ABSTRACT Pregnancy is a natural process occurred at women who are started by conception stage. The percentage of pregnant women in Indonesia according to energy and protein consumption in Gorontalo Province is 67,9% for energy and 89,6% for protein. In addition, 11,5% of pregnant women in 2017 had a risk of Chronic Energy Deficiency (CED). The research aimed to find out the description of energy and protein consumption at pregnant women in the working area of Puskesmas Dungingi of Gorontalo City. The finding of research found that energy consumption of pregnant women with low category was 18 people (81,8%) and the good category was 4 people (18,2%). In addition, the protein consumption of pregnant women with low category was 17 people (77,3%), and the good category was 5 people (22,7%). Then, pregnant women who did not experience CED were 16 people (72,7%), where as pregnant women who experienced CED were 6 people (27,3%). In brief, the most number of energy consumption of pregnant women was in a low category. Meanwhile, most number of protein consumption of pregnant women was in good category. The proportion of pregnant women who experience Chronic Energy Deficiency (CED) was 6 people. ABSTRAK Kehamilan adalah sebuah proses alami yang terjadi pada seorang wanita yang diawali dengan tahap pembuahan. Persentase ibu hamil di Indonesia menurut konsumsi energi dan protein di Provinsi Gorontalo, yaitu energi 67,9% dan protein 89,6%. Persentase ibu hamil yang mempunyai risiko Kurang Energi Kronis (KEK) pada tahun 2017 adalah 11,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsumsi energi dan protein pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Dungingi Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi studi (sampel) terdiri dari 22 orang ibu hamil yang ada di wilayah kerja Puskesmas Dungingi Kota Gorontalo. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi energi ibu hamil dengan kategori kurang sebanyak 18 orang (81,8%) dan kategori baik sebanyak 4 orang (18,2%). Konsumsi protein ibu hamil dengan kategori kurang sebanyak 17 orang (77,3%) dan kategori baik sebanyak 5 orang (22,7%). Ibu hamil yang tidak KEK sebanyak 16 orang (72,7%) dan ibu hamil yang KEK sebanyak 6 orang (27,3%). Kesimpulsn penelitian ini adalah, konsumsi energi ibu hamil dengan jumlah terbanyak yaitu kategori kurang. Konsumsi protein ibu hamil dengan jumlah terbanyak yaitu kategori baik. Proporsi ibu hamil yang Kekurangan Energi Kronis (KEK) yaitu sebanyak 6 orang.