Putri Indah Anisa
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Perawat Rawat Inap Dalam Menggunakan Alat Pelindung Diri Di RSUD Langsa Tahun 2019 Putri Indah Anisa
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 2: JURNAL EDUKES VOLUME 2 NOMOR 1, EDISI MARET 2019
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v2i1.309

Abstract

Perawat merupakan petugas kesehatan dengan presentasi terbesar dan memegang peranan penting dalam pemberian pelayanan kesehatan.WHO (2013) mencatat, dari 39,47 juta petugas kesehatan di seluruh dunia, 66,7%-nya adalah perawat. Di Indonesia, perawat juga merupakan bagian terbesar dari tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit yaitu sekitar 47,08% dan paling banyak berinteraksi dengan pasien. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional study dengan jumlah sampel 72 perawat dengan menggunakan teknik simple random sampling,dan penelitian ini secara univariat dan bivariat dengan Chy-Square yang disajikan dalam bentuk table. Hasil menunjukkan bahwa terdapat adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan, pengawasan, motivasi, sikap dan ketersediaan alat terhadap kepatuhan perawat rawat inap dalam menggunakan alat pelindung diri dengan(p-value< 0,05).
Hubungan Mutu Pelayanan Farmasi dan Fasilitas dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Instalasi Farmasi BLUD RSUD Kota Langsa Putri Indah Anisa
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 3: JURNAL EDUKES VOLUME 3 NOMOR 1, EDISI MARET 2020
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v3i1.340

Abstract

Instalasi Farmasi Rumah Sakit sebagai penyelenggara pelayanan farmasi harus mampu Memberikan pelayanan yang bermutu,yaitu dengan memenuhi kebutuhan dan kepuasan pasien sesuai standar yang berlaku.Makin sempurna kepuasan tersebut,makin baik pula mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan farmasi dan fasilitas dengan kepuasan pasien rawat jalan diinstalasi farmasi BLUD RSUD Kota Langsa. Jenis penelitian ini bersifat analitic, dengan desain crosssectional, penelitian ini menggunakan variable independen yaitu mutu pelayanan farmasi dan fasilitas serta menggunakan variable idependen yaitu kepuasan pasien. Menggunakan data primer dengan jumlah sampel 97 responden dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Data dianalisa secara univariat dan bivariate dengan uji Chi- square disajikan dalam bentuk table distibusi frekuensi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dari 97 responden mayoritas tidak puas sebanyak 54 responden (55,7%). Ada hubungan antara mutu pelayanan dengan kepuasan pasien rawat jalan diInstalasi Farmasi BLUD RSUD Kota Langsa dengan p-value 0,000 (p<0,05) dana dan hubungan antara fasilitas dengan kepuasan pasien rawat jalan diInstalasi Farmasi BLUD RSUD Kota Langsa dengan p-value 0,000 (p<0,05).Kesimpulan penelitian ini bahwa mutu pelayanan dan fasilitas diInstalasi farmasi masih dalam kategori kurang baik. Disarankan untuk memberikan pelayanan yang bermutu sehingga dapat memberikan pelayanan yang memuaskan bagi pasien dan menambah kelengkapan fasilitas serta menjaga fasilitas agar tetap dalam keadaan baik untuk meningkatkan kepuasan pasien.
Efektivitas Pemberian Simulasi Hand Hygiene Terhadap Kepatuhan Hand Hygiene Petugas Cleaning Service di RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur Putri Indah Anisa
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 4: JURNAL EDUKES VOLUME 4 NOMOR 2, EDISI SEPTEMBER 2021
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v4i2.415

Abstract

Petugas cleaning service ikut berperan dalam penanggulangan dan pencegahan HAIs di rumah sakit. Pemberian simulasi mengenai hand hygiene pada petugas cleaning service diharapkan akan mengubah kepatuhan petugas cleaning service dalam melaksanakan hand hygiene. Pengetahuan serta kepatuhan dari petugas cleaning service dalam mencuci tangan juga berpengaruh dalam meningkatkan pelaksanaan serta target pencapaian hand hygiene dirumah sakit yang dapat mengurangi tingkat insidens infeksi silang dirumah sakit. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan menggunakan desain two group pretest-posttest control design. Data yang telah dikumpulkan dianalisa secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas cleaning service yang ada di RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur sebanyak 50 orang yang terbagi menjadi 2 kelompok, teknik sampel secara non probability sampling (purposive sampling). Data dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kepatuhan hand hygiene kelompok intervensi sebelum diberikan simulasi mayoritas tidak patuh sebanyak 21 responden (84%) dan setelah diberikan simulasi mayoritas patuh sebanyak 17 responden (68%). Kepatuhan hand hygiene kelompok kasus pada pengukuran pertama mayoritas tidak patuh sebanyak 13 responden (52%) dan pada pengukuran kedua mayoritas tidak patuh sebanyak 19 responden (76%). Pemberian simulasi hand hygiene efektif meningkatkan kepatuhan cleaning service dalam menerapkan hand hygiene dengan CI = 95% dan α = 0,05 dimana P (0,000) < α = (0,05). Disarankan kepada RSUD dr. Zubir Mahmud, agar mengadakan pemberian simulasi hand hygiene kepada petugas cleaning service secara berkesinambungan untuk meningkatkan kepatuhan hand hygiene petugas cleaning service sesuai dengan amanah Kemenkes RI tentang pencegahan infeksi dan meningkatkan kualitas rumah sakit.