Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ADAPTASI PERILAKU KONSUMEN ATAS DIGITALISASI PASAR TRADISIONAL DI KOTA DENPASAR Gita Apsari Dewi; A.A Ayu Intan Wulandari; Dewa Gde Yoga Permana
BENING Vol 9, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : University of Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/bening.v9i2.4765

Abstract

Digitalisasi ditandai dengan penggunaan platform yang dapat memberikan pelayanan dan menampilkan berbagai produk dan/atau jasa sehingga memudahkan pengguna untuk mengakses darimana dan kapan saja. Konsumen hanya memerlukan jaringan internet dan perangkat seluler untuk melakukan pembayaran di merchant manapun, hal inilah yang kemudian diterapkan pula pada pasar tradisional Kota Denpasar. Pandemi Covid-19 yang membatasi ruang gerak masyarakat semakin menyebabkan konsumen beralih pada sistem pembayaran berbasis online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yang pengamatannya hanya terbatas di Kota Denpasar. Adanya sambutan positif dari para pedagang dan pembeli atas penerapan sistem pembayaran, salah satunya QR Code Indonesian Standard (QRIS) sehingga semakin memberikan kemudahan dari segi biaya, tenaga, dan waktu.
PENGARUH TINGKAT LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP KINERJA KEUANGAN DI KOPERASI SERBA USAHA MONANG MANING DENPASAR (periode 2017 – 2021) Dewa Gde Yoga Permana; Komang Tri Werthi; A.A. Gde Agung Nanda Perwira
MEASUREMENT : Jurnal Program Studi Akuntansi Vol 16, No 2 (2022): MEASUREMENT : JURNAL AKUNTANSI DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/mja.v16i2.4742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi pengaruh tingkat Loan to Deposit Ratio (LDR) dan tingkat Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Kinerja Keuangan (ROA) di koperasi serba usaha Monang Maning Denpasar secara parsial maupun simultan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil data sekunder atau data yang diperoleh dari laporan keuangan koperasi dari tahun 2017 – 2021. Metode pengujian yang digunakan adalah uji analisis regresi linear berganda yang dilengkapi dengan uji asumsi klasik. Pengujian hipotesis menggunakan uji F dan uji t untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa secara parsial variabel LDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan (ROA), melainkan variabel BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Hal tersebut terjadi karena nilai t hitung yang lebih besar dari nilai t tabel yaitu variabel LDR sebesar thitung (2,230) ttabel (2,101), dan variabel BOPO sebesar thitung (- 2,886) ttabel (- 2,101). Secara simultan variabel LDR dan BOPO berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan di koperasi serba usaha Monang Maning Denpasar karena nilai Fhitung yang lebih besar dibandingkan nilai Ftabel yaitu (9,546) 3,59) dan nilai probabilitas (0,002) (0,05). 
Potensi Pengembangan Bisnis dalam Menyongsong Pesta Demokrasi 2024 Bagi Kalangan Pemuda di Desa Sukawati Gianyar Dewa Gde Yoga Permana; Anak Agung Ayu Intan Wulandari; Gita Apsari Dewi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6538

Abstract

Dalam situasi pesta demokrasi ini banyak kegiatan yang dilakukan oleh para calon anggota legislatif seperti promosi, dan dalam promosi tersebut mereka memerlukan banyak perlengkapan dan juga biaya yang dikeluarkan untuk promosi tidak sedikit, maka dari itu banyak peluang bisnis yang bermunculan pada saat masa kampanye tersebut. Peluang peluang bisnis tersebut harus dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku usaha, apabila tidak maka mereka akan kalah dengan pelaku usaha baru yang bermunculan untuk mengambil pasar dari para calon legislatif tersebut. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan agar para pemuda dapat menilai dan memilih peluang bisnis yang tepat serta memanfaatkan peluang bisnis tersebut untuk mendapatkan keuntungan dan juga dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian.  Metode yang kami laksanakan dengan observasi lapangan dengan mengunjungi Kantor Desa Sukawati. Kesimpulan dari pengabdian ini yaitu para pemuda dan pemudi memahi mengenai peluang bisnis yang baik dalam pesta demokrasi. Penulis mengimbau bahwa masih perlunya tindakan nyata dari para pemuda untuk melihat peluang bisnis tersebut sebagai suatu kesempatan yang harus dimanfaatkan dalam masa demokrasi tahun 2024.
Optimalisasi Creative Tourism Berbasis Media Sosial untuk Meningkatkan Daya Saing Pengrajin Perak di Desa Celuk, Sukawati Dewa Gde Yoga Permana; Komang Tri Werthi; I Wayan Angga Arditaloka; Ni Made Giana Aghastya Putri; Dewa Ayu Agung Patni Yogi Swari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2127

Abstract

Desa Celuk telah lama dikenal sebagai sentra kerajinan perak dengan potensi wisata budaya yang tinggi. Namun demikian, masih banyak pengrajin yang belum memiliki kapasitas dan strategi dalam menggunakan media sosial untuk promosi dan menjangkau pasar yang lebih luas. Melalui pendekatan lintas keilmuan yang melibatkan manajemen, digital marketing, dan teknologi informasi, tim pengabdi akan melaksanakan kegiatan berupa pelatihan, pendampingan, dan pembuatan konten kreatif digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing pengrajin perak di Desa Celuk, Sukawati melalui optimalisasi pemanfaatan media sosial dalam kerangka creative tourism. Fokus kegiatan mencakup peningkatan keterampilan pengrajin dalam memanfaatkan media sosial, penguatan strategi branding, serta promosi wisata kreatif berbasis pengalaman langsung di tempat produksi. Hasil yang diharapkan meliputi meningkatnya kemampuan pengrajin dalam pemasaran digital, terbentuknya konten promosi yang menarik, serta peningkatan keterlibatan wisatawan terhadap produk dan aktivitas kreatif yang ditawarkan. Kegiatan ini juga diharapkan berkontribusi dalam mendorong transformasi digital UMKM lokal dan memperkuat sinergi antara budaya lokal dan teknologi digital.
Perkembangan Ekonomi Digital Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah Bali Dewa Gde Yoga Permana; I Gede Bayu Wirayudha
Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen Vol. 1 No. 4 (2023): November: Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jrim-widyakarya.v1i4.2328

Abstract

The Digital Economy Era must be utilized for the economy, especially the regional economy, it appears that regional economic development is somewhat difficult to develop because it still uses a traditional economic system. However, not all regions are willing to utilize digital payment systems for various reasons, especially business actors in traditional markets. The aim of this research is to look at the development of the digital economy on regional economic growth in the province of Bali. The method used in this research uses descriptive analysis to determine the impact and influence of digital payments on economic growth in the Bali region. Starting from looking at economic growth in Bali before using digital-based payments, and finally looking at economic growth in Bali after the digital payment system, especially in traditional markets. The results of this research show that there is an influence of digital payment systems on economic growth in the regions, with the many conveniences provided in digital payments making business actors in the regions prefer digital payment systems in transactions. The conclusion of this research is that increasing the income of local business actors who use automatic digital payment systems also increases regional income in Bali.
Local tourism product development and promotion in the digital era I Made Luhur Adi Putra; Dewa Gde Yoga Permana; Gita Apsari Dewi; A.A Gde Agung Nanda Perwira; Komang Tri Werthi
Jurnal Abmas Vol. 25 No. 1 (2025): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v25i1.83686

Abstract

This community service activity was conducted at SMA PGRI 2 Denpasar in response to the limited practice of students in developing and promoting local products, despite the material having been taught in theory in the curriculum. The primary objective of this activity is to enhance students' understanding and skills in developing local tourism products based on culture, as well as utilizing digital media as a promotional tool that is responsive to market needs. This service began with program socialization, local product development training (regional perfumes), and digital marketing training, including social media and content strategies. The methods employed included a total of 60 participants, participatory observation, interviews, questionnaires, documentation, and a SWOT analysis to evaluate the school's strategic position. The results of the activity showed a increase in student understanding after the training, as well as positive changes in interest, school community participation, and student readiness to market local products digitally. These findings emphasize the importance of cross-sector collaboration and an educational-participatory approach in developing sustainable and competitive local tourism products in the digital era.   Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA PGRI 2 Denpasar sebagai respons atas terbatasnya praktik siswa dalam pengembangan dan promosi produk lokal, meskipun materi tersebut telah diajarkan secara teori dalam kurikulum. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengembangkan produk pariwisata lokal berbasis budaya, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi yang adaptif terhadap kebutuhan pasar. Pengabdian ini diawali dengan sosialisasi program, pelatihan pengembangan produk lokal (parfum khas daerah), serta pelatihan pemasaran digital menggunakan media sosial dan strategi konten. Metode yang digunakan meliputi total sampling terhadap 60 partisipan, observasi partisipatif, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, serta analisis SWOT untuk mengevaluasi posisi strategis sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa setelah pelatihan, serta perubahan positif dalam minat, partisipasi komunitas sekolah, dan kesiapan siswa memasarkan produk lokal secara digital. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan pendekatan edukatif-partisipatif dalam pengembangan produk pariwisata lokal yang berkelanjutan dan kompetitif di era digital. Kata Kunci: pariwisata lokal; pengabdian masyarakat; pengembangan produk; promosi digital