p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Informatika
Sudimanto
STMIK LIKMI

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Perbandingan Waktu Enkripsi dan Dekripsi pada Algoritma ECC dan RSA Yosef Adrian; Chikana Friscilla; Nicholas Suardiman; Antoni Wijaya; Sudimanto
Media Informatika Vol 21 No 2 (2022)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.442 KB) | DOI: 10.37595/mediainfo.v21i2.95

Abstract

Munculnya kejahatan cyber dan dapat terjadi pada siapa saja. Salah satu sistem keamanan data adalah kriptografi. Kriptografi adalah teknik merubah pesan yang dapat dimengerti menjadi pesan yang tidak dapat dimengerti, lalu diubah kembali menjadi pesan yang dapat dimengerti. Algoritma yang digunakan pada analisa ini menggunakan algoritma Elliptic Curve Cryptography (ECC) dan Rivest Shamir Adleman (RSA). Data yang digunakan pada analisa diambil dari jurnal International Journal of Applied Engineering Research dengan artikel RSA and ECC: A Comparative Analysis dan jurnal International Journal of Network Security dengan artikel Performance Analysis of RSA and Elliptic Curve Cryptography. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan, algoritma RSA memiliki waktu lebih cepat dalam melakukan enkripsi, sedangkan untuk algoritma ECC lebih cepat dalam melakukan dekripsi. Perbedaan besar kunci yang dimiliki oleh masing-masing algoritma mempengaruhi waktu pada saat enkripsi ataupun melakukan dekripsi.
Perancangan Game Simulator Memfoto Hewan di Alam Liar Rachmat Selamet; Sudimanto; Maria Christina; Kezia Stefani; Michael Chen
Media Informatika Vol 22 No 2 (2023)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37595/mediainfo.v22i2.198

Abstract

Banyak sekali hewan langka yang terancam punah akibat penangkapan, pemburuan liar maupun kerusakan ekosistem fauna itu sendiri yang dapat mengakibatkan hilangnya habitat hewan langka tersebut, sehingga banyak masyarakat yang menginginkan untuk  melihat hewan langka harus pergi ke kebun binatang yang akan memerlukan biaya. Pada saat sampai ke kebun binatang, belum tentu hewan yang ingin dilihat tersebut ada ditujuan. Oleh sebab itu, dirancanglah game simulator memfoto hewan untuk dimainkan dan juga sekaligus menjadi edukasi bagi pemain. Game platformer yang akan dirancang menceritakan tentang seorang fotografer yang bertugas untuk memfoto hewan langka, dimana hewan langka yang terdapat dalam game ini diantaranya Elang Flores, Ferret berkaki hitam dan lain-lain. Unreal Engine adalah aplikasi yang digunakan dalam merancang game. Pada aplikasi unreal engine memiliki fitur box component, capsule component, sphere component, widget blueprint, camera component, blueprint class, character movement component, skeletal mesh component, dan static mesh component. hasil yang dapat dalam merancang game ini adalah sebuah game platformer yang menceritakan seorang fotografer yang bertugas untuk memfoto hewan-hewan langka. Adapun tujuan pemain dalam game ini adalah menemukan 10 hewan langka untuk difoto.
Prediksi Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat Menggunakan Sarimax dengan Integrasi Variabel Makroekonomi Sudimanto; Candra Miftah Firdausy; Kezia Stefani; Yusup Jauhari Shandi
Media Informatika Vol 25 No 2 (2026)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37595/mediainfo.v25i2.556

Abstract

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (IDR/USD) merupakan indikator ekonomi yang penting karena dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi dan memiliki karakteristik data yang fluktuatif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi nilai tukar menggunakan SARIMAX dengan mengintegrasikan variabel balance of trade, foreign exchange reserves, inflation, dan interest rate. Penentuan keterlambatan pengaruh masing-masing variabel dilakukan menggunakan CCF sebelum diintegrasikan ke dalam model. Penelitian menggunakan data periode Januari 2014 hingga Desember 2024 dan mengikuti metodologi CRISP-DM. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model terbaik adalah SARIMAX (3,0,2)(2,0,2,5) dengan kombinasi foreign exchange reserves (lag 31) dan interest rate (lag 72). Model tersebut menghasilkan MAE sebesar 276,702, RMSE sebesar 341,785, MAPE sebesar 1,784%, serta Directional Accuracy sebesar 56,35%, dan mampu menurunkan nilai RMSE sebesar 36,4% dibandingkan model SARIMA tanpa variabel eksogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi variabel makroekonomi melalui penentuan lag menggunakan CCF mampu meningkatkan akurasi prediksi nilai tukar serta memberikan model yang layak digunakan untuk peramalan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat.