Dwi Prasetyaningati
STIKES Insan Cendekia Medika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEHAMILAN REMAJA DILUAR PERNIKAHAN STUDI FENOMENOLOGI DI KOTA KEDIRI Dwi Prasetyaningati; Inayatur Rosyidah; Anita Rahmawati
Journal of Nursing and Health Vol. 6 No. 2 (2021): Journal Of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v6i2.168

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan pada remaja merupakan fenomena masalah yang kompleks karena memiliki latar belakang alasan terjadinya kehamilan yang beragam, dan dampak yang ditimbulkan memberikan perubahan yang cukup besar baik secara fisik, psikologis, sosial, mental dan spiritual, berkembang kearah perubahan pencapain tujuan hidup seseorang. Kehamilan remaja dapat diartikan merupakan kehamilan tidak diinginkan, atau sebagai kehamilan yang tidak melalui proses pernikahan terlebih dahulu, sehingga berdampak pada perawatan kehamilan dan kesiapan menghadapi persalinan.Tujuan mendapatkan ungkapan pengalaman secara langsung dari seorang remaja yang mengalami kehamilan diluar pernikahan. Metode: Partisipan berjumlah lima orang dari remaja yang hamil diluar nikah yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Wawancara dijalankan secara semi-terstruktur. Transkrip wawancara kemudian dianalisis dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Peneliti sebagai instrumen inti dalam penelitian ini. Tema superordinat yang ditentukan mencakup 4 tema, yaitu: Tema 1. Persepsi remaja tentang kehamilan yang dialami, Tema 2 Masalah Kehamilan remaja yang dialami remaja Tema 3. Respon Keluarga terhadap Kehamilan dan Tema 4 Kesiapan dalam perawatan Kehamilan. Hasil: Lima partisipan menunjukkan pemaknaan pengalaman yang beragam di aspek kehidupannya tentang kehamilan diluar pernikahan dan pemaknaan kesiapan menghadapi persalinan, kesiapan menjalankan peran sebagai seorang ibu. Kesimpulan: berbagai pengalaman dengan beban biopsikososiospiritual yang dialami, memunculkan pemaknaan pengalaman remaja tentang kehamilan remaja diluar pernikahan
TINGKAT KECEMASAN IBU DAN SIKLUS MENSTRUASI PADA KONDISI PANDEMI COVID 19 DI DESA SIDOREJO KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI Dwi Prasetyaningati; Agustina Maunatur; Maharani Tri Puspita
Journal of Nursing and Health Vol. 5 No. 2 (2020): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Ibu pada masa pandemi covid-19 tentunya mengalami kecemasan sehingga mempengaruhi kondisi kesehatan reproduksi khususnya siklus menstruasi. Kondisi pandemi menimbulkan tekanan dan perubahan secara psikologis, ketakutan dalam memberdayakan kebutuhan keluarga, melaksanakan peran dan tugas seorang ibu, serta mengatur kebutuhan yang ada di keluarga, sehingga memicu tingkat kecemasan dan mempengaruhi siklus menstruasi. Tujuan: untuk menganalisis hubungan antara tingkat kecemasan dan siklus menstruasi pada masa pandemi Covid-19 di Dusun Sidorejo, Desa Sidorejo Kecamatan Pare. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, Populasi adalah semua ibu usia produktif dengan jumlah 60 responden, yang diminta untuk mengisi google form sesuai dengan kriteria inklusi. Ada dua variabel dalam penelitian ini yaitu variabel bebas : kecemasan dengan menggunakan HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) dan, variabel terikat : siklus mentruasi. Teknik sampling dengan purposive sampling dan dianalisis dengan uji Statistik Spearman rho. Hasil: Tingkat kecemasan ibu hamil selama pandemik berlangsung berada pada tingkat tidak cemas 15%), cemas ringan (55 %) sedang (17%) maupun cemas berat (13%). siklus menstruasi yaitu teratur (72%) dan tidak teratur (28%). Kesimpulan: Terdapat hubungan di antara tingkat kecemasan ibu dengan siklus menstruasi pada saat pandemi covid -19. Konseling diperlukan untuk mengurangi kecemasan dengan meminta ibu untuk tinggal di rumah, mematuhi protokol kesehatan, makan makanan bergizi, melakukan kegiatan di rumah, dan mencari pertolongan saat menghadapi keadaan darurat.