Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Viktor Eko Transilvanus; Yosef Tonce; Paulus Juru; Maria Nona Dince; Milixia Natalia Sea
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i1.1207

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk (1) mengetahui gambaran tentang Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja terhadap kinerja penyuluh pertanianlapangan. (2) Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang nyata antara disiplin kerja yang diberikan terhadap kinerja penyuluh pertanian lapangan. (3) Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang nyata antara motivasi kerja yang diberikan terhadap kinerja penyuluh pertanian lapangan. (4) Untuk mengetahui seberapa besar pengruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerjapenyuluh pertanian lapangan. Pendekatan yang digunkan pada penelitian ini yaitu dekskriptif Kuantitatif. penelitian ini menggunakan variabel Independen (variabel yang mempengaruhi) dan variabel dependen (dipengaruhi). Dalama penelitian ini jumlah populasisebanyak 100 orang (Jumlah keseluruhan penyuluh pertanian lapangan). Analisis Data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan SPSS. Hasil uji statistic menunjukan bahwa secara parsial variabel disiplin kerja mempunyai pengaruhyang positif dan tidak signifikan terhadap variabel kinerja sedangkan variabel motivasi kerja mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel kinerja. 3 Hasil statistic uji F menunjukan dua variabel bebas ini secara simultan mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan atau berarti terhadap kinerja. Kata kunci: Disiplin, Motivasi, Kinerja
Analisis Return On Investment (ROI) Dan Residual Income (RI) Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada PT. Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul, Tbk Yang Terdaftar Di BEI Periode 2018-2022 Delsiana Yestin; Imanuel Wellem; Paulus Juru
Jurnal CUAN Universitas Nusa Nipa Maumere Vol 1 No 3 (2023): September : Jurnal Kewirausahaan dan Manajemen Bisnis
Publisher : Program Studi Kewirausahaan Universitas Nusa Nipa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/cuan.v1i3.38

Abstract

This research aimed to determine the financial performance of PT Herbal Medicine and Pharmaceutical Industry Sido Muncul, Tbk used Return On Investment (ROI) and Residual Income (RI) analysis. The sample in this research was the financial statements of PT. Herbal Medicine and Pharmaceutical Industry Sido Muncul Tbk from 2018-2022. The type of data used was secondary data Data collection was carried out using the documentation method, the data sources used were taken from the official website of the Indonesia Stock Exchange. The research showed that the financial performance of PT. The Sido Muncul Herbal Medicine and Pharmaceutical Industry for the 2018-2022 time frame used Return On Investment (ROI) analysis to assess the financial performance of PT. The Sido Muncul Herbal Medicine and Pharmaceutical Industry were in good condition by producing positive ROI, but its state was still erratic. Based on industry standards, the company's ability to return on investment was good, which means that the company's financial performance has been effective. However, according to the Residual Income (RI) calculation, in assessing the financial performance of the financial company PT. The Sido Muncul Herbal and Pharmaceutical Industry revealed that the RI obtained had a negative value for 5 consecutive years during the 2018-2022 period due to the cost of the company's capital. Thus, it can be said that the company has not been able to provide economic added value for shareholders and that its financial performance has not been effective and efficient because the R1>0.
WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN: PENGUATAN MOTIVASI UNTUK MENDORONG PERTUMBUHAN DAN PENGEMBANGAN UMKM DI DESA LEWOMADA, KECAMATAN TALIBURA, KABUPATEN SIKKA Maria Silvana Mariabel Carcia; Paulus Juru; Imelda Virgula Wisang; Maria Goreti Mao Tokan; Viktor Eko Transilvanus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.46850

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan kegiatan yang dilakukan tim dosen sebagai upaya penerapan Ilmu Pengetahuan dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peranan motivasi berwirausaha dan dampaknya terhadap keberhasilan bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Lewomada, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Pelaksanaan workshop kewirausahaan: motivasi terkait kewirausahaan menjadi penting, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Desa Lewomada menyikapi hal bahwa pelaku UMKM memiliki potensi besar dalam hal kewirausahaan, namun masih banyak pelaku UMKM yang belum sepenuhnya memahami cara mengembangkan usaha mereka. Peserta workshop kewirausahaan ini, berjumlah 35 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah: (1) Pemaparan Materi: Pemaparan tentang konsep dasar kewirausahaan, peluang pasar, serta tantangan yang dihadapi oleh pengusaha UMKM; (2) Diskusi Kelompok: Para peserta dibagi dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha dan mencari solusi bersama. (3) Simulasi Bisnis: Mengadakan simulasi untuk memberikan gambaran nyata mengenai proses pengambilan keputusan dalam berbisnis. (4) Motivasi dan Inspirasi: Menampilkan contoh kisah sukses dari pelaku UMKM lokal dan nasional yang telah berhasil mengembangkan usaha mereka. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik dan dapat diambil kesimpulan antara lain: (1) Desa Lewomada Memiliki Potensi unggulan yang dapat dimanfaatkan; (2) Desa Lewomada memiliki Produk yang telah diproduksi oleh masyarakat; (3) Masyarakat Desa Lewomada, khususnya Kelompok UMKM terbantukan penguatan motivasi kewirausahaan.
WORKSHOP TRADITIONAL HANDICRAFT: UPAYA PEMBERDAYAAN BAGI WARGA LANJUT USIA DI PANTI PADU WAU Maria Viviana Nurak Lewar; Maria Goreti Mao Tokan; Paulus Juru; Maria Silvana Mariabel Carcia; Cisilia Ayu Wulandari Nuwa; Imelda Virgula Wisang; Maria Nona Dince
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57921

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk melakukan pemberdayaan bagi warga lanjut usia di Panti Padu Wau, Kabupaten Sikka. Adapun bentuk kegiatan pemberdayaan yang dilakukan berupa workshop traditional handicraft. Produk kerajinan (handicraft) berupa bucket bunga, anting dari kain sarung bekas, dan anyaman lontar. Alasan yang mendasari pelaksanaan kegiatan ini yakni pemahaman bahwa warga lansia harus diberdayakan melalui partisipasi aktif dalam komunitas tempatnya berada, penghapusan stigma bahwa lansia merupakan beban, serta dukungan keluarga dan lingkungan agar tetap merasa dihargai dan tidak terisolasi. Pemberdayaan dilakukan dengan memberi peluang kerja atau usaha kecil, sebagai bukti bahwa lansia masih dapat melakukan kegiatan produktif ekonomi kreatif; pembedayaan juga sebagai, kesempatan meningkatkan pemberian dukungan psikologis dan sosial untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental lansia. Peserta traditional handicraft ini, berjumlah 25 orang lansia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah: (1) Pemaparan Materi tentang traditional handicraft; (2) Pendampingan Praktik: para lansia dibagi dalam kelompok kecil untuk mendapatkan pendampingan secara intensif dari tim (3) Motivasi dan Inspirasi: Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan semangat dan saling menginspirasi antara perserta dan tim. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan dapat diambil kesimpulan antara lain: (1) Para lansia sangat antusias dengan kegiatan yang dilaksanakan; (2) Para lansia dapat memproduksi beragam produk traditional handicraft; (3) Para lansia mendapatkan motivasi dan inspirasi sekaligus mendapat manfaat dalam upaya pemberdayaan dan pewujudan successful aging bagi para lansia.