Austin E.A Tumengkol
Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAKNA KEMISKINAN DALAM FILM PARASITE Suprapti Indah Putri; Putri Alda Arianto; Austin E.A Tumengkol
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jikq.v3i1.40

Abstract

Film Parasite mengisahkan tentang sisi lain kehidupan Korea Selatan dimana masih terdapat jurang kesenjangan sosial yang sangat terlihat. Di korea, orang-orang berfikir penting memiliki rumah dan mobil yang bagus, mungkin itu sebabnya banjiha digambarkan potret kemiskinan yang menentukan siapa mereka.‘Parasite’ juga memberikan tanda dalam bentuk fisik yaitu “bau”. Bau seolah membuat inti yang diulang-ulang pada film, dalam film anak keluarga Park mendekat ke Kim dan mencium bau yang sama dengan Choong Sook yang notabennya pembantu dirumahnya yaitu suami Kim, Kim yang mencoba menghilangkan bau tersebut,dan anak perempuannya berkata “ini bau apartemen, baunya tidak akan hilang kecuali kita meninggalkan tempat ini”. Film Parasite adalah film yang menggambarkan hidup sebagai pengangguran, rumah yang sempit, lingkungan orang miskin yang berbicara dan berprilaku, hidup yang dikejar-kejar hutang. Meski kebutuhan pokok mereka terpenuhi, perbandingan ekonomi mereka membuat mereka dikategorikan dengan miskin relatif. Film Parasite membawakan pesan dalam komunikasi massa yaitu dengan menggambarkan kemiskinan di Korea Selatan seperti apa adegan,setting dan dialognya. Film merupakan salah satu media massa yang selain menjadi media hiburan bisa menjadi media komunikasi dan membuat masyarakat bisa sadar bahwa film mengajarkan sebuah pelajaran yang bisa membuka mata banyak orang.
REPRESENTASI FEMINISME EMILY COOPER DALAM SERIAL “EMILY IN PARIS” DI NETFLIX Suprapti Indah Putri; Austin E.A Tumengkol; Citra Purwa Mentari
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jikq.v4i2.131

Abstract

Banyak Film yang mengangkat tema feminisme, dimana perempuan diwujudkan dalam sosok yang mandiri namun menemui berbagai kendala di masyarakat. Seperti karakter Emily Cooper dalam serial Emily in Paris yang tayang sejak 2020 lalu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendefinisikan level realitas feminisme Emily Cooper dalam serial Emily in Paris, untuk menjelaskan level representasi feminisme Emily dan untuk menjelaskan level ideologi feminisme Emily. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan semiotika John Fiske yang di dalamnya terdapat tiga level analisis yaitu level realitas, level representasi dan level ideologi. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi analisis teks serta studi literatur/kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh utama Serial Emily in Paris, Emily Cooper memiliki empat kategori feminisme yang mana kategori tersebut dibuat berdasarkan konsep feminisme yaitu feminisme dalam pengambilan keputusan, feminisme dalam konsep percaya diri, feminisme dalam intelektualitas, dan feminisme dalam kemandirian. Berdasarkan pengamatan peneliti, empat kategori feminisme yang dibuat berdasarkan konsep feminisme ke-empatnya memiliki andil yang sama. Tidak hanya satu kategori yang terlihat atau yang tampak berperan, semua kategori memiliki peran yang sama rata. Berdasarkan teori yang digunakan, teori semiotika John Fiske pada level realitas peneliti menggunakan kode penampilan, tata rias, kostum, perilaku, cara bicara, lingkungan dan ekspresi untuk menganalisis sequence dari serial Emily in Paris. Pada level representasi peneliti menggunakan teknik pengambilan gambar, suara dan dialog. Sedangkan pada level ideologi, ideologi yang direpresentasikan Emily adalah ideologi feminisme.