Situ Asih
Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GROUPTHINK DALAM KELOMPOK KEAGAMAAN BUDDHA (STUDI KASUS POLA KOMUNIKASI YANG MENIMBULKAN GROUPTHINK DALAM KELOMPOK MASYARAKAT BUDDHIS DI WONOGIRI) Situ Asih
Dhammavicaya : Jurnal Pengkajian Dhamma Vol. 2 No. 2 (2019): Januari :Jurnal Pengkajian Dhamma
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/dv.v2i2.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis peran komunikator dalam hal ini adalah tokoh agama, peran audiens atau anggota kelompok dalam membentuk Groupthink dan pola komunikasi kelompok yakni kelompok masyarakat Buddhis di Kabupaten Wonogiri, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. Teknik analisisnya menggunakan teknik gabungan dari Miles dan Huberman, Spradley dan Yin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran tokoh agama atau pengurus dalam membentuk Groupthink adalah: (1) sebagai komunikator, (2) sebagai konselor dan (3) sebagai pengambil keputusan. Sedangkan peran anggota masyarakat Buddhis sebagai komunikan adalah: (1) sebagai audiens yang baik, (2) terlibat dalam kepanitiaan, (3) sebagai komunikator. Adapun pola komunikasi yang terbentuk dalam masyarakat Buddhis di Kabupaten Wonogiri adalah (1) Pola komunikasi interpersonal yang dapat dilihat dari kegiatan urun rembug, gethok tular, Anjangsana dan percakapan sehari-hari antara pengurus dan anggota masyarakat, (2) Pola komunikasi kelompok yang telihat dari kegiatan Gongyo Daimoku, pertemuan Wanita, Pertemuan Generasi Muda, Sekolah minggu Buddha dan perbagai kegiatan lain yang dilakukan oleh masyarakat Buddhis di Kabupaten Wonogiri.
PAṬICCASAMUPPĀDA DAN METTĀ-KARUṆĀ DALAM PERILAKU DHAMMA EKOLOGI MAITREYA Dahlia Dahlia; Hariyanto Hariyanto; Situ Asih
Jotika Journal in Education Vol. 6 No. 1 (2026): Agustus
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan lingkungan menunjukkan krisis cara manusia memahami relasinya dengan alam. Penelitian ini menganalisis hubungan Kesadaran Interdependensi Paṭiccasamuppāda dan Sikap Mettā-Karuṇā dengan Perilaku Dhamma Ekologi pada umat Buddha Maitreya di Indonesia. Penelitian menggunakan desain survei korelasional potong lintang terhadap 159 responden dewasa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berskala Likert empat tingkat dan dianalisis dengan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa Kesadaran Interdependensi Paṭiccasamuppāda berhubungan positif dan signifikan dengan Perilaku Dhamma Ekologi (B = 0,722; p < 0,001). Sikap Mettā-Karuṇā juga berhubungan positif dan signifikan (B = 0,368; p < 0,001). Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 62,2% variasi perilaku. Temuan dibaca sebagai asosiasi statistik, bukan bukti kausal.