Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN WAKTU PADA PROYEK REHABILITASI TERMINAL PENUMPANG TIPE A KOTA LANGSA Nurullidia Rahmi; Meilandy Purwandito; Firda Sari
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i1.722

Abstract

Penerapan manajemen waktu sangat diperlukan dalam pekerjaan proyek untuk memastikan jadwal penyelesaian pekerjaan konstruksi sesuai dengan penerapan. Pada proyek pembangunan Rehabilitasi Terminal Penumpang Tipe A merupakan suatu proyek yang sangat komplek sehingga diperlukan penerapan manajemen waktu yang baik. Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan seperti apa yang dilaksanakan oleh perusahaan kontraktor sekaligus mengevaluasikan penerapan manajemen waktu pada proyek Rehabilitasi Terminal Penumpang Tipe A. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perusahaan kontraktor dengan menggunakan metode CPM (Critical Path Method). Data diperoleh dari hasil wawancara serta obsevasi langsung ke lapangan. Adapun metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Diagram Network Planning. Analisis disimpulkan bahwa penerapan manajemen waktu yang ada pada proyek Rehabilitasi Terminal Penumpang Tipe A Kota Langsa belum optimal dapat dilihat menggunakan diagram CPM untuk proyek ini diketahui ada 32 item pekerjaan dan mengalami penambahan waktu dalam pelaksanaan proyek, serta diketahui jalur kritis yaitu di pekerjaan E (Pekerjaan Pendahuluan), F (Pekerjaan Dinding dan Unit loket), AD (Pekerjaan Rangka Baja IWF), AE (Pekerjaan ACP dan Atap Genteng Metal Galbalum), AF ( Pekerjaan Marka, Signage dan rambu-rambu), pada penerapan manajemen waktu yang belum optimal ini disebabkan beberapa faktor yaitu keterlambatan material, dan peralatan yang terdapat pada jaringan kerja dari laporan mingguan.
Analisis Standarisasi Pemeliharaan Bangunan Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Langsa Adam Ramanda; firda sari; irwansyah; Nina Fahriana
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 7 No 1 (2026): April 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBangunan gedung sekolah merupakan prasarana dasar yang berperan penting dalam mendukung kelangsungan proses belajar mengajar. Keberlanjutan fungsi bangunan sangat dipengaruhi oleh kegiatan pemeliharaan yang dilakukan secara sistematis dan sesuai standar. Namun, di lapangan masih banyak ditemukan sekolah yang belum menerapkan standar pemeliharaan bangunan secara optimal, terutama di daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian penerapan standar pemeliharaan bangunan Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Langsa yang berlokasi di Jl. Jend. A. Yani, Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Provinsi Aceh, berdasarkan Permendiknas No. 24/PRT/M/2007. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan mengolah data deskriptif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap kondisi fisik bangunan, wawancara dengan pihak sekolah, serta telaah terhadap dokumen standar pemeliharaan bangunan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemeliharaan di MIN 1 Langsa sarana dan prasarana di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Langsa menunjukkan bahwa tingkat pemeliharaan sarana memperoleh nila rata-rata 29,7 dan prasarana 2,666, keduanya berada pada kategori cukup sesuai dengan ketentuan. Meskipun sebagian fasilitas telah berfungsi, hasil observasi menunjukkan masih terdapat kekurangan pada beberapa komponen, seperti keterbatasan ruang kelas, perlengkapan ruang tata usaha, perpustakaan, lapangan olahraga, serta fasilitas kebersihan guru dan siswa yang belum memenuhi standar. Oleh karena itu diperlukan langkah strategis dalam bentuk peningkatan dan penambahan sarana dan prasarana secara terencana, terukur, dan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat memastikan terpenuhinya standar pemeliharaan sarana dan prasarana untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan pembelajaran yang efektif, efisien, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kata Kunci: Pemeliharaan Bangunan, Standarisasi Sarana dan Prasarana, Permendiknas No. 24/PRT/M/2007, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Langsa.ABSTRACTSchool buildings constitute fundamental infrastructure that plays a vital role in supporting the continuity of the teaching and learning process. The sustainability of a building’s function is strongly influenced by maintenance activities carried out systematically and in accordance with established standards. However, in practice, many schools particularly in regional areas have not yet implemented building maintenance standards optimally. This study aims to analyze the conformity of the implementation of building maintenance standards at Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Langsa, located on Jl. Jend. A. Yani, Gampong Teungoh, Langsa Kota District, Langsa City, Aceh Province, based on the Regulation of the Minister of National Education No. 24/PRT/M/2007. The research employs a descriptive quantitative analysis method by processing both descriptive and quantitative data. Data were collected through direct observation of the physical condition of the building, interviews with school personnel, and a review of school building maintenance standard documents. The results indicate that the implementation of maintenance for facilities and infrastructure at MIN 1 Langsa shows that the average maintenance score for facilities is 29.7 and for infrastructure is 2.666, both categorized as moderately compliant with the established standards. Although several facilities are functioning properly, observations reveal deficiencies in certain components, such as the limited number of classrooms, insufficient administrative office equipment, library facilities, sports field, and hygiene facilities for teachers and students that have not yet met the required standards. Therefore, strategic measures are necessary in the form of planned, measurable, and sustainable improvements and additions to facilities and infrastructure. These efforts are expected to ensure compliance with maintenance standards for facilities and infrastructure in order to support the implementation of effective and efficient learning activities in accordance with applicable regulations. Keywords: Building Maintenance, Facility and Infrastructure Standardization, Ministerial Regulation No. 24/PRT/M/2007, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Langsa.