Penelitian ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan kemampuan literasi bahasa Indonesia melalui keterampilan melukis pada media tote bag. Metode pengabdian ini adalah pelatihan partisipatif kepada anak-anak melalui sosialisasi pentingnya menjaga lingkungan dan praktik melukis pada media tote bag bertema lingkungan serta pembelajaran penulisan kalimat persuasif sebagai ajakan menjaga lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka dengan melibatkan 15 peserta yang merupakan anak sekolah dasar hingga menengah pertama. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam mengungkapkan pemahaman tentang isu-isu lingkungan secara kreatif melalui kegiatan melukis. Kegiatan melukis dapat mendukung pengembangan literasi, meliputi kemampuan menyampaikan ide dan pesan secara visual, serta meningkatkan keterampilan berkomunikasi. Melukis bukan hanya sebagai sarana ekspresi kreatif, tetapi juga sebagai media pendidikan yang efektif untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan dan meningkatkan literasi pada anak. Evaluasi melalui angket menunjukkan bahwa 70% peserta menyatakan sangat puas, 16,6% puas, dan 13,4% cukup puas terhadap kegiatan. Dari aspek pemahaman, 56,6% peserta menyatakan sangat mudah memahami materi, 23,3% mudah, 13,3% cukup mudah, dan 6,6% agak mudah. Peserta juga menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap kegiatan, terutama pada aspek praktik langsung (80%) dan fasilitator yang kompeten (80%). Selain itu, 76,6% peserta menyatakan komitmen untuk melakukan tindakan nyata menjaga lingkungan, seperti membersihkan lingkungan dan mengurangi limbah. Meskipun terdapat kendala berupa keberagaman tingkat usia dan kemampuan peserta, hal tersebut dapat diatasi melalui pendampingan intensif oleh fasilitator. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mencapai target dalam meningkatkan pemahaman, sikap, dan kemampuan literasi peserta melalui kegiatan kreatif berbasis seni.menjaga lingkungan
Copyrights © 2026