Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Aplikasi Berbasis Android Pada Materi Cerpen Untuk Siswa Kelas 11 SMAN 56 Jakarta Barat Karunia Isnaeni
Risenologi Vol. 7 No. 2 (2022): Risenologi
Publisher : Kelompok Peneliti Muda Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47028/j.risenologi.2022.72.419

Abstract

Badan Statistik Indonesia menyatakan 32,95% pengguna internet merupakan penduduk berumur kurang dari 19 tahun dan lebih 50 tahun. Siswa SMA termasuk usia pengguna internet. Internet ini dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran salah satunya untuk materi cerpen pelajaran bahasa Indonesia. Materi Cerita pendek berdasarkan Permendikbud tentang kompetensi dasar masuk dalam materi kelas untuk VII-XII. Berdasarkan analisis kebutuhan pada siswa kelas XI Bahasa SMAN 56 Jakarta Barat, siswa tertarik dengan media berbasis aplikasi android dan materi cerpen merupakan materi yang sulit dipahami. Guru juga menyatakan siswa sering terganggu kondisi sinyal saat pembelajaran online. Oleh karena itu, dikembangkan aplikasi media pembelajaran berupa aplikasi android tanpa menggunakan internet. Fitur dalam aplikasi ini bersumber dari buku bahan bacaan siswa di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ADDIED (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) Aplikasi ini telah dilakukan validasi oleh ahli media dan materi. Hasil validasi oleh ahli media sebesar 85,4% dan ahli materi sebesar 91,35%. Aplikasi Cerpenku ini mendapat rata-rata persentase kelayakan sebesar 89,36.  Penelitian ini menunjukkan media aplikasi Cerpenku layak digunakan oleh siswa kelas XI Bahasa di SMAN 56 Jakarta Barat pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi cerita pendek.
Literasi Bahasa Indonesia terkait Lingkungan melalui Kerampilan Melukis pada Tote Bag bagi Anak-Anak di RPTRA Nusa Indah Meruya Utara Karunia Isnaeni; Nurieyya Fieka Azmuna
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpbsi.v2i2.2475

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan kemampuan literasi bahasa Indonesia melalui keterampilan melukis pada media tote bag. Metode pengabdian ini adalah pelatihan partisipatif kepada anak-anak melalui sosialisasi pentingnya menjaga lingkungan dan praktik melukis pada media tote bag bertema lingkungan serta pembelajaran penulisan kalimat persuasif sebagai ajakan menjaga lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka dengan melibatkan 15 peserta yang merupakan anak sekolah dasar hingga menengah pertama. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam mengungkapkan pemahaman tentang isu-isu lingkungan secara kreatif melalui kegiatan melukis. Kegiatan melukis dapat mendukung pengembangan literasi, meliputi kemampuan menyampaikan ide dan pesan secara visual, serta meningkatkan keterampilan berkomunikasi. Melukis bukan hanya sebagai sarana ekspresi kreatif, tetapi juga sebagai media pendidikan yang efektif untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan dan meningkatkan literasi pada anak. Evaluasi melalui angket menunjukkan bahwa 70% peserta menyatakan sangat puas, 16,6% puas, dan 13,4% cukup puas terhadap kegiatan. Dari aspek pemahaman, 56,6% peserta menyatakan sangat mudah memahami materi, 23,3% mudah, 13,3% cukup mudah, dan 6,6% agak mudah. Peserta juga menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap kegiatan, terutama pada aspek praktik langsung (80%) dan fasilitator yang kompeten (80%). Selain itu, 76,6% peserta menyatakan komitmen untuk melakukan tindakan nyata menjaga lingkungan, seperti membersihkan lingkungan dan mengurangi limbah. Meskipun terdapat kendala berupa keberagaman tingkat usia dan kemampuan peserta, hal tersebut dapat diatasi melalui pendampingan intensif oleh fasilitator. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mencapai target dalam meningkatkan pemahaman, sikap, dan kemampuan literasi peserta melalui kegiatan kreatif berbasis seni.menjaga lingkungan