Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Local Architecture and Civil Engineering

Dampak Lingkungan Ekologis akibat Proyek Pembangunan Jalur Rel Light Rapid Transit (LRT) Jabotabek di Jakarta Zulfahmi Bachtiar; Ramos Pasaribu
Local Engineering Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : CV. Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/lejlace.v1i1.24

Abstract

Almost all developments of transportation facilities and infrastructure have positive and negative impacts on the ecological environment, social, and economic, such as the construction of rail lines and Light Rapid Transit (LRT) stations. The construction of rail lines and Light Rapid Transit (LRT) stations, both surface and elevated, has had various effects on the ecological environment, social and economic both during pre-construction, construction, and post-construction. The purpose of this paper is to identify the ecological environmental impacts due to green open space used for the construction of LRT rail lines and stations, especially the Jabodebek LRT line phase 1 in the city of Jakarta. This research was conducted by collecting data on the planning and construction of the 26 KM-long phases 1 rail line and LRT station. for the construction of rail lines and LRT station buildings. The results of the study show that with the rail pattern (elevated rail) it is possible to minimize the green open space used for the construction of rails and LRT stations. This study also recommends landscape proposals with vertical gardens on rail support pillars and station buildings as a substitute for some of the used green open space.
Evaluasi Kualitas Lingkungan dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis pada Rusunawa Klender Anis Wulandari; Ramos Pasaribu
Local Engineering Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : CV. Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/lejlace.v1i1.30

Abstract

Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) merupakan bangunan bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan terbagi atas bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional dalam arah horizontal ataupun vertical yang masing-masing dapat disewakan dan digunakan sebagai hunian, yang dilengkapi bagian Bersama, benda Bersama dan tanah Bersama. Di Indonesia pembangunan rusunawa bertujuan memberi hunian layak dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Rumah Susun Klender merupakan salah satu rusun tertua di Indonesia. Rusunawa ini dibangun tahun 1979 sampai 1980-an, rusun mulai dihuni pemiliknya tahun 1984. Seiring berjalanya waktu kondisi rusunawa yang sudah termakan usia mengalamai penurunan kualitas bangunan dan lingkungan sudah tidak layak dan tidak sehat seperti awal pembangunan. Pada studi kasus rusunawa klender memiliki permasalahan ekologis baik fisik maupun non-fisik, untuk memperbaiki serta meningkatkan kondisi bangunan, sarana pendukung lainya melalui prinsip-prinsip ekologis. Tujuan penelitian ini untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas bangunan serta lingkungan yang lebih sehat dan nyaman dengan menerapkan prinsip-prinsip ekologis.