Penelitian ini bertujuan mengetahui distribusi karbohidrat asam (KA) dan karbohidrat netral (KN) pada organ esofagus atau kerongkongan dan tembolok ayam kampung dan itik muskovi. Penelitian menggunakan organ esofagus dan tembolok yang berasal dari ayam kampung dan itik muskovi jantan dewasa, masing-masing tiga organ. Sampel kedua organ tersebut difiksasi dalam larutan neutral buffered formalin 10% dan diproses menjadi preparat histologi. Deteksi distribusi KA menggunakan metode pewarnaan alcian blue (AB) pH 2,5, sedangkan distribusi KN menggunakan metode pewarnaan periodic acid Schiff (PAS). Distribusi KA dan KN dianalisis secara deskriptif, sedangkan intensitas hasil pewarnaan KA dan KN dinilai dengan metode scoring, dengan skor intensitas warna kuat (+++), sedang (++), lemah (+), dan tidak ada reaksi (-). Hasil penelitian menunjukkan distribusi KA dan KN dengan intensitas kuat (+++) ditemukan pada kelenjar esofagus ayam kampung dan itik muskovi dan KN terdapat pada lamina epitelia esofagus dan tembolok itik muskovi dengan intensitas lemah (+), sementara KA tidak terdeteksi pada lamina epitelia ayam kampung. Pada lamina propria, tunika (lapisan) submukosa dan tunika serosa esofagus dan tembolok ayam kampung dan itik muskovi, KA dan KN terdeteksi positif lemah (+) hingga sedang (++). Kandungan KA lebih tinggi dibandingkan KN pada kelenjar esofagus yang terdapat pada esofagus dan tembolok kedua unggas. Jaringan ikat yang terdapat pada lamina propria, submukosa dan tunika serosa esofagus dan tembolok ayam kampung dan itik muskovi, KA dan KN terdeteksi lemah (+), sedangkan pada tunika muskularis, keduanya tidak terdeteksi. Simpulan penelitian bahwa esofagus dan tembolok ayam kampung dan itik muskovi mengandung KA dan KN dengan distribusi yang sama, namun kandungan kedua karbohidrat tersebut sedikit berbeda.