Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TRADISI LISAN KEJHUNG SEBAGAI SUMBER PENDIDIKAN DALAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA BERBASIS KEARIFAN LOKAL MADURA Sri Utami; Wahyu Widayati; Victor Marolitua L Tobing
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember 2022 (in Press)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v11i2.2275

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Mendeskripsikan kèjhung sebagai sumber pendidikan dalam penguatan profil pelajar Pancasila berbasis kearifan lokal Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode etnopedagogi Peneliti sebagai human instrument. Penelitian ini melibatkan metode analisis hermeneutik dan etnopedagogi. Hermeneutika digunakan untuk mengungkap kondisi konteks. Penelitian ini menggunakan data yang berbentuk teks kejhung yang mengandung nilai-nilai Pendidikan karakter dan berbentuk pantun dan dilakukan di Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan.. Hasil dari penelitian adalah kejhung banyak mengandung nilai-nilai agama, nilai sopan santun, nilai sosial, dan nilai gotong royong sehingga kejhung madura dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendidikan dalam penguatan profil pelajar Pancasila .
Kajian Aspek Fonologis Pemerolehan Bahasa Anak Usia Dini Di Kampung Setro Kota Surabaya Kiki Ananda Dewi Dewi; Wahyu Widayati; Victor Maroli Tua Tobing
Wahana Vol 74 No 2 (2022): Wahana Tridarma Perguruan Tinggi
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v74i2.6301

Abstract

Abstrak Kemampuan berbahasa pada anak diperoleh pertama kali pada usia dini. Tentunya kemampuan tersebut didasarkan pada pemerolehan fonologi pada anak. Pemerolehan fonologi pada anak usia dini menjadi berbeda bunyinya akibat dari keterbatasan pada alat ucapnya. Hal tersebut didasarkan karena pada usia dua hingga tiga tahun organ wicara pada anak belum matang sempurna, sehingga ujaran yang diproses menjadi berbeda bentuk, yaitu berubah, bertambah, atau berkurang. Proses pemerolehan fonologi tentu berhubungan erat dengan teori pemerolehan fonologi. Salah satu teori yang terdapat dalam pemerolehan fonologi adalah teori proses fonologi alamiah yang memiliki ciri khas menindas, membatasi, dan mengatur. Tujuan dilaksanakan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan penindasan, pembatasan, dan pengaturan pada pemerolehan fonologi anak usia dini 2-3 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan data berbentuk kata dari ujaran anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan ada dua, yaitu metode simak dan metode catat. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah metode padan. Hasil dari penelitian ini mengacu pada teori Stampe mengenai pemerolehan fonologi, yaitu terjadi penindasan pada fonem homorgan, terjadi pembatasan pada fonem hambat tegang, dan terjadi pengaturan pada proses produksi fonem sukar Abstract Language skills in children are obtained for the first time at an early age. Of course, this ability is based on the acquisition of phonology in children. The acquisition of phonology in early childhood becomes different in sound as a result of limitations in the speech apparatus. This is based on the fact that at the age of two to three years, the speech organs in children are not yet fully mature, so the processed speech becomes different forms, namely changing, increasing, or decreasing. The process of acquiring phonology is certainly closely related to the theory of phonological acquisition. One of the theories contained in the acquisition of phonology is the theory of natural phonological processes which have the characteristics of oppressing, limiting, and regulating. The purpose of this research is to describe the suppression, limitation, and regulation in the acquisition of phonology for early childhood 2-3 years. This type of research is a qualitative research with data in the form of words from the speech of early childhood. There are two research methods used, namely the listening method and the note-taking method. While the data analysis method used is the equivalent method. The results of this study refer to Stampe's theory of phonological acquisition, namely suppression of homoorganic phonemes, restrictions on tense inhibitory phonemes, and regulation of the production process of difficult phonemes.
Representasi Konspirasi Politik Dalam Novel Tetralogi Dangdut Karya Putu Wijaya (Kajian Sosiopragmatik) Wahyu Widayati; Devito Andharu
Wahana Vol 74 No 2 (2022): Wahana Tridarma Perguruan Tinggi
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v74i2.6303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konspirasi politik di dalam novel tetralogi Dangdut. Penelitian ini menggunakan kajian sosiopragmatik untuk mengungkap bentuk-bentuk konspirasi yang ada di dalam novel. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel tetralogi Dangdut karya Putu Wijaya. Novel ini terdiri dari empat novel, yaitu: Dangdut, Nora, Mala, dan Indonesia diterbitkan oleh Basa Basi pada tahun 2017, dengan jumlah halaman 1523 halaman. Data pada penelitian ini berupa berbagai informasi yang terkait dengan fokus penelitian. Dengan melalui tahapan pemahaman pada tingkatan kata, frase, kalimat, paragraf, serta wacana yang ada di dalam sumber data. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka. Teknik analisis data menggunakan metode hermeneutik dan heuristik. Dan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Triangulasi waktu digunakan peneliti untuk mendapatkan data yang lebih valid dan lebih kredible. Maka di dalam pelaksanaannya peneliti berupaya melakukan pengecekan pada waktu dan situasi yang berbeda selain itu apabila ditemukan persamaan dengan data sebelumnya maka peneliti dapat membaca ulang catatan-catatan transkripsi yang telah disusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat bentuk konspirasi di dalam novel tetralogi Dangdut. Bentuk konspirasi tersebut digambarkan dalam tiga bentuk, yakni penciptaan konflik, penciptaan skenario paranoid, dan perekayasaan peristiwa. Dari total keseluruhan data ditemukan ketiga bentuk konspirasi tersebut. Ketiga bentuk konspirasi tersebut dilakukan oleh tokoh-tokoh di dalam novel yang memiliki keterkaitan dengan kegiatan konspirasi. Pada penciptaan konflik ditemukan rancangan konflik yang dibuat demi mencapai tujuan yang berbeda-beda. Penciptaan skenario paranoid mengindikasikan adanya pemberian tanda berupa ancaman kepada lawan. Perekayasaan Peristiwa mengindikasikan tindakan manipulatif dalam berbagai bentuk dan kejadian. Misalnya: manipulasi dokumen, manipulasi berita, dan manipulasi diri.