Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TANA TUKU MELALUI KEGIATAN KULIAH KERJA NYATA Anjas Danior Andrian Djeru Logo; Febriana Bida Bara; Merliani Mamo Heo; Antonius Domu Ninggeding; Melsiani Kaita Ata Bara; Nafsia Raja; Umbu Leti Mehang Kunda; Jacky Hendrawan Pe; Rambu Kareri Emu; Yohanes Andreas Bala; Lusianus Heronimus Sinyo Kelen
Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 3 (2022): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v9i3.698

Abstract

Tana Tuku Village is located in Nggaha Ori Angu District, East Sumba Regency, East Nusa Tenggara Province with a population of 1,170 people in 2020. This village has several potentials that can be utilized and developed, as well as several problems that must be resolved. Through the thematic Real Work Lecture (from now on abbreviated as KKN), it is hoped that it will be able to reduce and provide solutions to the problems faced by the village and its community. Community Service (PkM) activities aim to empower village communities, from village officials, and groups of ikat craftsmen, to village youth and youth. The implementation of this PkM activity is carried out through thematic KKN with three stages, namely starting from the program planning stage through Project Action Planning (PAP), program implementation, and program evaluation. This KKN implementation method is carried out for one month. Thematic KKN is an annual program in KKN courses. The results can be seen from the implementation of five of the six programs in Tana Tuku Village, namely: 1) Village data and information, 2) training on natural dyes in ikat weaving, 3) socialization of delinquency and violence in courtship, 4) implementation of hamlet level sports activities, 5) Teaching 1st and 2nd-grade students related to literacy and numeracy. This program was implemented well and involved various partners, such as village officials, youth organizations, ikat groups, and village communities. Various programs carried out in the village encourage the empowerment of the village community
Sistem Informasi Penjualan Kain Tenun Ikat Sumba Antonius Domu Ninggeding; Rambu Yetti Kalaway; Raynesta Mikaela Indri Malo
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14559

Abstract

Penjualan kain tenun ikat Sumba menghadapi berbagai tantangan dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan, terutama di Galeri Umbu Jims, yang masih mengandalkan metode penjualan konvensional. Keterbatasan ini berdampak pada efisiensi operasional, pengelolaan data transaksi, serta akses pasar yang masih terbatas secara global. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi penjualan berbasis web guna mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Waterfall, yang terdiri dari tahapan perencanaan, analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, serta pengujian menggunakan metode black-box testing. Sistem yang dikembangkan bertujuan untuk mempermudah proses transaksi, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data penjualan, serta mendukung strategi pemasaran yang lebih optimal. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem informasi yang dikembangkan mampu meningkatkan aksesibilitas pelanggan, mempercepat proses penjualan, serta meningkatkan transparansi dalam pengelolaan data transaksi di Galeri Umbu Jims. Selain itu, sistem ini berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan pelanggan dengan menyediakan kemudahan dalam bertransaksi dan memperoleh informasi produk secara real-time. Implikasi dari penelitian ini mencakup peningkatan efektivitas dalam manajemen penjualan dan potensi pendapatan yang lebih tinggi seiring dengan perluasan pasar yang lebih luas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan sistem informasi berbasis web efektif dalam mendukung transformasi digital bagi usaha kecil. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar sistem ini dilengkapi dengan fitur analisis data, penerapan strategi pemasaran digital yang lebih komprehensif, serta pengembangan aplikasi mobile guna meningkatkan fleksibilitas dan jangkauan pengguna.