Edi Widodo
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi, Universitas Semarang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Moodle sebagai persiapan pembelajaran Blended Learning di SMP IT Bina Amal Gunung Pati Semarang : Persiapan Pembelajaran Blended Learning Untuk Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) IT Bina Amal Gunung Pati Semarang Sri Handayani; Edi Widodo; Rastri Prathivi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JPMI - Agustus 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.673

Abstract

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri tersebut, maka sekolah mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dengan jumlah siswa hadir maksimal 50% dari total kapasitas kelas yang ditentukan, yaitu maksimal 20 orang dalam setiap kelas. Dengan kenyataan tersebut, maka sekolah harus menyiapkan sumber daya manusia untuk mampu melaksanakan pembelajaran bersama antara siswa yang hadir di sekolah dan yang mengikuti pelajaran dari rumah, agar tujuan dari pembelajaran tetap tercapai dengan konsep pembelajaran blended learning. Mitra yang akan bekerja sama dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah Sekolah Menegah Pertama Islam Terpadu Bina Amal (SMP-IT Bina Amal) Gunung Pati Semarang. Adanya rencana blended learning tersebut, tentu perlu dipersiapkan para guru, salah satunya adalah dengan mengikuti pelatihan persiapan pembelajaran blended learning. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah dengan menggunakan metode praktikum yaitu cara penyajian pembelajaran kepada peserta dengan melakukan penerapan langsung menggunakan komputer sehingga peserta akan mengalami dan membuktikan bagaimana menggunakan platform Moodle. Diharapkan dengan mengikuti kegiatan pelatihan persiapan pembelajaran blended learning ini, para guru mendapat gambaran dan kebijakan tentang apa saja yang harus diperhatikan dan disiapkan bila blended learning dilaksakan. Indikator keberhasilan dari kegiatan pelatihan ini diperoleh dengan cara mengolah hasil kuesioner yang diisi peserta sebelum mengikuti pelatihan (pre test) dan setelah mengikuti pelatihan (post test) dan diperoleh adanya peningkatan pemahaman dan ketrampilan peserta dalam menggunakan Moodle yaitu sebesar 91.7%