Ayu Rosanti
Universitas Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesulitan Belajar Matematika Materi Penjumlahan dan Pengurangan Pada Kelas II di SDN 3 Pringgajurang Ayu Rosanti; Muhammad Tahir; Mohammad Archi Maulyda
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.812

Abstract

Pembelajaran matematika yang masih rendah disebabkan karena berbagai permasalahan. Salah satu permasalahan dalam pembelajaran matematika yaitu anggapan dari sebagian besar siswa bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan, sehingga banyak siswa yang kurang menyukai pelajaran matematika bahkan menjadikan matematika sebagai salah satu pelajaran yang harus dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kesulitan belajar matematika di kelas II materi penjumlahan dan pengurangan di SDN 3 pringgajurang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah tes,wawancara dan dokumntasi. Analisis data menggunakan analisis data berdasarkan Mettew dan Michael yang dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 dan guru kelas 2 di SDN 3 pringgajurang. Setelah dilakukan tes kepada 13 siswa ditemukan siswa yang mengalami kesulitan dalam materi penjumlahan dan pengurangan Siswa yang mengalami kesulitan berjumlah 4 siswa dari 13 siswa yang melakukan tes. Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat siswa kelas 2 yang mengalami kesulitan pada materi penjumlahan dan pengurangan. Kesulitan yang di alami siswa yaitu : (1) Siswa kesulitan memahami konsep penjumlahan dan pengurangan ; (2) Siswa sering melakukan kesalahan dalam menulis angka ; (3) Siswa tidak lancar dalam membaca ; (4) Siswa sering melakukan kesalahan dalam melakukan perhitungan karena kurang teliti ; ( 5) Siswa kesulitan dalam mengenal nilai tempat pada soal penjumlahan dan pengurangan bersusun. Dari penjelasan tersebut dapat di simpulkan bahwa terdapat 5 kesulitan yang dialami siswa setelah melakukan tes materi penjumlahan dan pengurangan pada kelas II di SDN 3 Pringgajurang.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Materi Penjumlahan dan Pengurangan Pada Kelas II di SDN 3 Pringgajurang Ayu Rosanti; Muhammad Tahir; Mohammad Archi Maulyda
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.812

Abstract

Pembelajaran matematika yang masih rendah disebabkan karena berbagai permasalahan. Salah satu permasalahan dalam pembelajaran matematika yaitu anggapan dari sebagian besar siswa bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan, sehingga banyak siswa yang kurang menyukai pelajaran matematika bahkan menjadikan matematika sebagai salah satu pelajaran yang harus dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kesulitan belajar matematika di kelas II materi penjumlahan dan pengurangan di SDN 3 pringgajurang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah tes,wawancara dan dokumntasi. Analisis data menggunakan analisis data berdasarkan Mettew dan Michael yang dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 dan guru kelas 2 di SDN 3 pringgajurang. Setelah dilakukan tes kepada 13 siswa ditemukan siswa yang mengalami kesulitan dalam materi penjumlahan dan pengurangan Siswa yang mengalami kesulitan berjumlah 4 siswa dari 13 siswa yang melakukan tes. Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat siswa kelas 2 yang mengalami kesulitan pada materi penjumlahan dan pengurangan. Kesulitan yang di alami siswa yaitu : (1) Siswa kesulitan memahami konsep penjumlahan dan pengurangan ; (2) Siswa sering melakukan kesalahan dalam menulis angka ; (3) Siswa tidak lancar dalam membaca ; (4) Siswa sering melakukan kesalahan dalam melakukan perhitungan karena kurang teliti ; ( 5) Siswa kesulitan dalam mengenal nilai tempat pada soal penjumlahan dan pengurangan bersusun. Dari penjelasan tersebut dapat di simpulkan bahwa terdapat 5 kesulitan yang dialami siswa setelah melakukan tes materi penjumlahan dan pengurangan pada kelas II di SDN 3 Pringgajurang.