Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Putusan Verstek Terhadap Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Sungguminasa Kelas 1 B Jamiah Tompo; Nurhalifah Nurhalifah; Yusri Muhammad Arsyad
Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law Vol 3, No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/altafaqquh.v3i2.177

Abstract

­Marriage is a physical and spiritual relationship between a man and a woman as a couple who fully intends to form a happy and eternal family in the sight of God Almighty. With that there is a problem between the spouses and cannot be resolved by the second perpetrator, there is no longer any assumption until then one of the spouses or wives can apply in court. This research is a type of field research that is qualitative in nature with observation, interviews, and documentation techniques. The analytical method used in this research is using qualitative descriptive analysis techniques. This study aims to determine the verstek decision on divorce cases at the Sungguminasa Religious Court. As the results of the research, the author analyzes from what is obtained that the judge's considerations in the Verstek decision are in accordance with the applicable law in the provisions contained in Article 149 RBg/Article 125 HIR. The form of legal protection for the disputing parties is for the plaintiff if the arguments for the lawsuit are clear and have legal grounds, the lawsuit can be granted without the presence of the defendant. As for the defendant, the verstek decision was notified and informed that he had the right to give resistance (verzet) within 14 days after the verstek decision was delivered to the defendant.
Transformasi Zakat Produktif: Analisis Hukum Ekonomi Islam dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat melalui BAZNAS Propinsi Sulawesi Selatan Riswana Ruslan; Yusri Muhammad Arsyad; Hasanna Lawang
Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law Vol 3, No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/altafaqquh.v3i2.219

Abstract

Productive Zakat is zakat funds given to the mustahik (recipient of zakat) to be developed and used to assist their business, so that the mustahik can continuously fulfill their daily needs. This research aims to determine the Islamic economic law's view on productive zakat and the management of productive zakat (BAZNAS) to increase the welfare of the people in South Sulawesi Province. The research used a field research method with a qualitative descriptive approach located at BAZNAS South Sulawesi Province in Bontoala District, Makassar City. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The results show that the distribution of productive zakat funds is very beneficial for the mustahik and can increase their income. However, the mustahik must have a competitive profit strategy and develop their business.
Analisis Praktik Akad Hibah pada Program Bantuan Sosial Tunai (BST) terhadap Penguatan UMKM dalam Prespektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Kasus Dinas Sosial makassar) Nurul Fitri Hardiyanti; Hasanna Lawang; Yusri Muhammad Arsyad
El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Vol. 4 No. 1: APRIL 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Cokroaminoto Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/el-fata.v4i1.173

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui praktik akad hibah pada program bantuan sosial tunai terhadap penguatan UMKM perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dengan cara mendiskripsikan suatu gejala, peristiwa, kejadian, yang terjadi pada saat sekarang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasis, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan program Bantuan Sosial Tunai untuk UMKM terbukti menjadi signifikan. Mayoritas narasumber dalam wawancara penelitian mengonfirmasi bahwa mereka menggunakan keuangan tersebut untuk operasi harian mereka, Akan tetapi, UMKM belum memperhatikan bahwa aspek hukum ekonomi syariah dalam menggunakan keuangan tersebut, sehingga UMKM masih minim pengetahuan tentang adanya layanan keuangan syariah. Namun mereka mengatakan bahwa keuangan yang mereka gunakan itu susah tepat dikarenakan dapat memberikan transparansi dan tidak saling merugikan antara pemberi dan penerima.
Praktik Gadai Emas di Bank Syariah Indonesia Cabang Pettarani dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Irfan Syam; Andi Darmawangsa; Yusri Muhammad Arsyad
El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Vol. 4 No. 1: APRIL 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Cokroaminoto Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/el-fata.v4i1.193

Abstract

Penelitian ini membahas tentang praktik gadai emas yang merupakan salah satu instrumen keuangan yang lazim digunakan dalam praktik perbankan keuangan Syariah di Indonesia. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian penelitian kualitatif. Sumber data yang diperoleh melalui sumber data perimer dan sekunder. Dengan mengumpulkan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian dilakukan analisis melalui empat tahapan, yaitu membuat deskripsi data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya praktik gadai emas pada bank syariah cabang Pettarani menjadi alternatif bagi masyarakat untuk dapat memperoleh pinjaman yang dapat dimanfaatkan untuk dana jangka pendek dan dana jangka Panjang atau untuk kebutuhan lainnya, seperti untuk modal usaha, maupun untuk membantu perekonomian Masyarakat. Adapun bentuk peran BSI dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian, yaitu dengan mendorong perluasan akses pada pembiayaan syariah melalui BSI salah satunya untuk mengembangkan UMKM dengan program pemberdayaan wirausahawan melalui pelatihan, pembinaan, dan pendampingan bisnis.