Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga BI, dan Gross Domestic Product (GDP) terhadap Rasio Non Performing Loan (NPL) pada Bank Umum di Indonesia Periode Tahun 2013-2016 muljaningsih, Sri; Wulandari, Riska Dwi
OECONOMICUS Journal of Economics Vol. 3 No. 2 (2019): [Juni] edisi 6
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.623 KB) | DOI: 10.15642/oje.2019.3.2.153-176

Abstract

Perbankan merupakan lembaga keuangan yang menghimpun dana dan menyalurkan kembali dana ke masyarakat dalam bentuk kredit. Bank sebagaimana lembaga keuangan lain memiliki motif untuk mendapatkan keuntungan yang dimana selalu dihadapkan dengan adanya resiko, yang dikenal dengan istilah rasio NPL dalam dunia perbankan. Dalam penelitian ini menggunakan teknik Analisis Regresi Linier Berganda dengan menggunakan alat bantu computer software program SPSS (Statistic Program For Social Sciene) versi 21 yang menunjukkan pengaruh secara signifkan antara variabel bebas dan terikat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan secara parsial infasi tidak berpengaruh signifkan terhadap rasio Non Performing Loan pada bank umum di Indonesia dan pada suku bunga BI berpengaruhnegatif signifkan terhadap rasio Non Performing Loan pada bank umum di Indonesia serta pada Gross Domestic Product berpengaruh positif signifkan terhadap rasio Non Performing Loan pada bank umum di Indonesia. Sedangkan secara simultan infasi, suku bunga BI, dan Gross domestic Product berpengaruh signifkan terhadap rasio Non Performing Loan pada bank umum di Indonesia. 
Alokasi Waktu Kerja Rumah Tangga Buruh Tani Perkebunan Tebu dan Variabel Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi (Studi pada Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang) Wulandari, Riska Dwi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan perkebunan tebu yang tidak membutuhkan perawatan khusus mengakibatkan macam pekerjaan yang dapat dilakukan dalam pengelolaan tersebut menjadi terbatas. Sehingga waktu yang dapat dialokasikan untuk bekerja pada sub sektor perkebunan tebu tersebut juga akan sedikit. Sempitnya lahan pekerjaan di Desa Sukosari menyebabkan rata-rata penduduknya bekerja sebagai buruh tani di perkebunan tebu karena terdapat potensi dari sub sektor perkebunan tebu di Desa Sukosari . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor sosial ekonomi yang memiliki hubungan dengan alokasi waktu kerja dan mengetahui pengaruhnya terhadap alokasi waktu kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah oenelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan kuisioner. sampel yang digunakan sebanyak 60 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis faktor, analisis regresi linear berganda, dan analisis tabulasi silang dengan bantuan program SPSS 23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi yang memiliki hubungan dengan alokasi waktu kerja adalah umur, jumlah tanggungan keluarga, tingkat upah, jarak rumah ke tempat kerja, kepemilikan aset transportasi, pendidikan, pengalaman kerja, status perkawinan, status pekerjaan utama dan proporsi anggota rumah tangga. Sementara itu, yang mmiliki pengaruh nyata terhadap alokasi waktu kerja adalah tingkat upah. Hal ini dikarenakan terlalu rendahnya upah yang diterima buruh tani sehingga ketika peningkatan upah itu terjadi akan segera merangsang peningkatan alokasi waktu kerja buruh tani. Kata kunci: faktor sosial ekonomi, tingkat upah, alokasi waktu kerja.