Pramudya Ollga S.S
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakterisasi Nano Liquid Soap Berbahan Baku VCO (Virgin Coconut Oil) Dengan Penambahan Filtrat Buah Mentimun Rauhul Akbar Kurniawan; Pramudya Ollga S.S
JIKF Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v9i1.1098

Abstract

Infeksi kulit masih menjadi masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat di negara berkembang termasuk Indonesia. penggunaan sabun mandi cair merupakan salah satu cara untuk melindungi kulit dari infeksi bakteri dan mencegah penyakit infeksi kulit dengan penambahan bahan alamI yang dapat menangkal radikal bebas. Buah mentimun merupakan buah yang memiliki kandungan potassium dan vitamin C dengan kadar cukup tinggi sehingga sangat efektif dalam menangkal radikal bebas yang membuat manusia mengalami penuaan d ini, vitamin C dalam mentimun membantu mencerahkan, mengencangkan kulit dan mencegah kerutan. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian true eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui gejala atau pengaruh yang timbul akibat adanya perlakuan tertentu seperti karakteristik sifat fisik nano liquid soap dengan bahan baku VCO yang ditambahkan filtrat buah mentimun (Cucumis sativa L.) Sampel yang digunakan adalah buah mentimun. Formulasi dibuat dengan konsentrasi yang berbeda-beda (0%, 10%, 15%, dan 20% dengan uji karakteristik sifat fisik nano liquid soap seperti uji pH, transmitan, tinggi busa, dan organoleptis. Hasil penelitian yang dilakukan dengan konsentrasi 0%, 10%, 15%, 20% pada uji pH memenuhi standar SNI 06-4085-1966 yang memiliki parameter 8-11. uji transmitan hanya formulasi dengan konsetrasi 10% yang memenuhi standar dan uji organoleptik memenuhi standar SNI yaitu warna khas, bau khas, dan penampilan cair homogeni. Kesimpulan formulasi yang paling bagus antara konsentrasi 0% , 10%, 15%, 20% yaitu formulasi 10% pada uji pH (9,2), transmitan (94,7% ), dan organoleptik. karena formulasi dengan kosentrasi 10% yang memiliki tingkat kemaksimalan yang bagus untuk pembuatan nano.