Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STATUS REPRODUKSI SAPI POTONG DAN PELAYANAN KESEHATAN HEWAN DI DESA BULU, KECAMATAN PURWOASRI, KABUPATEN KEDIRI Lailia Dwi Kusuma Wardhani; Roeswandono; Berny Yulianto
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v4i1.1916

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk mengetahui performan reproduksi sapi Peranakan Ongole dan sapi Peranakan Limousine yang diukur berdasarkan Service per Conception (S/C), Conception Rate (CR), dan Calving Interval ( CI) serta pelayanan Kesehatan hewan. Pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan informasi, masukan, dan evaluasi bagi peternak dalam rangka peningkatan performan reproduksi sapi potong di Desa Bulu, Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. Hasil penelitian menunjukan bahwa rataan nilai S/C sapi peranakan Ongole dan sapi peranakan limousin masing- masing 2,0 dan 3,1. Rataan nilai CR , untuk sapi peranakan Ongole dan sapi peranakan limousin masing-masing 65 % dan 60 %. Rataan nilai CI) sapi peranakan Ongole dan sapi peranakan limousin masing-masing dan 61% untuk rataan nilai lama kebuntingan sapi peranakan Ongole dan sapi peranakan limousin masing-masing 382,28 hari dan 406,02 hari. Kesimpulan dari Kegiatan pengabdian masyarakat kepada peternak sapi di desa Bulu sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan beternak sapi serta meningkatkan kesehatan ternak sapi dalam upaya peningkatan produktivitas baik secara kualitas maupun kuantitas. Kata kunci: Service per Conception, Conception Rate, Calving Interval, Sapi Potong, Pelayanan Kesehatan
Distribusi Karbohidrat pada Esofagus dan Tembolok Ayam Kampung (Gallus gallus domesticus) dan Itik Muskovi (Cairina moschata) Muhammad Jalaluddin; Aryani Hanjani Harahap; Febri Zakhratul Amalia; Hamny Sofyan; Mustafa Sabri; Zainuddin Zainuddin; Lailia Dwi Kusuma Wardhani; Mudhita Zikkrullah Ritonga; Dian Masyitha; Erdiansyah Rahmi; Sri Wahyuni
Jurnal Veteriner Vol. 27 No. 2 (2026)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui distribusi karbohidrat asam (KA) dan karbohidrat netral (KN) pada organ esofagus atau kerongkongan dan tembolok ayam kampung dan itik muskovi.  Penelitian menggunakan organ esofagus dan tembolok yang berasal dari ayam kampung dan itik muskovi jantan dewasa, masing-masing tiga organ. Sampel kedua organ tersebut difiksasi dalam larutan neutral buffered formalin 10% dan diproses menjadi preparat histologi. Deteksi distribusi KA menggunakan metode pewarnaan alcian blue (AB) pH 2,5, sedangkan distribusi KN menggunakan metode pewarnaan periodic acid Schiff (PAS). Distribusi KA dan KN dianalisis secara deskriptif, sedangkan intensitas hasil pewarnaan KA dan KN dinilai dengan metode scoring, dengan skor intensitas warna kuat (+++), sedang (++), lemah (+), dan tidak ada reaksi (-). Hasil penelitian menunjukkan distribusi KA dan KN dengan intensitas kuat (+++) ditemukan pada kelenjar esofagus ayam kampung dan itik muskovi dan KN terdapat pada lamina epitelia esofagus dan tembolok itik muskovi dengan intensitas lemah (+), sementara KA tidak terdeteksi pada lamina epitelia ayam kampung. Pada lamina propria, tunika (lapisan) submukosa dan tunika serosa esofagus dan tembolok ayam kampung dan itik muskovi, KA dan KN terdeteksi positif lemah (+) hingga sedang (++). Kandungan KA lebih tinggi dibandingkan KN pada kelenjar esofagus yang terdapat pada esofagus dan tembolok kedua unggas. Jaringan ikat yang terdapat pada lamina propria, submukosa dan tunika serosa esofagus dan tembolok ayam kampung dan itik muskovi, KA dan KN terdeteksi lemah (+), sedangkan pada tunika muskularis, keduanya tidak terdeteksi. Simpulan penelitian bahwa esofagus dan tembolok ayam kampung dan itik muskovi mengandung KA dan KN dengan distribusi yang sama, namun kandungan kedua karbohidrat tersebut sedikit berbeda.