Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

AN OPPORTUNITY TO DEVELOP HALAL FASHION INDUSTRY IN INDONESIA THROUGH E-COMMERCE PLATFORM Novalini Jailani; Kuat Ismanto; Susminingsih; Hendri Hermawan Adinugraha
Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/tadayun.v3i2.76

Abstract

Nowadays, fashion has become a global business. Indonesian Muslim consumption in the Halal Fashion sector in 2021 reached 20 billion USD. Moreover, knowing that the Indonesian population was also dominated by millennials and Gen Z, reaching 144.31 million people or 53.81% of the total population, this generation is familiar with and masters technology. The halal fashion industry can utilize this condition to develop its business through e-commerce platforms. Therefore, this study aims to explore and explain the development opportunities of the halal fashion industry in Indonesia through e-commerce platforms. This research was conducted by literature research with a descriptive qualitative approach. Secondary data were obtained from various books, articles, journals, reports, and authoritative websites relevant to this research. The results of this study found that the economic potential of the halal fashion industry sector in Indonesia is very promising. That can be seen from the consumption of Muslims in Indonesia for halal fashion, which continues to increase yearly. Indonesia's demographic bonus, dominated by millennials and Gen Z who are familiar with technology, and the increasing number of E-Commerce users in Indonesia provide an excellent opportunity for this industry to develop further. Abstrak Saat ini fashion telah menjadi bisnis global. Konsumsi Muslim Indonesia di sektor Halal Fashion pada tahun 2021 akan mencapai 20 miliar USD. Apalagi mengetahui fakta bahwa penduduk Indonesia juga didominasi oleh kaum milenial dan Gen Z yang jumlahnya mencapai 144,31 juta jiwa atau 53,81% dari total populasi, generasi ini sangat akrab dan menguasai teknologi. Kondisi ini dapat dimanfaatkan oleh industri fashion halal untuk mengembangkan bisnisnya melalui platform e-commerce. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan peluang pengembangan industri halal fashion di Indonesia melalui platform e-commerce. Penelitian ini dilakukan dengan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data sekunder diperoleh dari berbagai buku, artikel, jurnal, laporan dan website otoritatif yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menemukan bahwa potensi ekonomi pada sektor industri halal fashion di Indonesia sangat menjanjikan. Hal ini terlihat dari konsumsi muslim di Indonesia terhadap halal fashion yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Bonus demografi Indonesia yang didominasi oleh kaum milenial dan gen Z yang akrab dengan teknologi serta meningkatnya pengguna E-Commerce di Indonesia memberikan peluang besar bagi industri ini untuk berkembang lebih jauh lagi.
Penyuluhan Manajemen Keuangan Dengan Skala Prioritas Di Pondok Pesantren Azzabur Kajen Shafiyya Zahra; Elma Nurkhanifah; Aunika Zaski Mindaria; Hendri Hermawan Adinugraha; Ria Anisatus Sholihah
ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/engagement.v2i3.30

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada para Santri Putri Az-zabur Kajen yang dilakukan oleh tim pengabdi program studi Akuntansi Syariah UIN KH. Abdurrahman Wahid, merupakan kegiatan pengabdian kepada santri yang menitikberatkan pada pengelolaan keuangan pribadi dengan skala prioritas. Kegiatan ini dibagi menjadi 2 tahap, yaitu tahap pertama berupa pemaparan mengenai manajemen keuangan dengan sekala prioritas keuangan pribadi dan tahap kedua berupa pelatihan membuat skala prioritas kebutuhan pribadi dengan hasil pencatatan yang dilakukan oleh santri putri tersebut, diperoleh hasil bahwa sebanyak 5 santri putri tersebut dapat mengatur pengeluaran pribadi dengan baik karena dari hasil penghitungan diperoleh hasil yang surplus yang artinya pada akhir bulan ada dana sisa yang dapat disimpan (ditabung) / dipergunakan untuk hal yang lain, sedangkan sebanyak 5 santri putri belum dapat mengatur pengeluaran keuangan pribadi dengan baik. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para Santri Pondok Pesantren Az-zabur Kajen dapat memahami cara mengelola keuangan beserta memahami bagaimana cara mencatat keuangan dengan skala prioritas kebutuhan pribadi
Inovasi Produk dan Layanan Halal sebagai Strategi Menangani Isu Keberlanjutan dan Perubahan Iklim Global Dinda Novaberliana Putri; Hendri Hermawan Adinugraha
Jurnal Bersama Ilmu Ekonomi (EKONOM) Vol. 1 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/ekonom.v1i4.309

Abstract

This study aims to examine the strategic role of halal product and service innovation in addressing sustainability and global climate change issues. Using a literature review approach, the article synthesizes academic sources and industry reports to evaluate the halal industry's contribution to sustainable development agendas. The findings reveal that halal innovation has expanded across sectors such as food, cosmetics, pharmaceuticals, tourism, logistics, and Islamic finance, supported by technologies like blockchain and green finance. These innovations enhance transparency, efficiency, and global competitiveness. Despite challenges faced by halal MSMEs, including limited access to technology and certification regulations, the integration of circular economy principles and the Halal Value Chain offers inclusive and adaptive growth opportunities. The study concludes that synergy between halal innovation and the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 12 and SDG 13, can strengthen a competitive and sustainable halal ecosystem. Practical recommendations are provided for business actors, regulators, and academics to foster cross-sector collaboration in building an ethical and environmentally friendly halal industry.
Analisis Pengaruh Inklusi Keuangan Syariah terhadap Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Pelaku Usaha Industri Halal di Kawasan Urban Muh Fatkhurrozi; Hendri Hermawan Adinugraha
PROFJES: Profetik Jurnal Ekonomi Syariah Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/profjes.v4i2.17234

Abstract

Industri halal memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi dunia dan memberikan kontribusi yang signifikan kepada perekonomian setiap negara, termasuk di Indonesia yang menduduki peringkat tiga besar pada Global Islamic Economic Indicator. Namun meskipun indeks literasi dan inklusi keuangan nasional terus meningkat, inklusi keuangan syariah masih tergolong rendah. Akibatnya, banyak pelaku usaha halal di kota-kota mengalami kesulitan mendapatkan pembiayaan syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperluas mana inklusi keuangan syariah yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan finansial pelaku usaha halal di wilayah perkotaan. Metode penelitian adalah pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dari berbagai sumber akademik dan nonakademik tentang literasi, inklusi keuangan syariah, dan kesejahteraan pelaku usaha halal. Penelitian menunjukkan bahwa memasukkan keuangan syariah melalui instrumen pembiayaan seperti mudharabah, murabahah, musyarakah, dan qardhul hasan dapat meningkatkan kemampuan bisnis, meningkatkan akses modal, dan menciptakan peluang kerja baru. Selain itu, pengetahuan tentang keuangan syariah membantu masyarakat perkotaan dalam mengelola keuangan secara adil dan berkelanjutan, yang pada gilirannya meningkatkan pendapatan, stabilitas finansial, dan kesejahteraan sosial-ekonomi dan spiritual. Kata Kunci : Inklusi keuangan syariah, kesejahteraan ekonomi, Industri halal