Eri Setia Romadhon, Eri Setia
Unknown Affiliation

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ANALISIS KEKUATAN BETON DENGAN MENGGUNAKAN FILLER ABU SEKAM Romadhon, Eri Setia
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 1 (2023): EDISI BULAN MEI 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i1.189

Abstract

Penggunaan abu sekam sebagai bahan limbah diharapkan dapat mengurangipencemaran disamping dapat menghasilkan campuran beton yang semakin padat dengandemikian bisa meningkatkan kekuatan beton dan mengurangi pemakian semen portland.penelitian ini dilakukan dilaboratorium beton FTSP Jayabaya untuk mengetahui pengaruhpemakaian filler abu sekam dalam adukan beton dan pengaruhnya terhadap kekuatan tekanbeton. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa abu sekam dapat mengurangi nilaislump dan untuk campuran beton dengan fas 0,5 pemakaian abu sekam 10% dapatmeningkatkan kekuatan beton sampai 42,7%
CBR, MUTU BETON DAN TEBAL LANTAI BETON MINIMUM PADA PERKERASAN KAKU Romadhon, Eri Setia
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 1 (2023): EDISI BULAN MEI 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i1.190

Abstract

Tol Pekanbaru-Dumai adalah jalan tol yang menghubungkan Kota Pekanbarudengan Kota Dumai dan merupakan salah satu ruas dari Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS).Jalan tol ini memiliki panjang 131 km yang terdiri dari 6 (enam) seksi. Penelitian iniberfokus pada kemampuan membayar (ATP) dan kemauan membayar (WTP) penggunaJalan Tol Pekanbaru – Dumai yang tentunya bervariasi untuk setiap orang karenaperbedaan karakteristik latar belakang ekonomi dan perbedaan sudut pandang terhadapkeuntungan yang akan diperoleh pengguna jasa tol berdasarkan waktu tempuh, jaraktempuh, keamanan dan kenyamanan dan untuk mengetahui nilai tarif yang sesuai denganATP dan WTP masyarakat untuk tarif jalan Tol Pekanbaru – Dumai. Data atau informasiyang digunakan adalah data yang diperoleh dari survei langsung di lapangan denganwawancara menggunakan kuisioner. Metode pengolahan data menggunakan perhitungansecara manual sesuaidengan metode perhitungan ATP dan WTP hingga diperoleh hasilberupa perhitungan nilai tarif dan kesimpulan. Dari hasil analisa tarif jalan tol Pekanbaru– Dumai didapat harga berdasarkan WTP adalah Rp. 88.300/knd berselisih Rp.30.200/knd dari tarif yang berlaku dan hasil analisa tarif jalan tol Pekanbaru – Dumaididapat harga berdasarkan ATP adalah Rp. 67.000/knd dan ditambahkan dengan pajak(11% dari tarif) dan asuransi didapat hasil Rp. 75.370/knd berselisih Rp. 43.130 /knd.Diketahui hubungan nilai ATP < WTP dan nilai tarif yang sesuai dengan ATP dan WTPadalah Rp. 77.650,-. Kondisi ini menunjukkan bahwa keinginan pengguna untukmembayar jasa lebih besar dari kemampuan membayarnya. Ini terjadi apabila penggunamempunyai pengahasilan yang relatif rendah, tetapi ketergantungan terhadap jasa tersebutsangat tinggi.
EVALUASI JEMBATAN KOMPOSIT ANTAJAYA DI DESA TANJUNGRASA TANJUNGSARI BOGOR Romadhon, Eri Setia
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 2 (2023): EDISI BULAN NOVEMBER 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i2.191

Abstract

Evaluasi kekuatan jembatan Antajaya meliputi test terhadap tegangan leleh pada tengah bentang, tegangan geser propil pada tepi bentang, dan lendutan maksimum pada tengah bentang. Evaluasi ini didasarkan atas peraturan pembebanan jembatan PPJJR 1987 dan Tata cara perencanaan struktur baja SNI 03-1729-2002, Dari hasil menunjukan pemakaian WF 1000x300x16x28 pada jembatan Antaja dengan cover plate 12mm kuat untuk menahan beban sesuai persyaratan PPJJR 1987 dan Tata cara perencanaan struktur baja SNI 03-1729-2002,.
ANALISIS FAKTOR AIR SEMEN DAN KEKUATAN BETON DENGAN AGGREGATE LIMBAH PLASTIK Romadhon, Eri Setia
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 2 (2023): EDISI BULAN NOVEMBER 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i2.192

Abstract

Beton merupakan bahan bangunan yang terdiri dari campuran antara semen Portland, air, aggregate halus, aggregate kasar dengan atau tanpa bahan tambah. Penggunan aggregate kasar alternatif merupakan suatu pilihan mengingat pada suatu saat nanti jumlah aggregate kasar yang berupa batu pecah yang sekarang digunakan akan mulai menyusut persediaaanya. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui hubungan antara faktor air semen dengan kekuatan beton rata rata dengan menggunakan aggregate kasar limbah plastik.
ANALISIS BETON SELF COMPACTED MENGGUNAKAN SEMEN PCC Romadhon, Muhammad Imany; Romadhon, Eri Setia
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 1 (2023): EDISI BULAN MEI 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i1.193

Abstract

Self Compacting Concrete (SCC) merupakan hasil riset di Jepang pada awal tahun 80-an.Beton SCC merupakan beton yang inovatif yang tidak memerlukan getaran ataupun alatpemadat karna baton SCC dapat memadat sendiri. Tujuan penelitian ini yaitu (1) memperolehkekuatan tekan beton self compacted pada beberapa umur yaitu 3 hari, 7 hari, 14 hari dan 28hari, (2) memperoleh kekuatan tekan beton self compacted pada beberapa kadar fly ash yaitu 0,15, 30 dan 45%, 3) memperoleh besaran kuat tarik beton self compacted. Penelitian dilakukanmelalui beberapa tahapan antara lain yaitu penentuan komposisi beton scc melalui tinjauanpustaka. Kemudian pembuatan model uji menggunakan silinder 100 x 200 mm untuk dilakukanpengujian tekan dan tarik beton SCC. Tahapan terakhir yaitu pembuatan model dengan regresipower untuk melihat hubungan kuat tarik belah dengan kuat tekan beton self compacted.Hasil perhitungan menunjukkan beton SCC memiliki nilai kuat tekan tertinggi yaitu sebesar 25,8KN dengan kenaikan mutu rata sebesar 2,37 KN. Komposisi fly ash 15% memiliki nilai mutu betonyang paling tinggi yaitu sebesar 25,8 KN. Nilai kuat tarik belah pada beton SCC yaitu berikisardari 2. 10 – 2.80 KN. Beton SCC memiliki keterkaitan yang kuat antara nilai kuat tekan dan kuattarik belah
TINJAUAN STRUKTUR ATAS GEDUNG VIP RUMAH SAKIT DI MAGELANG BERDASARKAN SNI 2847:2019 DAN SNI 1726:2019 DENGAN SOFTWARE ETABS Christyawati, Ana; Romadhon, Eri Setia
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2025): EDISI BULAN MEI 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v24i1.212

Abstract

Rumah sakit menjadi sangat penting di lingkungan masyarakat, sehingga kualitaspelayanan terus ditingkatkan agar mempermudah akses, perlindungan, dan keselamatanpasien. Oleh karena itu, rumah sakit harus dirancang dan dibangun denganmempertimbangkan keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi serta mampu menahan bahayagempa yang terjadi. Salah satu aspek yang sangat penting adalah struktur atas, sepertibalok, kolom, dan pelat lantai. Dengan terus disempurnakannya peraturan perencanaanstruktur bangunan, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh beban struktur, gaya gempalateral, momen lentur, dan kapasitas tulangan apakah sesuai dengan SNI 2847:2019 danSNI 1726:2019. Penelitian ini dilakukan pada gedung VIP rumah sakit di Magelang, JawaTengah dengan tinggi bangunan 17,6 meter, panjang 58 meter, dan lebar 17,5 meter denganbeton bertulang sebagai struktur utama. Perencanaan gedung rumah sakit mengacu padaSNI 2847:2013 dan SNI 1726:2012. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatifdan kualitatif. Hasil analisis diperoleh berat struktur sebesar 53984,74 kN, beban matitambahan dan beban hidup. Gaya gempa lateral dinamik (Vdinamik) sebesar 5062,873 kNdan 5291,104 kN memenuhi syarat SNI 1726:2019, yaitu lebih besar 100% dari gaya gempalateral statik (Vstatik). Sedangkan momen lentur maksimal sebesar 772,903 kNm pada balok350 × 700 mm lantai tiga. Serta diperoleh kapasitas tulangan pada balok, kolom, dan pelatlantai.
ANALISIS STRUKTUR PLAT LANTAI PADA GEDUNG PT PLN UNIT PELAKSANA PELAYANAN PELANGGAN SUBULUSSALAM Handayani, Ellin Yoiko; Romadhon, Eri Setia
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2025): EDISI BULAN MEI 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v24i1.217

Abstract

Pelat lantai adalah bagian dari struktur bawah bangunan yang berfungsi untuk mentransfer beban dari bagian atas bangunan ke struktur bawah, seperti kolom atau dinding penopang. Beberapa masalah yang dapat terjadi pada pelat lantai antara lain adalah getaran, lendutan, dan kualitas beton yang rendah. Salah satu kasus yang terjadi adalah pada gedung PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Subulussalam, dimana ditemukan adanya getaran dan lendutan pada pelat lantai dua yang mengakibatkan keretakan pada finishing lantai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya lendutan pelat lantai dua gedung PLN UP3 Subulussalam dan metode perkuatan yang diterapkan. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan sekunder yang diperoleh dari pengamatan visual, hammer test, dan Ultrasonic Pulse Velocity Test. Metode pengolahan data meliputi analisis struktur pelat lantai dua arah dengan menggunakan metode koefisien momen dari PBI 1971 dan SNI 2847-2019. Hasil dari pengamatan visual menunjukkan ketebalan pelat lantai sebesar 80 mm, sedangkan ketebalan minimum yang disyaratkan untuk pelat lantai menurut SNI 2847-2019 adalah 125 mm. Lendutan yang diperoleh dari analisis struktur pelat lantai sebesar 111,82 mm, lebih besar dari lendutan yang diijinkan sebesar 18,75 mm.
EVALUASI KEANDALAN STRUKTUR GEDUNG BERDASARKAN SNI 2847:2019 (STUDI KASUS GEDUNG BALEKA II BALAI KOTA PEMERINTAH KOTA DEPOK) Kamarula, Cherry Mardian; Romadhon, Eri Setia; Utama, Tri Rahmat
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2025): EDISI BULAN MEI 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v24i1.220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keandalan struktur gedung Gedung Baleka II Balai Kota Pemerintah Kota Depok berdasarkan SNI 2847:2019. Metode evaluasi yang digunakan adalah pengujian Non Destructive Test (NDT) dan Destructive Test (DT) untuk memastikan bahwa struktur gedung tersebut memenuhi standar kekuatan dan keandalan yang ditetapkan oleh SNI 2847:2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur gedung Gedung Baleka II memenuhi persyaratan kekuatan tekan beton dan stabilitas struktural yang diharuskan, sehingga dapat dianggap aman dan andal untuk digunakan. 
ANALISIS KUAT TEKAN BETON DENGAN PENAMBAHAN LIMBAH BATU BATA SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI AGREGAT HALUS Sobirin, Hakim; Romadhon, Eri Setia
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v24i2.235

Abstract

Dengan semakin bertambahnya permintaan terhadap bahan bangunan, muncul kebutuhan untuk melakukan inovasi dengan menggunakan limbah bata sebagai pengganti alternatif semacam pasir. Salah satu cara pemanfaatan limbah adalah dengan mengolah kembali limbah bata yang dihasilkan dari aktivitas konstruksi untuk dicampurkan ke dalam beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan limbah bata sebagai pengganti agregat halus dengan variasi 0%, 10%, dan 15% dari berat total pasir. Penelitian ini menetapkan standar kualitas beton sebesar 20 MPa dengan periode perawatan beton selama 28 hari. Perencanaan campuran beton dihitung berdasarkan SNI 03-2834-2000. Total sampel yang dibuat dalam penelitian ini berjumlah 27 buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penggantian limbah bata sebagai agregat halus terhadap kekuatan tekan beton. Hasil Penelitian menunjukan bahwa penggunaan limbah batu bata sebagai substitusi agreget halus dengan variasi 0%, 10% dan 15% dapat meningkatkan kuat tekan beton. Nilai kuat tekan optimum didapatkan pada variasi limbah batu bata 10% sebesar 27,521MPa.
Perhitungan Struktur Pada Box Culvert STA. 0+050 Proyek Bendungan Bener Paket 3, Purworejo Ryandika, Ahmad; Romadhon, Eri Setia
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v24i2.237

Abstract

In order to fulfill the requirement for andesite rock in the construction of the dam body, it is necessary to provide an access road to the quarry site. Accordingly, a box culvert structure is designed to facilitate this access road as it traverses a tributary, thereby ensuring that the construction activities do not disrupt the function of the existing river flow. This study aims to calculate the structural strength of a box culvert for the Bener Dam Project using a quantitative approach. The research began with initial stages including data collection, determination of the planned loads acting on the structure, and the development of a preliminary design for the structural dimensions. The collected data were then analyzed using SAP2000 software, allowing for the structural behavior to be evaluated in detail. The results of the analysis were used to determine the required reinforcement so that the final conclusion could be made regarding the safety and feasibility of the designed structure. The outcome of this research is expected to serve as a reference for ensuring that the planned box culvert structure can adequately support the intended loads and maintain safety standards during the construction of the access road for the quarry at the Bener Dam Project. The calculation results show that the cross-sectional dimensions of the box culvert are 4.5 meters by 4.5 meters. For flexural reinforcement, the ultimate moment (Mu) is less than the nominal moment capacity (Mn), and for shear reinforcement, the ultimate shear force (Vu) is less than the nominal shear capacity (Vn), indicating that the structural design is safe to withstand the applied loads. The maximum deflection for the floor slab is 1.046 mm and for the wall slab is 8.626 mm, both of which are below the allowable limit of L/250. Therefore, it can be concluded that the designed structure is safe and sufficiently strong to carry the intended loads.