in class XI. This study used Classroom Action Research (CAR), which was carried out in two cycles. Planning, implementation, observation, and reflection are part of each cycle. There were 24 class XI students who were the subjects of the study. Data were collected by conducting a critical thinking ability test and observing the learning process. The results showed that students' critical thinking skills increased significantly from cycle I to cycle II. Their test scores increased from 58,33% in cycle I to 83,33% in cycle II, and observations showed that students were more involved in learning activities.
Penerapan Asesmen Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Kelas VII SMP Adz-Dzikir Jember Tahun Ajaran 2024-2025 Eka Fitriany; M.Ikbal Ibrahim H; Ilfiana Firzaq Arifin
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 11 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i11.9756

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Independent Curriculum assessment in Social Studies (IPS) learning in seventh grade students at Adz-Dzikir Junior High School, Jember, in the 2024–2025 academic year. The Independent Curriculum emphasizes assessment as an integral part of the learning process to encourage holistic student competency achievement. This study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results showed that teachers have implemented various assessments, including diagnostic, formative, and summative assessments. Assessments are conducted not only to measure learning outcomes but also to understand student needs and development. Obstacles in implementing assessments include teachers' limited understanding of the principles of the Independent Curriculum and a lack of supporting facilities. However, the implementation of this assessment has a positive impact on increasing student engagement and motivation. These findings indicate that assessments in the Independent Curriculum have the potential to improve the quality of Social Studies learning if implemented consistently and supported by adequate teacher training.
Pesona Tari Topeng Kona: Menyelami Warisan Budaya Tak Benda dari Kota Tape Erika Ameilia Luktriasri; Siti Halimatuz Zahro; Putri Dwi Febriyanti; Ilfiana Firzaq Arifin
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 6 No. 2 (2024): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v6i2.9

Abstract

Tari Topeng Kona, sebagai bagian dari kebudayaan Bondowoso, merupakan warisan budaya tak benda yang menjadi identitas khas dari sebuah wilayah tertentu. Kegiatan riset menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dimana memungkinkan peneliti mampu mendapatkan pemahaman secara mendalam tentang Tari Topeng Kona dari Kabupaten Bondowoso. Data akan dikumpulkan melalui wawancara dengan tokoh-tokoh terkait, observasi langsung terhadap pertunjukan tari, serta pengumpulan dokumen terkait. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan kronologis dan kesejarahan, memperhatikan perkembangan tari topeng dari masa ke masa, serta melibatkan elemen-elemen penting dalam pertunjukan yang relevan dan memiliki signifikansi dalam konteks budaya lokal. Dengan demikian, pelaksanaan riset mampu memberikan dampak positif terhadap pemahaman tentang nilai-nilai warisan budaya, dan tantangan pelestarian Tari Topeng Kona di Bondowoso. Tujuannya adalah untuk merumuskan strategi yang tepat untuk melestarikan warisan budaya ini di era modern. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai keberhargaan sebuah kesenian Tari Topeng Kona sebagai bagian dari warisan budaya mereka, serta membantu dalam upaya pelestariannya untuk generasi mendatang.
Efektivitas Metode Ceramah Dalam Pembelajaran Sejarah Kelas XI AKL Di SMK 1 Pancasila Ambulu Alfin Nur Laila; Feni Sukma Dana; Moh. Ansori; Raihan Arfiansyah Putra; Ilfiana Firzaq Arifin
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2068

Abstract

Peristiwa masa lampau memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter dan identitas suatu bangsa, materi sejarah sering kali dipandang sebagai hal yang merasa jenuh bagi para siswa. Salah satu tantangan yang perlu diatasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan sejarah di Indonesia yaitu kurangnya minat siswa pada mata pelajaran sejarah di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode ceramah dalam pembelajaran sejarah siswa kelas XI di SMK 1 Pancasila Ambulu. Masalah utama yang melatarbelakangi adalah dominasi metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru dan hafalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ceramah bisa efektif apabila dipadukan dengan gaya penyampaian yang menyenangkan, menggunakan media visual, cerita sejarah, dan video dokumenter. Siswa menunjukkan respons positif jika materi disampaikan dengan ekspresif dan dikaitkan dengan kehidupan nyata. Namun, jika ceramah dilakukan terlalu lama dan monoton, siswa menjadi jenuh dan tidak fokus. Kesimpulannya, metode ceramah tetap relevan jika divariasikan dengan strategi interaktif. Implikasinya, guru perlu menyesuaikan gaya mengajar agar siswa tetap terlibat aktif dan pembelajaran menjadi lebih bermakna.