Sadrul Imam
Universitas Muhammadiyah Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Modalitas Keluarga Politik Indah Dhamayanti Putri dalam Pemilihan Bupati Bima NTB Periode 2015-2020 Sadrul Imam; Titin Purwaningsih
Jurnal Pemerintahan dan Politik Lokal Vol 4 No 2 (2022): JGLP, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jglp.v4i2.555

Abstract

Artikel ini menjelaskan modalitas keluarga politik Indah Dhamayanti Putri dalam Pilkada Kabupaten Bima 2015-2020. Modalitas tersebut berupa modal politik, modal ekonomi, modal simbolik dan modal sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini menjelaskan modal yang berpengaruh dalam kemenangan Indah Dhamayanti Putri adalah Ferry Zulakrnain Bupati Bima dua periode sebelumnya (2005-2010;2010-2015) serta Raja Bima yang ke XVI yang merupakan suami dari Indah Dhamayanti Putri. Kepercayaan masyarakat Bima terhadap Raja serta mitos dan karismatik Raja Bima mempengaruhi kemenangan Indah Dhamayanti Putri. Pengalaman Politik keluarga serta warisan jaringan massa dan jaringan birokrasi selama pemerintahan Ferry Zulkarnain juga berpengaruh dalam meraih perhatian masa. Jasa kerajaan dalam membangun pemerintahan Kabupaten Bima sejak zaman kerajaan memicu keinginan masyarakat untuk membantu dalam membangun kegiatan kampanye dalam mengefisiensikan anggaran kampanye. Modalitas yang dimiliki keluarga berdampak terhadap dukungan masyarakat terhadap kemenangan Indah Dhamayanti Putri. Hal tersebut terlihat dari kemenangan yang diperoleh keluarga Indah Dhamayanti Putri dalam tiga periode Pilkada Dominasi keluarga politik Indah Dhamayanti Putri dalam kontestasi Pilkada menjelaskan kuatnya kepercayaan masyarakat Bima terhadap keluarga kerajaan. Secara keseluruhan dari modalitas kemenangan tersebut yang paling berpengaruh adalah modal simbolik dari keluarga Indah Dhamayanti Putri. Selanjutnya urutan modal yang berpengaruh adalah modal politik, modal sosial, serta modal ekonomi.
Tantangan Dan Prospek Netralitas Birokrasi Dalam Pemilu 2024 : (Studi Kasus Di Kabupaten Bima) Sadrul Imam; Mukhlis Ishaka; Syamsuddin Syamsuddin
MIMBAR ADMINISTRASI FISIP UNTAG Semarang Vol. 20 No. 2 (2023): Oktober : Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/mia.v20i2.1120

Abstract

This research aims to explain the challenges and prospects of bureaucratic neutrality in the 2024 Election in Bima Regency. This study utilizes a qualitative descriptive method and literature review. The research location is in Bima Regency, which is strategically situated to examine case studies and the issues at hand. Data collection techniques consist of literature review, observation, interviews, and documentation. After collecting complete data from the field, the next step is the data analysis phase. In this research, the data analysis technique employs the interactive model, consisting of three main elements: data reduction, data presentation, and conclusion/verification. The research findings indicate that maintaining bureaucratic neutrality in the 2024 Election in Bima Regency requires rigorous oversight, cooperation among relevant institutions, and the enhancement of bureaucratic human resources' quality. Civil servants (ASN) also need to understand the importance of maintaining their neutrality in the 2024 Election to prevent identity politicization, political funding, and the spread of hoaxes. Regulations and guidelines also play a crucial role in preserving bureaucratic neutrality during the elections.