Annemarie Schimme
Universitas Harvard

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Spiritualitas Dan Kesusastraan Indo-Muslim Annemarie Schimme
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies No 55 (1994)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.1994.550.96-103

Abstract

Barangkali reaksi pertama yang timbul dalam pikiran seorang barat Ketika mendengar kata “India” adalah Taj Mahal, karena Taj ini dipandang sebagai pengejahwantahan dari keindahan india. Orang yang tertarik kepada sejarah agama mungkin akan berfikir bahwa Upanishad adalah ungkapan kearifan tertinggi, sejak Anquetil-Duperron menerjemahkannya ke dalam Bahasa lain pada tahun 1801. Tetapi sedikit orang yang mengetahui bahwa Taj Mahal adalah suatu karya seni Islam dan terjemahan Upanishad dalam Bahasa Persia, yang menjadi dasar terjemah Anquetil-Duperron, adalah karya Dārā Shikoh, serang putra mahkota Imperium Mughal yang cenderung kepada mistik, yang dieksekusi oleh adiknya, Aurangzeb, pada tahun 1069/1659 karena dianggap telah menyimpang. Kedua pangeran tersebut termasuk diantara 14 putra Mumtāz Mahal, yang untuk mengenang dirinyalah Taj Mahal itu dibangun, dari suaminya Shahjahan, penguasa Mughal kelima dari keurunan Timur di India.