Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Fenomenologi Pengalaman Keluarga Dalam Merawat Lansia yang Mengalami Gout Arthritis di Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro Ahmad Zainal Abidin; Bayu Akbar Khayudin; Nabila Mifthahul An Niesa
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 2 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/mudima.v2i8.1057

Abstract

Radang sendi merupakan penyakit yang sering dialami oleh usia lanjut dan setiap tahunnya mengalami peningkatan, kondisi klinis radang sendi adalah Gout Arthritis. Lansia merupakan masa degenerasi biologis yang disertai berbagai penyakit penyerta. Untuk kesembuhan lansia, kehadiran keluarga merupakan hal yang penting karena dapat menimbulkan kepercayaan diri dalam mengelola penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui pengalaman keluarga dalam merawat lansia yang mengalami Gout Arthritis.  Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam secara langsung dengan 4 orang partisipan. Hasil dalam penelitian ini didapatkan 8 tema, yaitu : 1) Penyakit yang menyebabkan tubuh terasa linu dan kaku dipersendian 2) Penyakit yang diakibatkan gaya hidup tidak sehat 3) Terapi kompres air hangat, penggunaan obat herbal 4) Upaya mengetahui kadar asam urat dengan pemeriksaan kesehatan 5) Perilaku tidak patuh penderita Gout Arthritis 6) Kekhawatiran keluarga terkait penyakit yang di alami lansia 7) Tanggung jawab  keluarga untuk merawat penderita 8) Berharap selalu sehat dan diberikan kesembuhan. Kesimpulan dari penelitian ini, Gout arthritis merupakan penyakit yang menyebabkan tubuh  terasa linu dan kaku pada persendian, diakibatkan gaya hidup tidak sehat seperti konsumsi makanan tinggi purin. Sehingga keluarga perlu melakukan tindakan perawatan untuk penderita Gout arthritis dengan terapi kompres air hangat dan konsumsi obat herbal.
Hubungan Pengetahuan tentang Menarche dengan Kesiapan Remaja Putri dalam Menghadapi Menarche di SDN Tlatah Purwosari Bojonegoro Dwi Erna Firnanda; Ferawati; Ahmad Zainal Abidin
NERSI: Jurnal Keperawatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2026): NERSI: Jurnal Keperawatan Indonesia
Publisher : PT Bukuloka Literasi bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/nersi.v1i2.113

Abstract

ABSTRAK Menstruasi merupakan salah satu tanda kematangan seksual pada remaja putri berupa keluarnya darah secara teratur dari vagina yang disebabkan oleh lepasnya lapisan endometrium dari dinding rahim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang menarche dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche di SDN Tlatah Purwosari Bojonegoro. Penelitian ini dilaksanan pada bulan November 2025. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswi kelas IV,V dan VI SDN Tlatah Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro sejumlah 41 responden. Sampel penelitian diambil dengan teknik non probability sampling dengan metode total sampling diperoleh sampel sebanyak 41 responden. Hasil penelitian menujukkan bahwa pengetahuan tentang menarche responden terbagi menjadi tiga kategori yaitu kategori pengetahuan baik sebanyak 21 responden (51,2%), kategori pengetahuan cukup 19 responden (46,3%) dan kategori pengetahuan kurang 1 responden (2,4%). Sedangkan kesiapan menghadapi menarche menunjukkan bahwa sebanyak 35 responden (85,4%) siap menghadapi menarche dan 6 responden (14,6%) tidak siap menghadapi menarche , sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden siap menghadapi menarche. Berdasarkan hasil analisis uji chi-square diperoleh nilai signifikan sebesar p Value = 0,003 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang menarche dengan kesiapan menghadapi menarche. Nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,468, yang menunjukkan bahwa kekuatan hubungan antara kedua variabel dalam kategori sedang, dengan arah hubungan yang searah. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan tentang menarche, maka semakin baik kesiapan dalam menghadapinya. Kata Kunci : Pengetahuan, Kesiapan, Remaja