p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Islamika Granada
Ahmad Zordan Khalifi
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hans George Gadamer dengan Filsafat Hermeneutis Ahmad Zordan Khalifi
JURNAL ISLAMIKA GRANADA Vol 1, No 3 (2021): ISLAMIKA GRANADA MEI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v1i3.90

Abstract

Cara berpikir para filsuf memiliki ciri khas tersendiri dalam melihat realitas. Dalam banyak pemikiran ini, pasti ada upaya untuk memperbaiki berbagai sistem pada saat itu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menelaah sumber-sumber kepustakaan yang diperoleh penulis. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui apa yang terjadi dengan proyek filsafat Hans George Gadamer tentang hermeneutika. Untuk memperoleh pemahaman yang maksimal, Gadamer mengajukan empat teori: bias hermeneutik, lingkaran hermeneutik, “aku” kepada “kami” dan interpretasi dialektis. Keempat teori ini bukanlah hal baru dalam tradisi penafsiran. Hal ini karena prinsip dasar hermeneutika adalah upaya penafsiran untuk memahami teks.
Pemikiran Tokoh Pemimpin Pendidikan Islam Modern (KH. Ahmad Dahlan, KH. Hasyim As`Ary, KH. Abdul Halim) Ahmad Zordan Khalifi; Abdul Rohman
JURNAL ISLAMIKA GRANADA Vol 2, No 1 (2021): ISLAMIKA GRANADA SEPTEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v2i1.81

Abstract

Setelah 14 abad Islam hadir di dunia ini telah memberikan banyak perubahan, perubahan tidak luput di dalam Islam  itu sendiri yang salah satunya adalah pendidikan Islam. Kurikulum pendidikan Islam yang pada awalnya terbatas pada Al-Qur'an dan Hadits, telah berkembang dengan memasukkan pengetahuan baru dari luar Jazirah Arab yang telah melakukan kontak dengan Islam dalam bentuk peperangan dan hubungan damai. Sejarah menunjukkan bahwa perkembangan kegiatan pendidikan pada masa Islam klasik membawa Islam sebagai jembatan perkembangan ilmu pengetahuan dari kajian klasik ke kajian modern. Pada masa ini, teori dan praktik pendidikan Islam selalu berkembang, karena pendidikan Islam secara teoritis didasarkan tidak hanya dari akal tetapi juga dari wahyu. Penyatuan akal dan wahyu sangat ideal karena memadukan potensi akal manusia dengan tuntunan firman Allah dalam hal pendidikan. Dalam proses pengembangan pendidikan Islam, dipelopori ide-ide yang dibawa oleh berbagai tokoh besar. Penelitian ini menggunakan literature review yang menyelidiki, mengevaluasi, dan menginterpretasikan topik dan hasil yang menarik dan relevan.