Toni Yudha Pratama
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Learning By Doing Meningkatkan Kemampuan Dasar Microsoft Word Siswa Tunanetra Kelas VIII Bintang Hardiyanto; Toni Yudha Pratama
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dasar microsoft word pada siswa tunanetra kelas VIII SMPLB di SKh 01 Kota Serang, dengan menggunakan metode learning by doing. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan single subject research (SSR) dengan desain A-B-A. Subjek dalam penelitian ini salah satu siswa kelas VIII SMPLB dengan hambatan penglihatan. Perilaku sasaran dalam penelitian ini adalah kemampuan dasar microsoft word. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan observasi dan tes perbuatan. Analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dengan penyajian grafik. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada kemampuan dasar microsoft word rata-rata atau mean level subjek penelitian pada fase baseline-1 (A1) sebesar 25% dikarenakan fase ini merupakan kondisi alamiah tanpa adanya pemberian intervensi atau perlakuan. Pada fase intervensi (B) rata-rata presentase mean level yang di dapat sebesar 86,8% dikarenakan pada fase ini subjek telah mendapkan intervensi atau perlakuan. Sedangkan pada fase baseline-2 (A2) rata-rata presentase mean level yang di dapat sebesar 70% dikarenakan pada fase ini hasil alamiah subjek setelah diberikanya perlakuan atau intervensi. Dari hasil yang di peroleh pada penelitian ini, maka kita bisa simpulkan bahwa penggunaan metode learning by doing untuk anak tunanetra dapat meningkatkan kemampuan dasar microsoft word pada siswa tunanetra kelas VIII SMPLB di SKh Negeri 01 Kota Serang, Banten.
Efektivitas Aplikasi BASIA dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Fonologis Anak Disleksia Riski Prasetya Arbi; Vivi Kurnia Herviani; Muhammad Nurrohman Jauhari; Muchamad Irvan; Toni Yudha Pratama
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2393

Abstract

Dyslexia is a specific learning disorder characterized by phonological processing deficits that hinder children's ability to recognize letter sounds, blend, and decode words. This condition requires systematic and adaptive phonological intervention, particularly through the use of educational technology appropriate to the characteristics of dyslexic children. This study aims to test the effectiveness of using the BASIA application in improving the phonological reading skills of dyslexic children through a structured literacy and multisensory approach. The study used a mixed approach with a pretest–posttest design, involving ten dyslexic children as intervention participants. Quantitative data were obtained through phonological ability tests, while qualitative data were collected through observations and interviews to describe the participants' learning experiences while using the application. The results showed a significant increase in phonological reading skills after using the BASIA application, especially in aspects of phoneme accuracy, blending ability, and word decoding. In addition, participants showed increased motivation, focus, and learning engagement during the intervention process. These findings indicate that the BASIA application is effective as an adaptive and relevant digital-based phonological intervention medium to support reading learning in dyslexic children. This research provides a practical contribution to the development of inclusive learning media and strengthens the use of technology as a solution to support early literacy for dyslexic children in Indonesia.ABSTRAKDisleksia merupakan gangguan belajar spesifik yang ditandai oleh defisit pemrosesan fonologis sehingga menghambat kemampuan anak dalam mengenali bunyi huruf, melakukan blending, dan decoding kata. Kondisi ini menuntut adanya intervensi fonologis yang sistematis dan adaptif, khususnya melalui pemanfaatan teknologi pendidikan yang sesuai dengan karakteristik anak disleksia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan Aplikasi BASIA dalam meningkatkan kemampuan membaca fonologis anak disleksia melalui pendekatan structured literacy dan multisensoris. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan desain pretest–posttest, melibatkan sepuluh anak disleksia sebagai peserta intervensi. Data kuantitatif diperoleh melalui tes kemampuan fonologis, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui observasi dan wawancara untuk menggambarkan pengalaman belajar peserta selama menggunakan aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca fonologis yang signifikan setelah penggunaan Aplikasi BASIA, terutama pada aspek akurasi fonem, kemampuan blending, dan decoding kata. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi, fokus, dan keterlibatan belajar selama proses intervensi. Temuan ini mengindikasikan bahwa Aplikasi BASIA efektif sebagai media intervensi fonologis berbasis digital yang adaptif dan relevan untuk mendukung pembelajaran membaca anak disleksia. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan media pembelajaran inklusif serta memperkuat pemanfaatan teknologi sebagai solusi pendukung literasi awal anak disleksia di Indonesia.