Marhany Malik
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AL-Fikr

TINJAUAN PEMAHAMAN HADIS DAN SUNNAH (ASPEK ONTOLOGIS, EPISTEMOLOGIS, DAN AKSIOLOGIS) Marhany Malik; Muadilah Hs. Bunganegara
AL-Fikr Vol 24 No 2 (2022): Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadis merupakan segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Saw. baik berupa perkataan, perbuatan, taqrir (pengakuan) atau sifat. Sunnah menurut ulama hadis ialah segala sesuatu yang datang dari Nabi Saw. baik berupa perkataan, perbuatan, pengakuan, sifat baik, sifat fisik atau perangai (akhlak), dan atau sejarah, baik sebelum diangkat menjadi Rasul. Kata hadis dan sunnah sering kali disamakan atau memiliki makna yang sama, tetapi adapula yang membedakan makna keduanya. Sehingga, sangat diperlukan pemahaman terkait hadis dan sunnah dalam aspek ontologis, epistemologis dan aksiologis tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu penelitian kualitatif dan metode kajian library research (pustaka). Teknik pengambilan data yang dilakukan peneliti yakni dengan data-data yang dikumpulkan dari berbagai sumber, baik dari buku, jurnal, dan lain-lain yang relevan dengan tema penelitian. Setelah itu, data yang telah terkumpul kemudian dianalisis oleh peneliti dan memberikan penjelasan secukupnya dengan tujuan memperkuat hasil penelitian. Dengan demikian, mengetahui hadis atau sunnah dari aspek ontologis (pengertian dan sinonim hadis dan sunnah), epistemologis (unsur dan klasifikasi hadis dan sunnah) dan aksiologis (otoritas Nabi Muhammad dan fungsi hadis terhadap al-Qur’an) tersebut, diharapkan agar nantinya tidak menimbulkan kekeliruan atau kesalapahaman terkait hadis atau sunnah Nabi Saw. Kata Kunci; Hadis, sunnah, ontologi, epistemologi, aksiologi
FASE KETIGA PERKEMBANGAN HADIS Marhany Malik; Dian Islamiyah
Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam Vol 25 No 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jumdpi.v25i1.36079

Abstract

This article discusses the development of hadith in the third phase. In this article there are several important things that will become the core of the discussion, namely, the understanding of hadith science, the process of writing and bookkeeping of hadiths, the activities of hadith scholars, the form of compiling hadith books, hadith scholars and the development of hadith books that occurred during the third phase. Therefore, it is necessary to explain these things so as not to cause confusion and misunderstanding in understanding related to the historical development of hadith in the third phase. The study of this problem was carried out by conducting a literature review with a historical approach. So the conclusion is the codification of the traditions of the Prophet. the occurrence of scientific visits conducted by hadith scholars to collect the hadiths of the Prophet. In terms of the systematics of compiling the book in this third phase, there are three typologies of arrangement, namely; al-shahih, al-sunan and musnad.