Marhany Malik
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The influence of Learning Techniques and Schemata Levels in Ability to Read English Academic Text Marhany Malik; Emzir Emzir; Sabarti Akhadiah
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Number 2 September 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.59 KB) | DOI: 10.26737/jetl.v2i2.316

Abstract

The aim of this study is to find out the effects of learning techniques and the levels of the schemata of the ability in reading English academic texts of Islamic Studies. This research was quasi-experimental, involved 60 samples of students of Tafsir-Hadis Departement, The first semester of 2012/2013 academic year. Faculty of Ushuluddin and Philosophy, UIN (State Islamic University) Alauddin Makassar. The finding that there is an interaction effect between learning techniques and the levels of the schemata of Islamic studies toward the students' ability in reading English academic texts.
TINJAUAN PEMAHAMAN HADIS DAN SUNNAH (ASPEK ONTOLOGIS, EPISTEMOLOGIS, DAN AKSIOLOGIS) Marhany Malik; Muadilah Hs. Bunganegara
AL-Fikr Vol 24 No 2 (2022): Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadis merupakan segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Saw. baik berupa perkataan, perbuatan, taqrir (pengakuan) atau sifat. Sunnah menurut ulama hadis ialah segala sesuatu yang datang dari Nabi Saw. baik berupa perkataan, perbuatan, pengakuan, sifat baik, sifat fisik atau perangai (akhlak), dan atau sejarah, baik sebelum diangkat menjadi Rasul. Kata hadis dan sunnah sering kali disamakan atau memiliki makna yang sama, tetapi adapula yang membedakan makna keduanya. Sehingga, sangat diperlukan pemahaman terkait hadis dan sunnah dalam aspek ontologis, epistemologis dan aksiologis tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu penelitian kualitatif dan metode kajian library research (pustaka). Teknik pengambilan data yang dilakukan peneliti yakni dengan data-data yang dikumpulkan dari berbagai sumber, baik dari buku, jurnal, dan lain-lain yang relevan dengan tema penelitian. Setelah itu, data yang telah terkumpul kemudian dianalisis oleh peneliti dan memberikan penjelasan secukupnya dengan tujuan memperkuat hasil penelitian. Dengan demikian, mengetahui hadis atau sunnah dari aspek ontologis (pengertian dan sinonim hadis dan sunnah), epistemologis (unsur dan klasifikasi hadis dan sunnah) dan aksiologis (otoritas Nabi Muhammad dan fungsi hadis terhadap al-Qur’an) tersebut, diharapkan agar nantinya tidak menimbulkan kekeliruan atau kesalapahaman terkait hadis atau sunnah Nabi Saw. Kata Kunci; Hadis, sunnah, ontologi, epistemologi, aksiologi
HUBUNGAN ANTARA SAINS DENGAN HIJAMAH DALAM PERSPEKTIF HADIS NABI SAW. Marhany Marhany Malik
Jurnal Tafsere Vol 3 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1285.65 KB)

Abstract

Dekade terakhir, banyak bermunculan metode pengobatan alternatif yang sering menyalahi kaedah dan kode etik kedokteran yang berlaku. Hijamah (bekam), sebagai salah satu metode pengobatan yang dikenal di dalam literatur otoritatif Islam menjadi menarik karena memunculkan persoalan apakah ia juga menyalahi kaedah sains atau bahkan bersesuaian? Melalui metode analisis kualitatif dengan mendekatan ilmu hadis dan sains, artikel ini menemukan bahwa sains membuktikan bahwa Bekam merupakan salah satu pengobatan alternatif yang bisa mengobati gangguan metabolisme tubuh yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah, pertambahan sel darah merah, juga mengobati sakit persendian dan penyakit berat lainnya dan juga merupakan system imun tubuh yang sangat berperan aktif malawan terjangkitnya suatu penyakit. Cara kerja bekam dengan ilmu kedokteran modern hanya sedikit berbeda tentang cara-cara pengobatannya yang sudah menggunakan ala-alat modern. Tapi, dasar-dasar pengobatannya sama saja yaitu menyembuhkan berbagai macam penyakit dan penyembuhannya berpusat pada kulit dan darah dengan melakukan beberapa titik tertentu. 
FASE KETIGA PERKEMBANGAN HADIS Marhany Malik; Dian Islamiyah
Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam Vol 25 No 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jumdpi.v25i1.36079

Abstract

This article discusses the development of hadith in the third phase. In this article there are several important things that will become the core of the discussion, namely, the understanding of hadith science, the process of writing and bookkeeping of hadiths, the activities of hadith scholars, the form of compiling hadith books, hadith scholars and the development of hadith books that occurred during the third phase. Therefore, it is necessary to explain these things so as not to cause confusion and misunderstanding in understanding related to the historical development of hadith in the third phase. The study of this problem was carried out by conducting a literature review with a historical approach. So the conclusion is the codification of the traditions of the Prophet. the occurrence of scientific visits conducted by hadith scholars to collect the hadiths of the Prophet. In terms of the systematics of compiling the book in this third phase, there are three typologies of arrangement, namely; al-shahih, al-sunan and musnad.