Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepemimpinan berbasis Budaya Lokal: Studi pada Budaya Siri' dalam Pembuatan Kebijakan Publik Muhammad Al Ikhsan; Muhammad Ilham; Prio Teguh
Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa Vol 7 No 2 (2022): JURNAL ILMU PEMERINTAHAN SUARA KHATULISTIWA
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jipsk.v7i2.2864

Abstract

Public skepticism of most of its leaders serves as a driving force behind research. This is because corruption is a serious offense. The executive and legislative branches are where corruption first starts to take place. According to Kartono, a leader who adopts the culture of siri na pacce in himself would develop into a leader who is brave and solid in guiding this research while employing theory (2008:32). This research methodology combines qualitative research with descriptive techniques to describe the condition of the study object based on fieldwork findings. Literature analysis, interviews, documentation, and the use of purposeful approaches in identifying the information are all used as data gathering strategies. According to the findings in the area of decision-making, the mayor makes reference to the laws that are in effect without departing from the culture of Siri. The Mayor declared April 1 to be a day of culture. In terms of motivation, the Makassar City Government employees appreciate one another thanks to the mayor. In order to establish the most impartial justice possible, the government interacts and communicates consciously in Makassar Bugis. The Mayor issued a PERWALI about allegations and unscrupulous conduct in the area of managing subordinates. The Mayor conducted a KASN Recommendation to reinstate previously transferred officials in the area of duty. The Mayor manages emotional control based on the purpose of public service, which is to humanize people
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Kekuatan Genggaman Otot Tangan Kanan Pada Mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Lampung Angkatan 2023 Muhammad Al Ikhsan; Anggi Setiorini; Muhammad Aditya; Khairun Nisa Berawi
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 12 No 3 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.3 (2026) : Article i
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v12i3.1082

Abstract

Pendahuluan: Kekuatan otot tangan merupakan pemeriksaan paling akurat untuk menilai fungsi tangan.Kekuatan otot tangan menggambarkan kapasitas kerja otot pada tangan untuk aktivitas fisik yang menggunakan tangan.Besar kekuatan genggaman tangan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti hormon, usia, latihan fisik, serta status gizi khususnya IMT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara IMT dengan kekuatan genggaman otot tangan kanan mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Lampung Angkatan 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis analitik observasional dengan rancangan Cross-Sectional. Sampel penelitian adalah mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Lampung Angkatan 2023, diambil secara total sampling sebanyak 142 orang dengan minimal sampel yang harus diambil sebanyak 64 orang. Variabel bebas adalah IMT dan variabel terikat adalah kekuatan genggaman otot tangan. Uji korelasi Spearman digunakan untuk menganalisis hubungan keduanya. Hasil: Rata-rata kekuatan genggaman tangan mahasiswi adalah 23,4 kg, dan rata-rata IMT adalah 18,68 pada 126 sampel yang telah didapat. Sebagian besar responden memiliki tingkat kekuatan genggaman tangan normal (76,2%) dan IMT berada dalam kategori normal (61,6%). Uji statistik Spearman mendapatkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,187 dan signifikansi (p) sebesar 0,037. Pembahasan: Nilai p = 0,037 menunjukkan hubungan yang signifikan, dengan nilai r = 0,187 menandakan hubungan positif yang lemah antara IMT dengan kekuatan genggaman otot tangan. Artinya, semakin tinggi IMT maka semakin kuat pula kekuatan genggaman otot tangan. Hubungan yang tidak selalu kuat ini disebabkan IMT tidak dapat membedakan antara massa otot dan massa lemak. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kekuatan genggaman otot tangan pada Mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Lampung Angkatan 2023.                         Kata Kunci: IMT, Kekuatan Genggaman Otot, Mahasiswi