Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

WACANA IMIGRAN DAN PEKERJA ASING DI INDONESIA: STUDI ANALISIS WACANA BERBASIS LINGUISTIK KORPUS Irham Irham
DIALEKTIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA DAN BUDAYA Vol. 9 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Prodi Sastra Inggris UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/dia.v9i1.4008

Abstract

Kebijakan pemerintah tentang undang-undang imigrasi dan pekerja asing berdampak pada pemberitaan di media Indonesia, baik cetak maupun daring. Pembeirtaan dibanjiri dengan isu imigran dan pekerja asing. Beberapa dari media tersebut memberikan pemberitaan yang bernuansa positif, beberapa yang lain memberitakan kebijakan tersebut dalam frame negatif. Artikel hendak membahas fenomena penggunaan kata imigran dan pekerja asing dalam media di Indonesia dengan menggunakan pendekatan analisis wacana berbasis linguistik korpus. SEALANG dan Corpora Collection adalah dua korpus yang digunakan sebagai sumber data dalam penelitian ini diasmping dari media daring Kompas, Jawapos, dan Republika. Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, kata imigran dan pekerja asing memiliki dimensi medan makna yang relatif berbeda dari beberapa hasil penelitian serupa sebelumnya. Perbedaan medan makna dapat disebabkan oleh konteks kejadian di mana kata tersebut muncul, misalnya, konteks sosial dan politik.
Revitalizing Hadrah Al-Banjari: Enhancing Spiritual Intelligence and Cultural Identity Among Indonesian Mosque Youth Muhammad Edy Thoyib; Agwin Degaf; Zainur Rofiq; Miftahul Huda; Irham Irham
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3149

Abstract

Indonesian youth are experiencing rapid social and technological changes, impacting their spiritual and emotional development. This study explores the role of Hadrah Al-Banjari, a traditional Islamic art form, in enhancing spiritual intelligence among mosque youth. Positioned within the broader context of spiritual education, Hadrah Al-Banjari fosters spiritual awareness, emotional sensitivity, and cultural pride. Using qualitative data collected through interviews, focus group discussions, and observations, the study employed Participatory Action Research (PAR) to involve youth in understanding and improving their spiritual practices. The results indicate that Hadrah Al-Banjari serves as a valuable medium for spiritual education, deepening religious devotion and reinforcing Islamic values. The research highlights the need to revitalize traditional Islamic arts to support youth spiritual and cultural development. Future studies should explore the broader integration of these practices into community programs to enhance spiritual growth across diverse populations.