Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Guru Sebagai Motivator Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Roeth A. O Najoan; Winsy C. I Lala; Yusak Ratunguri
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 03 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v4i03.1632

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru sebagai motivasi dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV SD GMIM Waylan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, peran motivasi guru dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV di SD GMM Waylan dilakukan dengan berbagai cara, seperti ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan. menciptakan persaingan atau kompetisi dengan memberikan pertanyaan rebutasn, mengadakan evaluasi/tes dengan memberikan soal-soal untuk mengetahui sejau mana pembelajaran diserap oleh siswa memberi nilai dalam bentuk angka, nilai diperoleh siswa bervariasi ada yang 80 dan 90, memberikan pujian dengan kata-kata sanjungan yang menyemangati hati siswa, memberikan hukuman seperti berdiri di depan kelas dengan tujuan memberikan efek jera, membentuk kebiasaan belajar yang baik dengan mencatat kembali materi, membaca kembali materi yang sudah dicatat dan memberikan tugas, membantu kesulitan belajar siswa dengan melakukan pendekatan secara personal kepada siswa, memberitahukan hasil belajar dengan mengumumkan hasil yang diperoleh siswa secara lisan juga tulisan, dan memberikan hadiah dengna memberikan sebuah buku tulis.
Penerapan Model Project Based Learning (PJBL) Menggunakan Media Wordwall Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD GMIM 1 Tomohon Syalomita Wahab; , Joulanda A. M. Rawis; Yusak Ratunguri
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.185

Abstract

Kajian ini tujuannya untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas lima SD GMIM 1 Tomohon dengan mengimplementasaikan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL) dengan bantuan media Wordwall. Kajian ini mengikuti pendekatan penelitian tindakan kelas, yang meliputi empat langkah: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi, dan dijalankan dalam dua siklus. Partisipan pada kajian ini ialah peserta didik kelas lima SD GMIM 1 Tomohon, berjumlah 27 peserta didik. Untuk mengumpulkan data, digunakan formulir observasi dan tes tertulis. Hasil dari siklus pertama membuktikan persentase pencapaian hanya 62,55%, sehingga dilanjutkan ke siklus kedua. Pada siklus kedua, inisiatif dijalankan untuk mengatasi kekurangan dari siklus pertama, menghasilkan persentase pencapaian sebesar 84,25%. Hal ini membuktikan jika penggunaan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL) bersama dengan Media Wordwall bisa secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD GMIM 1 Tomohon terkait topik Sifat-Sifat Bunyi.
Penerapan Model Project Based Learning (PJBL) Menggunakan Media Wordwall Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD GMIM 1 Tomohon Syalomita Wahab; , Joulanda A. M. Rawis; Yusak Ratunguri
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.185

Abstract

Kajian ini tujuannya untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas lima SD GMIM 1 Tomohon dengan mengimplementasaikan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL) dengan bantuan media Wordwall. Kajian ini mengikuti pendekatan penelitian tindakan kelas, yang meliputi empat langkah: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi, dan dijalankan dalam dua siklus. Partisipan pada kajian ini ialah peserta didik kelas lima SD GMIM 1 Tomohon, berjumlah 27 peserta didik. Untuk mengumpulkan data, digunakan formulir observasi dan tes tertulis. Hasil dari siklus pertama membuktikan persentase pencapaian hanya 62,55%, sehingga dilanjutkan ke siklus kedua. Pada siklus kedua, inisiatif dijalankan untuk mengatasi kekurangan dari siklus pertama, menghasilkan persentase pencapaian sebesar 84,25%. Hal ini membuktikan jika penggunaan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL) bersama dengan Media Wordwall bisa secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD GMIM 1 Tomohon terkait topik Sifat-Sifat Bunyi.
Penerapan Model Pembelajaran Konflik Kognitif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SD Gmim VI Tomohon Magdalena Yulithia Taareluan; Joulanda A.M Rawis; Yusak Ratunguri
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.562

Abstract

Fokus penelitian ini pada peningkatan hasil belajar IPAS kelas V SD GMIM VI Tomohon, khususnya materi penggolongan hewan berdasarkan makanan, dengan memakai model Konflik Kognitif sebagai upaya perbaikan. Metode yang dipakai mengacu pada desain PTK dari Kemmis dan McTaggart, yang dijalankan dalam dua siklus; tiap siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik observasi dan tes dipakai untuk menjaring data, sementara analisis dilakukan melalui perhitungan persentase ketuntasan belajar. Siklus pertama menunjukkan rata-rata nilai 73% dengan ketuntasan 53%, masih di bawah kriteria tuntas. Siklus kedua membawa perubahan berarti: rata-rata nilai melonjak ke 86% dan ketuntasan mencapai 89%, tergolong tuntas. Lonjakan ini mengindikasikan bahwa penerapan model Konflik Kognitif memberi dampak positif terhadap pemahaman siswa. Model ini terbukti mampu membangkitkan proses berpikir kritis siswa melalui pertentangan konsepsi awal dengan fakta ilmiah. Guru pun dapat memanfaatkan model ini untuk menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan bermakna. Hasil penelitian ini mendukung penggunaan Konflik Kognitif sebagai pendekatan andal dalam pembelajaran IPAS.
Penerapan Model Pembelajaran Konflik Kognitif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SD Gmim VI Tomohon Magdalena Yulithia Taareluan; Joulanda A.M Rawis; Yusak Ratunguri
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.562

Abstract

Fokus penelitian ini pada peningkatan hasil belajar IPAS kelas V SD GMIM VI Tomohon, khususnya materi penggolongan hewan berdasarkan makanan, dengan memakai model Konflik Kognitif sebagai upaya perbaikan. Metode yang dipakai mengacu pada desain PTK dari Kemmis dan McTaggart, yang dijalankan dalam dua siklus; tiap siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik observasi dan tes dipakai untuk menjaring data, sementara analisis dilakukan melalui perhitungan persentase ketuntasan belajar. Siklus pertama menunjukkan rata-rata nilai 73% dengan ketuntasan 53%, masih di bawah kriteria tuntas. Siklus kedua membawa perubahan berarti: rata-rata nilai melonjak ke 86% dan ketuntasan mencapai 89%, tergolong tuntas. Lonjakan ini mengindikasikan bahwa penerapan model Konflik Kognitif memberi dampak positif terhadap pemahaman siswa. Model ini terbukti mampu membangkitkan proses berpikir kritis siswa melalui pertentangan konsepsi awal dengan fakta ilmiah. Guru pun dapat memanfaatkan model ini untuk menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan bermakna. Hasil penelitian ini mendukung penggunaan Konflik Kognitif sebagai pendekatan andal dalam pembelajaran IPAS.
Penguatan Literasi Etnosains Pengobatan Tradisional Suku Anak Dalam sebagai Sumber Belajar Sains Kontekstual Citra Raflesia; Fonny Katili; Yusak Ratunguri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 9 (2026): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/tv4p2r36

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat berbasis kajian etnosains ini bertujuan memperkuat literasi budaya dan sains melalui pengenalan pengobatan tradisional serta pemeliharaan kesehatan tradisional Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Musi Rawas Utara. Metode yang digunakan adalah studi literatur deskriptif-kualitatif dengan sumber utama booklet pengobatan tradisional SAD dan beberapa rujukan relevan mengenai etnosains, pengobatan tradisional, serta pembelajaran sains kontekstual. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi sumber, inventarisasi tanaman obat, klasifikasi fungsi pengobatan, analisis nilai etnosains, dan penyusunan materi edukatif untuk pembelajaran sains berbasis kearifan lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa masyarakat SAD memiliki sistem pengetahuan lokal yang mencakup pengenalan jenis penyakit, pemilihan bahan alam, teknik pengolahan seperti merebus, menumbuk, memanaskan, dan menyeduh, serta aturan penggunaan dan pantangan tertentu. Pengetahuan tersebut memuat nilai empiris, ekologis, kultural, edukatif, dan kemandirian kesehatan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pengobatan tradisional SAD berpotensi menjadi sumber belajar sains kontekstual sekaligus media pelestarian kearifan lokal.