Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effectiveness of STEAM-Based Multisensory Model Implementation Training For Strenghtening Teacher Competence Khikmah Novitasari; Novianti Retno Utami; Herdi Handoko; Yulian Agus Suminar
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 9, No 1 (2022): March 2022
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v9i1.51853

Abstract

Teachers, as professionals in early childhood education institutions, must continually improve their competencies to keep up with the era. Learning prepared for children to face the 21st century is knowledge based on Science, Technology, Engineering, the Arts, and Mathematics which can be applied by activating all of the child's senses. One of the ways to improve competence is through training activities. This study aims to determine the effectiveness of STEAM-based multisensory model implementation training activities to increase teacher competence at IGRA (Raudhatul Athfal Teacher Association), Dukun District, Magelang Regency. The research subjects were 38 teachers. The training process's effectiveness was measured using Instrument Authentic Assessment Based on Teaching and Learning Trajectory with Student Activity Sheets (AABTL with SAS). The results showed that the STEAM-based multisensory model implementation training for strengthening teacher competence at IGRA, Dukun District was effective with an average score of 82.3% of trainees. The material most mastered by participants was multisensory material, while the material less mastered by participants was STEAM material in Early Childhood Education. 
Pengembangan Model Multisensori Berbasis Teknologi Multimedia Untuk Stimulasi Kemampuan Literasi Anak 5-6 Tahun Khikmah Novitasari; Herdi Handoko
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i1.816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah model pembelajaran multisensori berbasis teknologi multimedia dalam menstimulasi kemampuan literasi anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengambangan 4D (Define, Design, Develope, dan Deseminate). Berdasarkan hasil penilaian model dapat disimpulkan bahwa kualitas model pembelajaran multisensori berbasis teknologi multimedia secara umum adalah sangat baik dengan presentase keidealan mencapai 93,22%. Artinya model pembelajaran ini layak digunakan untuk menstimulasi kemampuan literasi anak usia 5-6 tahun. Untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kemampuan literasi anak sebelum dan sesudah eksperimen dilakukan uji-paired sample t tes. Hasil dari uji paired sample t test ini menunjukkan nilai pretest diperoleh rata-rata 11,23, sedangkan untuk nilai post test diperoleh nilai rata-rata 17,40. Nilai mean paired differences sebesar -6,167. Artinya, model multisensori berbasis teknologi multimedia ini efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi anak usia 5-6 tahun.
Psikoedukasi Parenting Berbasis Disiplin Positif untuk Meningkatkan Kompetensi Pengasuhan Orang Tua dalam Penggunaan Gadget di TK Surya Marta Yogyakarta Titik Mulat Widyastuti; Yulian Agus Suminar; Darsono; Herdi Handoko
Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/fwnj3v55

Abstract

The development of digital technology has had a significant impact on the lives of early childhood, one of which is the increasing intensity of digital game use that has the potential to lead to addiction. This community service program aims to provide parenting psychoeducation based on positive discipline to improve parental competence in gadget use. This method is a method to provide parents with an understanding of how to educate children about gadget use with a constructive approach, without physical or verbal violence. The method used in this community service activity is an educational approach, integrating psychoeducation, lectures, and group discussions. The community service activity consists of four stages, each cycle consisting of: planning, implementation, observation, and evaluation (reflection). The results of the program implementation indicate that parenting psychoeducation based on positive discipline: a).Increases parental knowledge and understanding in implementing psychoeducational results b). Changes parenting attitudes to be more positive and empathetic c). Improves practical skills in managing children's behavior d). Strengthens the emotional bond between parents and children.
PENDAMPINGAN GOOGLE CLASSROOM BERBASIS MODUL DAN SERTIFIKASI UNTUK LITERASI DIGITAL GURU PAUD Mochamad Teguh Kurniawan; Tengku Ahmad Riza; Hanung Nindito Prasetyo; Herdi Handoko; Ranita Windriani; Erlangga Faezal; Samia Fadhilah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.60794

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital guru Pendidikan Anak Usia Dini dan keterbatasan pemanfaatan Learning Management System dalam pengelolaan pembelajaran, padahal kompetensi digital menjadi kebutuhan mendesak di era transformasi pendidikan. Tujuan utama adalah meningkatkan literasi digital guru melalui pendampingan Google Classroom berbasis modul terstruktur dan sertifikasi penyelesaian, serta menjadi langkah awal pengembangan Learning Management System untuk dokumentasi dan rekognisi pembelajaran guru secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Juni 2026 di Universitas Negeri Yogyakarta, menargetkan 24 guru dari Gugus PAUD VIII Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan adalah pendekatan andragogi partisipatif melalui praktik langsung dan pendampingan intensif, terdiri atas empat sesi: pematerian literasi digital, pengenalan Google Classroom, workshop Learning Management System, dan praktik penyusunan materi presentasi berbantuan kecerdasan buatan serta teknik public speaking. Hasil menunjukkan peserta memiliki pemahaman awal baik dengan rata-rata pre-test 93,64% pada literasi digital dan 97,27% pada Learning Management System. Setelah pelatihan, pemahaman meningkat pada aspek fungsi Learning Management System, peran guru, dan implementasi Google Classroom mencapai 100%. Peserta mengunggah tugas portofolio ke Google Classroom sebagai dokumentasi pembelajaran digital. Luaran yang dihasilkan berupa modul pelatihan, instrumen evaluasi, sertifikat kompetensi, dan fondasi pengembangan Learning Management System terintegrasi yang mendukung rekognisi pembelajaran lampau bagi guru yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Simpulan kegiatan ini adalah pendampingan Google Classroom berbasis modul terstruktur dan sertifikasi efektif meningkatkan literasi digital guru Pendidikan Anak Usia Dini sekaligus membangun ekosistem dokumentasi pembelajaran terintegrasi, yang menjadi kebaruan dalam menghubungkan pelatihan non-formal dengan pengakuan akademik formal melalui rekognisi pembelajaran lampau. Kata kunci: Literasi Digital, Google Classroom, Guru PAUD, Rekognisi Pembelajaran Lampau