Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Inhalasi Minyak Kayu Putih Terhadap Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Pada Balita ISPA Ananda Istikomah; Priyatin Sulistyowati; Rahaju Ningtyas
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak merupakan seseorang yang masih dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Pada masa-masa tersebut anak terkadang terkena berbagai macam gangguan kesehatan. ISPA atau infeksi saluran nafas akut merupakan salah satu gangguan kesehatan anak yang sering terjadi. Penyakit ini dimulai dengan demam dengan gejala diantaranya pilek, batuk kering atau berdahak, tenggorokan sakit untuk menelan. Bersihan jalan nafas tidak efektif menjadi permasalahan keperawatan inti yang kerap terjadi pada anak ISPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan inhalasi uap minyak kayu putih pada anak usia balita yang menderita ISPA dengan masalah keperawatan bersihan jalan nafas inefektif. Karya tulis ilmiah menggunakan rancangan studi kasus dengan pendekatan deskriptif melalui penerapan asuhan keperawatan dan penerapan tindakan inhalasi minyak kayu putih yang dilaksanakan selama 3 hari. Hasil penerapan didapatkan data penurunan produksi sekret, ronchi, batuk, dispnea pada anak ISPA. Kesimpulan yang didapatkan adalah inhalasi uap minyak kayu putih efektif diterapkan pada anak balita yang menderita ISPA untuk membantu mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan nafas inefektif.
Penerapan Pemberian Minyak Zaitun (Olive Oil) terhadap Ruam Popok Bayi E Usia 12 Bulan di Wilayah Kecamatan Kemangkon Mardita Revina Dewi; Dwi Astuti; Priyatin Sulistyowati
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/e6ewz496

Abstract

Ruam popok merupakan salah satu gangguan kulit yang umum terjadi pada bayi, ditandai dengan kemerahan, iritasi, dan rasa tidak nyaman di area yang tertutup popok. Kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan, gangguan tidur, dan berisiko berkembang menjadi infeksi sekunder jika tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian minyak zaitun terhadap penurunan tingkat keparahan ruam popok bayi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus terhadap satu bayi perempuan di Desa Toyareka, Kecamatan Kemangkon. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan adanya penurunan tingkat keparahan ruam popok dari skor 2,0 (sedang) menjadi 0,5 (sangat ringan) berdasarkan parameter DDGS. Intervensi dilakukan selama 5 hari, dua kali sehari (pagi dan sore) dengan mengoleskan minyak zaitun pada area ruam popok. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemberian minyak zaitun secara teratur selama 5 hari menunjukkan dampak positif terhadap penurunan tingkat keparahan ruam popok. Pendekatan ini dapat menjadi salah satu pilihan perawatan alami yang aman dan mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga.
Penerapan Pemberian Air Rebusan Daun Binahong (Anredera Cordifolia) terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Oktaviani Nur Chimanisa; Priyatin Sulistyowati; Wiwik Priyatin
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/grc65h71

Abstract

Luka perineum merupakan robekan atau luka pada area perineum yang terjadi akibat proses persalinan normal. Penanganan yang tidak tepat dapat menyebabkan infeksi dan memperlambat proses penembuhan. Daun binahong (Anredera cordifolia) mengandung flavonoid, saponin, asam askorbat, dan antioksidan yang berperan dalam pembentukan kolagen serta percepatan regenerasi jaringan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun binahong dalam membantu penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada satu responden ibu nifas dengan luka perineum derajat II yang diberikan air rebusan daun binahong 50 gram dalam 800 ml hingga tersisa 400 ml digunakan dua kali sehari selama tujuh hari. Hasil pengamatan terdapat perubahan yang signifikan dalam penyembuhan luka perineum Ny. D dari sebelum diberikan air rebusan daun binahong didapatkan skor skala REEDA 11 yang berarti penyembuhan luka buruk, setelah penggunaan air rebusan daun binahong diberikan didapatkan skor skala REEDA 0 yang berarti penyembuhan luka baik. Hasil ini mengindikasikan bahwa air rebusan daun binahong efektif mempercepat penyembuhan luka perineum pada ibu nifas.
GAMBARAN BABY MASSAGE TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI. R USIA 3-6 BULAN DI DESA KUTAWIS KECAMATAN BUKATEJA KABUPATEN PURBALINGGA Anisa Damayanti; Priyatin Sulistyowati; Fida Dyah Puspasari
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.353

Abstract

Latar Belakang: : Kualitas tidur bayi sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan bayi. Masalah yang dialami ibu adalah bayi yang sulit sekali untuk tidur. Sehingga gangguan tidur yang terjadi pada bayi perlu mendapatkan perhatian yang serius. Berdasarkan data WHO (World Health Organization), lebih dari 33% Bayi mengalami gangguan tidur. Dalam penelitian yang dilakukan Hiscock di Melbourne, Australia, 32% ibu mengatakan sering mengalami kesulitan tidur pada anaknya. Penelitian ini menemukan bahwa bayi sering mengalami gangguan tidur, baik yang berkepanjangan maupun parah atau berulang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur bayi adalah dengan baby massage, membantu mengurangi ketegangan otot-otot bayi sehingga timbul perasaan nyaman dan rileks. Selain itu durasi tidur yang lebih lama dipicu oleh pelepasan oksitosin dan endorfin pada saat baby massage. Hormon oksitosin berfungsi untuk menurunkan kadar stress dalam otak sehingga bayi merasa lebih tenang dan nyaman bahkan kualitas tidurnya meningkat, sedangkan hormon endorfin adalah suatu hormon untuk meredakan nyeri dan menghilangkan rasa tidak nyaman Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan baby massage terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan. Metode: Pendekatan studi kasus ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan melihat kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan menggunakan lembar B-PSQI. Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan perubahan skor dari 1 ke 3 setelah dilakukan baby massage. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pemberian baby massage terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur bayi
THE EFFECT OF INHALATION OF CITRUS LEMON AROMATHERAPY ON THE DEGREE OF NAUSEA AND VOMITING IN PREGNANT WOMEN IN TRIMESTER I Fadhila Destya Fatmawati; Priyatin Sulistyowati; Dwi Astuti
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol. 2 No. 3 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i3.734

Abstract

Background: Pregnancy is a process of fertilization between spermatozoa and ovum, followed by implantation or nidation. During the first trimester of pregnancy, pregnant women usually experience discomfort such as nausea and vomiting. About 50-80% of pregnant women experience nausea and vomiting in early pregnancy, typically between 6-12 weeks of gestation, due to gastrointestinal and psychological distress. One therapy to reduce the discomfort of nausea and vomiting during pregnancy is the use of citrus lemon aromatherapy. Purpose: This study aims to determine the effect of inhaling citrus lemon aromatherapy on the degree of nausea and vomiting (emesis gravidarum) in pregnant women during the first trimester. Methods: This paper uses a type of qualitative research whit a case study design. Results: The results of the nursing implementation stated that after the administration of citrus lemon aromatherapy inhalation, there was a decrease in the PUQE-24 score, namely from the category of moderate nausea and vomiting with a score of 12 to no nausea and vomiting with a score of 3. Conclusion: The effect of inhaling citrus lemon aromatherapy on the degree of nausea and vomiting (emesis gravidarum) in pregnant women during the first trimester is quite effective in helping to reduce nausea and vomiting in pregnant women.