Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Stunting Terhadap Ibu-Ibu PKK di Kelurahan Tangkerang Timur Heri Masjudi; Riki Ramadani; Susan Safutri; Tyara Octavia; Nida Nafisah; Malika Aprilya Putri; Putri Annisa Muzdalifah; Fidela Raissa Widyadhana; Hanif Ahmad Iqbal; Hamzah Alfandi; Sawaluddin Sawaluddin
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 4 No 2 (2022): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana anak akan memiliki tinggi badan yang relatif lebih pendek jika dibandingkan dengan anak seusianya. Stunting merupakan masalah gizi dunia bahkan juga merupakan masalah gizi utama di Indonesia dengan prevalensi sebesar 24,4% menurut hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2021. Stunting dapat berdampak terhadap kemampuan motorik pada anak, mempengaruhi tumbuh kembangnya serta peningkatan penyakit degeneratif. Anak yang terkena stunting mempunyai peluang sebesar 11,98 kali untuk memiliki perkembangan motorik dan kognitif di bawah rata-rata. Sebagian besar masyarakat awam masih memiliki pemahaman yang kurang mengenai dampak stunting terhadap kemampuan motorik dan kognitif pada anak dan sering kali beranggapan bahwa stunting bukanlah masalah serius yang perlu dikhawatirkan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat seputar stunting serta mengembangkan peran serta masyarakat dalam pencegahan stunting sehingga angka penderitanya dapat ditekan. Metode yang dilakukan adalah metode ceramah dan pemaparan materi oleh anggota KUKERTA guna menambah pengetahuan mengenai permasalahan stunting yang dilakukan di lingkungan Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Pengetahuan dari responden akan diukur dengan menggunakan acuan berupa pre-test sebelum kegiatan dimulai dan post-test setelah pemaparan materi selesai. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang diikuti oleh 44 responden, dapat dinyatakan bahwa dari hasil pre-test terdapat sebanyak 23 orang responden mengerti mengenai permasalahan stunting, sedangkan dari hasil post-test terdapat sebanyak 36 responden mengerti mengenai permasalahan stunting.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Produksi Black GarlicĀ  sebagai Pangan Sehat untuk Mencegah Penyakit AkibatĀ  Gaya Hidup Tidak Sehat Rosyid Syahid Abdurrahman; Muhammad Fajar Aditia; Reyhan Putra Kusuma; Yudha Rizqy Utomo; Tyara Octavia
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 1 (2026): In Press
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v2i1.130

Abstract

Peningkatan penyakit degeneratif akibat gaya hidup tidak sehat mendorong perlunya pangan fungsional lokal. Penelitian ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Dangdang, Tangerang melalui produksi black garlic menggunakan rice cooker rumah tangga. Penelitian pengabdian masyarakat dengan pendekatan partisipatif Research and Development melibatkan populasi 247 kepala keluarga, sampel purposive 35 ibu rumah tangga usia 25-55 tahun. Instrumen terdiri dari kuesioner pre-post test, observasi partisipasi, checklist keterampilan, dan wawancara mendalam; dianalisis mixed methods dengan Achievement Level dan SWOT partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan 82%, keterampilan praktik mandiri 78%, minat usaha rumah tangga 75%, serta produksi black garlic sukses dengan karakteristik warna hitam, tekstur lembut, rasa manis. Kesimpulan: Pendekatan partisipatif efektif mentransfer teknologi tepat guna black garlic sebagai pangan fungsional preventif sekaligus pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.