Peningkatan penyakit degeneratif akibat gaya hidup tidak sehat mendorong perlunya pangan fungsional lokal. Penelitian ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Dangdang, Tangerang melalui produksi black garlic menggunakan rice cooker rumah tangga. Penelitian pengabdian masyarakat dengan pendekatan partisipatif Research and Development melibatkan populasi 247 kepala keluarga, sampel purposive 35 ibu rumah tangga usia 25-55 tahun. Instrumen terdiri dari kuesioner pre-post test, observasi partisipasi, checklist keterampilan, dan wawancara mendalam; dianalisis mixed methods dengan Achievement Level dan SWOT partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan 82%, keterampilan praktik mandiri 78%, minat usaha rumah tangga 75%, serta produksi black garlic sukses dengan karakteristik warna hitam, tekstur lembut, rasa manis. Kesimpulan: Pendekatan partisipatif efektif mentransfer teknologi tepat guna black garlic sebagai pangan fungsional preventif sekaligus pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.
Copyrights © 2026