Alfy Mamduh Nuruddin
Universitas Darussalam Gontor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Al-Ikhtibaar Limahaarat al-Qira'ah Fii Ta'liim al-Lughat al-'Arabiyyat Gautama Veri Vetiana; Alfy Mamduh Nuruddin
TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/tsaqofiya.v3i1.69

Abstract

The evaluation in learning process is an essential tool in the educational, and we couldn’t do without it. Carry out this evaluation in order to get input or update in the process and educational goals. Student learning outcomes are not limited to cognitives aspect, but also includes three aspect such cognitive, emotional and psychological which the teacher is evaluating these aspect. In the evaluation process, teachers are expected to understand the reality of learning and its results and classify the result, even evaluation tools. One such tool is a test. This test is held to evaluate the student an defind out the extent of his mastery, the extent of his progress and where he is in relation to his peers, This test has different types, its use varies according to needs and situation. Among these tests is the reading test, this test requires student proficiency in reading comprehension to answer the following questions. Therefore, have to teacher understands the steps in developing the test properly to achieve the desired goals in the evaluation process.
Musykilat Ta’allum An-Nahw Li Thullaabi As-Shaf As-Saadis bi Kulliyati Al-Mu’allimiina Al-Islaamiyyah bi Ma’hadi Daari As-Salaam Gontor Fairuz Subakir Ahmad; Alfy Mamduh Nuruddin
Lisanudhad: Jurnal Bahasa, Pembelajaran dan Sastra Arab Vol. 8 No. 1 (2021): Lisanudhad: Jurnal Bahasa, Pembelajaran dan Sastra Arab
Publisher : Department of Arabic Teaching, Faculty Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Darussalam Gontor Modern Islamic Institution merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam di Indonesia yang menerapkan kurikulum dengan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran. Melalui sistem tersebut, para santri dituntut untuk mengembangkan kemampuan berbahasa mereka secara optimal. Salah satu disiplin ilmu yang memiliki peran penting dalam penguasaan bahasa Arab adalah ilmu Nahwu. Ilmu Nahwu tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Arab, tetapi juga berpengaruh terhadap prestasi belajar santri. Hal ini disebabkan karena banyak mata pelajaran di Gontor yang menggunakan bahasa Arab, baik sebagai bahasa pengantar maupun sebagai bahasa yang digunakan dalam materi pelajaran itu sendiri. Namun demikian, masih ditemukan sejumlah santri yang mengalami kesulitan dalam mempelajari ilmu Nahwu, terutama santri kelas VI. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai permasalahan yang mereka hadapi dalam pembelajaran Nahwu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan data, peneliti menerapkan tiga teknik utama, yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kesulitan belajar Nahwu pada santri kelas VI, yaitu: (1) rendahnya kemampuan santri dalam memahami penjelasan materi Nahwu; (2) kurangnya minat belajar terhadap ilmu Nahwu; (3) lemahnya motivasi belajar; (4) kurangnya perhatian santri dalam memahami kaidah-kaidah Nahwu; (5) kurangnya latihan dalam menerapkan i‘rab; (6) tingkat kesulitan bahasa yang digunakan dalam kitab atau buku pelajaran; serta (7) penjelasan guru yang belum sepenuhnya dipahami oleh santri. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti berharap para guru, khususnya guru Nahwu, dapat memberikan perhatian dan bimbingan yang lebih intensif kepada santri dalam mempelajari ilmu Nahwu, sehingga berbagai kesulitan yang mereka hadapi dapat diatasi secara efektif. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan kajian yang lebih mendalam mengenai pembelajaran Nahwu, sehingga kekurangan yang masih terdapat dalam penelitian ini dapat disempurnakan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi pengembangan pendidikan bahasa Arab.