Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN USAHA PELAKU USAHA MIKRO SELAMA PANDEMI COVID 19 DI KOTA MAKASSAR Sri Adrianti Muin; Muh Taslim
MANOR: JURNAL MANAJEMEN DAN ORGANISASI REVIEW Vol. 4 No. 2 (2022): MANOR: JURNAL Manajemen dan Organisasi Review
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47354/mjo.v4i2.403

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kemampuan usaha pengusaha mikro di masa pandemi Covid - 19 yang meliputi kemampuan inovasi dan orientasi kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan usaha pengusaha mikro pada masa pandemi Covid-19 di Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dimana data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan usaha sebagai strategi yang diterapkan adalah kemampuan inovasi yakni memberikan nilai kepada pelanggan melalui inovasi varian rasa, kemasan, pemberian diskon, pemanfaatan media sosial, dan interaksi yang baik dengan pelanggan Orientasi kewirausahaan meliputi pengembangan ide dan gagasan, kemampuan bertaha, dan kesediaan dalam mengambil risiko. Kata kunci: kemampuan inovasi, orientasi kewirausahaan
Peningkatan Kesejahteraan Nelayan Desa Bontolebang melalui Inovasi Pengolahan Ikan Cakalang dan Strategi Pemasaran Digital Produk Abon fanani mz, luqman; Suherli; Muh Taslim; Sri Hasrina; Jessie Alisa Rano S
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27404

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai upaya memberdayakan  keluarga nelayan di Desa Bontolebang melalui inovasi pengolahan ikan tangkapan menjadi abon ikan kemasan. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan keterampilan, kemandirian ekonomi, serta kemampuan pemasaran digital bagi para keluarga nelayan yang tergabung dalam kelompok Garuda Jaya 01. Pada tahap awal produksi, dihasilkan 50 kemasan abon yang dipasarkan secara daring, dengan proyeksi pertumbuhan penjualan sebesar 20% setiap bulan selama lima bulan pertama. Proyeksi moderat ini menggambarkan potensi realistis pengembangan usaha apabila promosi digital dan kualitas produk terus ditingkatkan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat peran keluarga nelayan dalam membantu perekonomian keluarga, tetapi juga membuka peluang pengembangan UMKM pesisir berbasis hasil tangkapan lokal. Dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta kerja sama dengan Kelompok Usaha Bersama Garuda Jaya 01 menjadi faktor utama keberhasilan program ini dalam menciptakan model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat pesisir di Bontolebang.