Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS SEKTOR UNGGULAN METODE ANALISIS LOCATION QUOTIENT (LQ) DI KABUPATEN BIREUEN Marisa Saputri; Fitrah Afandi; Muhammad Adnan; Rachmi Meutia
JURNAL ILMIAH MAHASISWA EKONOMI ISLAM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Islam (JIMEKI) Vol. 4 No.1, Mei 2022
Publisher : FEB Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimeki.v4i1.22986

Abstract

Salah satu strategi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yaitu dengan memprioritaskan sektor-sektor ekonomi basis dalam program pembangunan yang direncanakan untuk mengarah pada kinerja perekonomian yang lebih baik secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor unggulan dan sektor non unggulan serta untuk mengetahui bagaimana perubahan dan pergeseran sektor perekonomian di daerah Kabupaten Bireuen. Adapun data dalam penelitian ini berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan data sekunder berupa runtun waktu (time series) dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bireuen dan Provinsi Aceh Tahun 2017-2021. Metode penelitian ini adalah kuantitafif deskriptif dengan alat analisis yang digunakan yaitu Analisis Location Quotient (LQ), yang digunakan untuk menentukan sektor basis (sektor unggulan) dan non basis (non unggulan) dalam perekonomian Kabupaten Bireuen. Berdasarkan analisis LQ, sektor basis Kabupaten Bireuen terdapat empat sektor, yaitu: sektor Pertanian, kehutanan, dan perikanan; sektor Pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang; sektor Perdagangan besar dan eceran, serta sektor transportasi dan pergudangan. Sedangkan sektor dengan nilai terkecil adalah sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang.
Pengaruh Pendapatan dan Jumlah Penduduk Terhadap Konsumsi Masyarakat di Provinsi Aceh dengan Regresi Data Panel Sri Minta; Suriani; Rachmi Meutia
Jurnal Ilmiah Basis Ekonomi dan Bisnis Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Basic Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.33 KB) | DOI: 10.22373/jibes.v1i1.1577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan (PDRB) dan menganalisispengaruh jumlah penduduk terhadap konsumsi masyarakat di Provinsi Aceh periode tahun 2015-2019. Model penelitian yang digunakan adalah model regresi data panel dengan model yangterpilih yaitu fixed effect model. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa pendapatan dan jumlah penduduk (PDRB) berpengaruh positif terhadap konsumsi masyarakat. Selanjutnya, dari hasil pengujian secara simultan diperoleh hasil bahwa pendapatan (PDRB) dan jumlah penduduk berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka pemerintah harus lebih mandiri dalam menjaga stabilitas konsumsi mengingatbahwa besarnya peran pengeluaran konsumsi terhadap perekonomian daerah dengan cara menjaga stabilitas daya beli.
Pengaruh Pengembangan Wisata Bahari terhadap Pendapatan Masyarakat di Pulau Dua Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan Rachmi Meutia; Samsul Rizal
Jurnal Ilmiah Basis Ekonomi dan Bisnis Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Basic Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.618 KB) | DOI: 10.22373/jibes.v1i2.1682

Abstract

Pengembangan pariwisata merupakan salah satu program unggulan pembangunan daerah. Pembangunan bidang pariwisata diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, karena sektor pariwisata merupakan salah satu sektor pembangunan di bidang ekonomi. Kegiatan Pariwisata diharapkan mampu memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pengembangan sektor pariwisata yang dilihat dari faktor lokasi, infrastruktur dan promosi terhadap pendapatan masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 88 responden yang merupakan masyarakat Pulau Dua Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan. Secara parsial, hasil penelitian menunjukkan variabel lokasi, infrastruktur dan promosi berpengaruh positif terhadap pendapatan masyarakat setempat. Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan pemerintah bekerjasama dengan dinas pariwisata begitu pula dengan masyarakat dan juga pengelola wisata untuk mengembangkan wisata yang ada sehingga dapat berpotensi lebih baik dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan pembangunan daerah di Kabupaten Aceh selatan.
PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, SUKU BUNGA DAN E-MONEY TERHADAP TINGKAT INFLASI DI INDONESIA Meutia, Rachmi; A. Rahmad Adi; Salsabila
Jurnal Ilmiah Basis Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Basic Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business at Universitas Islam Negeri Ar-Raniry in Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jibes.v2i2.3485

Abstract

Kestabilan tingkat ekonomi dapat dilihat dari rendah dan stabilnya tingkat inflasi. Inflasi terjadi ketika nilai harga barang dan jasa naik secara terus menerus pada periode tertentu. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh jumlah uang beredar, suku bunga dan e-money terhadap inflasi. Penelitian ini menggunakan data sekunder dalam bentuk runtut waktu (time series) dalam periode 2016-2021, yang bersumber dari BPS dan BI. Metode analisis data menggunakan Vector Error Correction Model (VECM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah uang beredar dan suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi, namun e-money berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap inflasi dalam jangka panjang, sementara pada jangka pendek menunjukkan bahwa jumlah uang beredar, suku bunga dan e-money berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap inflasi. Hasil uji IRF menunjukkan jumlah uang beredar, suku bunga dan e-money memiliki respon positif terhadap inflasi. Lalu hasil uji VDC menyatakan variabel terbesar yang memengaruhi inflasi adalah suku bunga dan variabel terkecil yang memengaruhi inflasi adalah e-money, untuk menstabilkan tingkat inflasi pemerintah perlu memperhatikan kebijakan-kebijakan yang dapat memengaruhi inflasi agar tetap stabilInflasi, Jumlah Uang Beredar, Suku Bunga, E-money, VECM, IRF, VDC.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, PENGANGGURAN DAN KEMISKINAN TERHADAP KRIMINALITAS DI PROVINSI ACEH Meutia, Rachmi; Amri, Khairul; Indah
Jurnal Ilmiah Basis Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Basic Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business at Universitas Islam Negeri Ar-Raniry in Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The act of criminality is a violation of the relevant laws and norms, and it is strongly opposed by society. The objective of this study is to investigate the effect of education level, unemployment, and poverty on criminality in Aceh. This study employs a quantitative approach with panel data. The result shows that the fixed-effect model is the optimal one. The results of this study indicate that the level of education and poverty has a negative and significant effect on crime in Aceh Province, while unemployment has a positive and insignificant effect on crime in Aceh Province. This study highlights how crucial it is for Aceh Province to implement multifaceted policies and strategic measures to combat criminal activity by raising the standard of education in Aceh, which is focused on job skills and community-based economic empowerment to lower poverty.
Fintech Lending Adoption among Muslim Millinials in Southeast Asia Safira, Nabila; Inayatillah; Meutia, Rachmi; Kamri, Nor ‘Azzah; Yusof, Ku Abdulmuhaimin
BANCO: Jurnal Manajemen dan Perbankan Syariah Vol 7 No 1 (2025): Banco: Jurnal Manajemen dan Perbankan Syariah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/banco.v7i1.11358

Abstract

This article discusses how economic, social, and cultural factors simultaneously influence the interest in using online loans among the millennial Muslim generation in Banda Aceh. The purpose of this study is to determine the economic, social, and cultural factors simultaneously influencing the interest in using online loans among the millennial Muslim generation in Banda Aceh. The research method uses a quantitative research method. The data source used in this study is primary data. Data obtained from the first data source at the research location, both individuals and companies, obtained through filling out questionnaires or interviews. In the data collection technique, this study uses a questionnaire method. In this study, filling out the questionnaire in the form of questions that are given a value weight using a likert scale. The results of this study indicate that the economic factor variables (X1) and social factors (X2) have a positive and significant influence on the use of online loans among the millennial Muslim generation in Banda Aceh City, while the cultural factor variable shows that it has a negative and significant influence.
Pengaruh Uang Elektronik, Uang Kartal dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Kecepatan Perputaran Uang di Indonesia Muhammad Rizki; Khairul Amri; Rachmi Meutia
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sekretari Vol. 8 No. 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemensri.v8i2.3039

Abstract

This research was conducted to see the influence of electronic money, currency and interest rates on the velocity of money in Indonesia. The method used is Autoregressive Distributed Lag (ARDL). The data used is secondary data sourced from Bank Indonesia and the Central Statistics Agency from 2010-2021 in quarterly form. Electronic money, currency and interest rates are independent variables, while velocity of money is the dependent variable. The results of this research show that (1) Electronic Money variables in the long term are able to have a significant influence on the velocity of money in Indonesia, however, in the short term Electronic Money is not able to have an influence on the velocity of money in Indonesia. (2) Currency variables in the long term and short term are able to have a significant influence on the velocity of money in Indonesia. (3) Interest rate variables in the long term and short term are able to have a significant influence on the velocity of money in Indonesia. (4) Overall, the variables Electronic Money, Currency and Interest Rates are able to have a significant influence on the velocity of money in Indonesia.
Does Financial Inclusion Affect Financial System Stability? Evidence from Indonesia Meutia, Rachmi; Billa, Salsa
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 5 No. 1 (2025): Islamic Finance and Management
Publisher : Department of Sharia Economics Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/mjifm.v5i1.388

Abstract

Financial system stability represents a fundamental component of the economy, as it facilitates the efficient functioning of financial transactions. It is argued that the financial inclusion tends to enhance the financial stability. This study aims to investigate the effect of financial inclusion variables through fintech integration specifically Peer-to-Peer (P2P) lending, E-Money, and Interest Rates on Financial System Stability (FSS) in Indonesia, with the Non-Performing Loan (NPL) ratio serving as a proxy. The analysis uses the Vector Error Correction Model (VECM) with monthly time series data from 2018-2023. The results of this study show that only the E-Money variable has a significant influence on Financial System Stability, both in the short term and the long term. In contrast, Peer-to-Peer lending and Interest Rates do not significantly affect Financial System Stability in either the short or long term. This study emphasizes the need for policymakers undertake comprehensive and well-considered policy measures in advance of implementing financial inclusion-oriented initiatives. It is recommended that financial institutions strengthen the supervision of peer-to-peer (P2P) lending activities to mitigate the risk of default. Furthermore, enhancing public awareness of the advantages of cashless transactions is essential to promote the adoption of non-cash payment instruments.
The Influence of Digial Payment Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) and Lifestyle on Consumptive Behaviour of Students in Banda Aceh Arifin, Muhammad; Meutia, Rachmi; Salsabila, Cut Sarah Athiyah
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 17 No. 1 (2025): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v17i1.4697

Abstract

The use of digital payment QRIS can influence individual's purchasing decisions and even lead to consumptive behavior due to the ease and convenience of daily transactions. Additionally, lifestyle is also a factor that can affect consumptive behavior, especially when in a high-living environment. This study aims to determine the impact of QRIS usage and lifestyle on the consumptive behavior of students in Banda Aceh. This research is quantitative, involving 100 student respondents in Banda Aceh. The results indicate that QRIS does not significantly affect the consumptive behavior, while the lifestyle variable has a positive and significant impact on the consumptive behavior of students in Banda Aceh. Although digital payment QRIS provides ease and practicality for transactions, student’s purchasing behavior in Banda Aceh remains manageable and does not lead to excessive consumption. In contrast, the lifestyle of students in Banda Aceh has a strong influence on how they manage their spending and consumption, leading to consumptive behavior among these students.
Analisis Manajemen Risiko Pada Pembiayaan Kepemilikan Rumah (PKR) Sejahtera pada Bank Aceh Syariah Sari, Nilam; Meutia, Rachmi; Julita , Julita
IQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/iqtishadia.v9i1.4507

Abstract

Tujuan utama penulisan artikel ini ialah untuk menganalisis manajemen risiko pada Pembiayaan Kepemilikan Rumah (PKR) Sejahtera pada PT. Bank Aceh Syariah Kantor Cabang Banda Aceh. Adapun metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu kualitatif deskriptif. Untuk dapat memperoleh pembiayaan PKR Sejahtera, calon nasabah harus memenuhi ketentuan umum, serta melengkapi syarat-syarat yang menjadi ketentuan PT. Bank Aceh Syariah Kantor Cabang Banda Aceh. Manajemen risiko yang diterapkan pada PKR Sejahtera antara lain: 1. identifikasi risiko, seperti risiko yang dapat diidentifikasi dari PKR Sejahtera ialah nasabah membatalkan akad jual beli rumah, nasabah melakukan manipulasi terhadap informasi data penghasilan, nasabah memanipulasi harga objek barang dan lain sebagainya namun sampai saat ini belum terjadi risiko yang demikian karena Bank Aceh memperhatikan dokumen penting terkait keaslian data nasabah. 2. Pengukuran risiko, dalam mengukur risiko PKR, bank menerapkan 5 prinsip yaitu sebagai berikut: character (jujur, tanggung jawab, dan lainnya), capacity (dilihat dari aspek kemampuan nasabah dalam membayarkan kewajibannya), capital (modal yang dimiliki oleh nasabah), collateral (jaminan pada PKR Sejahtera yaitu rumah yang diberikan oleh bank kepada nasabah) dan conditional (kondisi keberlangsungan usaha nasabah harus secara konsisten bukan usaha musiman) 3. Pemantauan Risiko, Bank Aceh mengukur level risiko itu sendiri dengan kriteria rendah yaitu apabila nasabah tidak melunasi kewajibannya 1-2 bulan , sedang yaitu nasabah tidak membayar 1 hingga 5 bulan dan tinggi yaitu apabila nasabah tidak mampu membayarkan kewajibannya lebih dari 6 bulan ke atas. 4. Pengendalian Risiko, langkah terakhir ini dilakukan untuk mengendalikan risiko berdasarkan tingkat kolektibilitas bank, dimulai dari kolektibilitas 1 s/d 5, apabila telah sampai pada kolektibilitas 5 maka bank berhak melakukan eksekusi terhadap barang jaminan yaitu penyitaan rumah yang telah diberikan kepada nasabah.