Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Pengelolaan Perhutanan Sosial di Sarolangun Provinsi Jambi Doni Satria; Hutwan Syarifuddin; Marwoto
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengelolaan hutan terdiri dari perencanaan, perlindungan, pemanfaatan dan Evaluasi. Perhutanan sosial merupakan program Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dan pemanfaatan hutan. Rumusan dalam penelitian ini adalah mengalalisis kegiatan pengelolaan hutan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat pada kegiatan pengelolaan hutan. Penelitian ini dengan bentuk deskripti kwantitatif teknik sampling secara purposive sejumlah 83 sampel responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pemanfaatan hutan memiliki partisipasi yang paling tinggi dan kegiatan evaluasi menunjukkan partisipasi yang paling rendah. Tingkat partisipasi masyarakat diperoleh dengan kategori sangat tinggi 22 %, tinggi, 26%, cukup 19%, rendah 14% dan sangat rendah 2%.
Analisis Kelembagaan Kelompok Masyarakat Peduli Api (Mpa) Studi Kasus Di Desa Catur Rahayu Dan Desa Jangga Baru Provinsi Jambi Indra Cahyadi; Bambang Irawan; Marwoto
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpb.v6i1.27970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku partisipan pada wilayah kerja kelembagaan MPA dan ntuk menganalisis efektivitas kelembagaan MPA dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla pada wilayah kerjanya. Penelitian dilakukan di Desa Jangga Baru Kecamatan Bathin XXIV Kabupaten Batang Hari dan Desa Catur Rahayu Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh dengan cara observasi, studi pustaka, wawancara, kuesioner terbuka dan kuesioner tertutup. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan perilaku partisipan sangat efektif pada upaya pencegahan dan deteksi dini, kerja sama dengan instansi lain, penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat, pengelolaan dan mengusahakan dana operasional, mengikuti perkembangan teknologi dan informasi dan kegiatan pemadaman dan kabakaran hutan lahan. Namun pada variabel pengelolaan dan mengusahakan dana operasional serta kegiatan pemadaman dan kabakaran hutan lahan tingkat efektivitas perilaku partisipan MPA Adi Karya berada pada ketegori efektif. Dan penilaian pada ketegori sangat efektif kelembagaan MPA pada wilayah kerja pada variabel manajemen MPA dan pada kegiatan monitoring dan evaluasi kegiatan pencegahan dan penanganan kabakaran hutan.
Analisis Pemenuhan Kewajiban Stakeholder Pelaku Usaha Kehutanan Dan Perkebunan Dalam Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi Rinaldi; Asmadi Saad; Marwoto
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpb.v6i1.27971

Abstract

Pengendalian kebakaran hutan dan lahan meliputi aspek; pencegahan, penanggulangan serta penanganan pasca kebakaran hutan dan lahan. Semua stakeholder mempunyai peranan masing-masing pada setiap aspek dan diharapkan dapat berkontribusi dan bersinergi satu sama lain sehingga upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Batang Hari dapat terlaksana dengan efektif dan efisien. Terdapat 6 (enam) Stakeholder bidang Kehutanan dan Perkebuan yang terlibat dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Batang Hari, antara lain PT. Wira Karya Sakti, PT. Rimba Hutani Mas, PT. Restorasi Ekosistem Indonesia, PT. Agronusa Alam Sejatera, PT. Kedathon Mulia Primas, PT. Berkah Sawit Utama dan PT. Prima Sawit Lestari Pemenuhan kewajiban dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Batang Hari sudah cukup tinggi. Terdapat 4 (empat) pelaku usaha bidang kehutanan dengan rentang persentase 80-97%, pelaku usaha perkebunan dengan rentang persentase 32-80%.
Hubungan Karakteristik Sosial Ekonomi Dengan Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Agroforestri Di Desa Bungku Kabupaten Batanghari Leilea Azizathul Mukhtiya; Marwoto; Hamzah
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpb.v6i1.27975

Abstract

This study aims to analyze the relationship between socio-economic characteristics and community participation. Analysis of the relationship between socio-economic characteristics and participation was tested by cross-tabulation test crossta-correlations and analysis of perceptions and participation and determining the categories using 3 (three) Likert scale points and score interval equations. The results show the value of Approx. Sig is 0.046 then the value is Approx. Sig Spearman Correlation < α (0.05) then H0 is rejected thus there is a relationship between socio-economic characteristics (age, education, arable area, distance to agroforestry, income per month, number of family dependents, farming experience, cosmopolitan) with perceptions and participation of KTH members in agroforestry implementation activities.