Nur Ani
Universitas Veteran Bangun Nusantara, Sukoharjo, Jawa Tengah

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN ISO MUTU K3L MELALUI KEGIATAN PELATIHAN DI PT INDACO WARNA DUNIA Nur Ani; Nine Elissa Maharani; Yul Asriati; Iik Sartika
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v3i2.2907

Abstract

Sistem manajemen integrasi merupakan standar yang berisi persyaratan untuk membantu perusahaan atau organisasi agar lebih efektif dan efisien serta dapat meningkatkan kepuasan konsumen berdasarkan beberapa standar. Penerapan sistem manajemen yang dilaksanakan oleh PT Indaco Warna Dunia telah mengacu pada standar ISO 9001:2015, ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018. Dalam penerapannya perusahaan tersebut telah menerapkan standar tersebut, akan tetapi dalam pelaksanaannya standar tersebut masih terpisah dan belum terintegrasi. Hal ini dapat ditemukan dalam HIRA (Hazard Identification Risk Assesment) mutu perusahaan tersebut dimana CHSE masih memisahkan antara penerapan ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018. Kegiatan pengabdian masyarakat di PT Indaco Warna DuniaKaranganyar dilaksanakan pada 20 Agustus2022 di ruang balai pertemuan PT Indaco Warna Dunia Karanganyar. Kegiatan yang dilakukan meliputi Penyuluhan Manajemen Integrasi Mutu K3Ldengan judul “Training Integrasi ISO 9001:2015, ISO 45001:2018, ISO 14001:2015 dan auditor internal”. 
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN STRES KERJA DOSEN K3 DI JAWA TENGAH DIY Nur Ani; Wartini Wartini; Nine Elissa Maharani; Fiqi Nurbaya; Iik Sartika
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3851

Abstract

Beban kerja adalah besaran pekerjaan yang harus dipikul oleh suatu jabatan/unit organisasi dan merupakan hasil kali antara volume kerja dan norma waktu. Stres kerja merupakan kondisi ketegangan yang berpengaruh terhadap emosi, jalan pikiran, dan kondisi fisik seseorang. Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan kegiatan yang menjamin terciptanya kondisi kerja yang aman, terhindari atas gangguan fisik dan mental. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh dosen K3 se-Jawa-DIY sebanyak 32 responden. Teknik sampling dengan menggunakan teknik total sampling. Variabel yang digunakan meliputi variabel bebas, beban kerja, sedangkan variabel terikat adalah stres kerja. Uji analisis bivariat menggunakan uji person product moment, dimana sebelumnya dilakukan uji normalitas dengan menggunakan uji Shapiro-Wilk. Hasil penelitian ini diketahui menunjukkan bahwa tingkat beban kerja sedang sebesar 94%, dan tingkat stres kerja sebesar 72%. Sementara itu, hasil analisis nilai hubungan uji person product-moment diperoleh p-value 0,000 dengan nilai korelasi person 0,617 yang berarti terdapat hubungan yang kuat antara beban kerja dengan stres kerja.Kata Kunci : Beban Kerja, Stres Kerja, Dosen
PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN ISO MUTU K3L MELALUI KEGIATAN PELATIHAN DI PT INDACO WARNA DUNIA Nur Ani; Nine Elissa Maharani; Yul Asriati; Iik Sartika
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 3 No. 2 (2022): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v3i2.2907

Abstract

Sistem manajemen integrasi merupakan standar yang berisi persyaratan untuk membantu perusahaan atau organisasi agar lebih efektif dan efisien serta dapat meningkatkan kepuasan konsumen berdasarkan beberapa standar. Penerapan sistem manajemen yang dilaksanakan oleh PT Indaco Warna Dunia telah mengacu pada standar ISO 9001:2015, ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018. Dalam penerapannya perusahaan tersebut telah menerapkan standar tersebut, akan tetapi dalam pelaksanaannya standar tersebut masih terpisah dan belum terintegrasi. Hal ini dapat ditemukan dalam HIRA (Hazard Identification Risk Assesment) mutu perusahaan tersebut dimana CHSE masih memisahkan antara penerapan ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018. Kegiatan pengabdian masyarakat di PT Indaco Warna DuniaKaranganyar dilaksanakan pada 20 Agustus2022 di ruang balai pertemuan PT Indaco Warna Dunia Karanganyar. Kegiatan yang dilakukan meliputi Penyuluhan Manajemen Integrasi Mutu K3Ldengan judul “Training Integrasi ISO 9001:2015, ISO 45001:2018, ISO 14001:2015 dan auditor internal”. 
Peningkatan Pengetahuan Risk Assesment melalui Pelatihan HIRA di Museum Purbakala Klaster Sangiran, Karanganyar Nur Ani; Wartini Wartini; Syefira Ayudia Johar; Marlia Yulianti Rosyidah
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 4 No. 2 (2023): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v4i2.3732

Abstract

HIRA adalah singkatan dari Hazard Identification and Risk Assessment, yang merupakan proses yang digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menilai risiko yang terkait dengannya. Pelatihan HIRA biasanya diberikan kepada karyawan di industri seperti manufaktur, konstruksi, dan perawatan kesehatan untuk membantu mereka mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja dan mengambil langkah-langkah untuk memitigasi risiko tersebut. Pelatihan dapat mencakup topik seperti mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, menerapkan kontrol, dan memantau keefektifan kontrol tersebut. Pelatihan HIRA dapat diberikan di ruang kelas, online, atau melalui pelatihan di tempat kerja. Penting bagi pengusaha untuk memberikan pelatih Hazard Identification Risk Assesment (HIRA) adalah salah satu metode identifikasi resiko bahaya yang dapat diterapkan dalam ruang lingkung pekerjaan. Tools ini digunakan untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja guna meningkatkan budaya keselamatan di suatu perusahaan. Tujuan kegiatan pelatihan ini agar para karyawan peduli dan mengerti dalam menganalisa potensi bahaya ditempat kerja.Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual online via zoom meeting dengan diikuti oleh 28 oranHasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan karyawan tentang potensi bahaya dan dapat mengklasifikasikan potensi bahaya berdasarkan sumbernya.
Pendidikan dan Pelatihan Kesehatan Gizi Anak Pada Ibu dengan Balita dan Kader Menuju Masyarakat Sadar Stunting Farid Setyo Nugroho; Nur Ani; Budhi Rahardjo; Hana Rosian Ulfah
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 4 No. 2 (2023): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v4i2.4454

Abstract

Tingkat pendidikan ibu, pengetahuan ibu tentang gizi, pendapatan keluarga, pemberian ASI eksklusif, usia mendapatkan makanan tambahan ASI, kecukupan gizi serta faktor genetik disebut berpengaruh terhadap stunting baik di pedesaan dan perkotaan. Menurut WHO salah satu cara untuk pencegahan stunting adalah dengan melakukan intervensi dan pelayanan berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak.. Dusun Kalangan, Desa Mranggen,  Kecamatan Polokarto merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Sukoharjo dengan prevalensi angka gizi balita stunting tinggi. Berdasarkan analisis situasi yang telah dilaksanakan pada bulan Maret 2023 oleh tim pengabdi, diketahui bahwa permasalahan pengetahuan tentang pola asuh dan pemenuhan gizi anak khususnya terkait pemberian ASI ekskusif dan pemenuhan gizi anak menjadi permasalahan prioritas yang harus mendapatkan perhatian. Upaya penuruan prevalensi stunting melalui pendidikan kesehatan mengenai ASI Eksklusif dan gizi seimbang penting untuk terus dilakukan. Karena upaya ini dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu dengan bayi dalam pemberian ASI dan gizi seimbang yang baik dan benar. Melakukan sinergi dengan pihak-pihak terkait seperti Dinas Kesehatan, Kader Kesehatan untuk berkerjasama secara lintas sektor dan program untuk menurunkan prevalensi stunting Kata kunci: Stunting, ASI, Gizi, Pendidikan, Pelatihan