Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kekerasan Seksual dalam Perspektif Dominasi Kuasa Ryan Aldi Nugraha; Subaidi Subaidi
IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ijougs.v3i1.3694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus kekerasan seksual yang terjadi berdasarkan perspektif dominasi kuasa, di mana kekerasan seksual terjadi dalam lingkup pendidikan formal dan informal yang cenderung struktural; antara orang yang menguasai (powerful) dan orang yang dikuasai (powerless). Kemudian menganalisis kondisi-kondisi kebergantungan dilihat dari motif kronologis kasus. Penelitian ini menggunakan Metode kajian literatur. Data diperoleh dari Catatan Tahunan Komnas Perempuan, SIMFONI-PPA (Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak), dan portal berita nasional teraktual. Berdasarkan data yang dihimpun oleh SIMFONI-PPA pada tahun 2021, diketahui bahwa kasus kekerasan dan pelecehan sebanyak 59,2% terjadi di dalam rumah tangga, 26,9% terjadi di lingkungan pendidikan formal - informal, dan 13,6% terjadi di tempat kerja dan fasilitas umum. Dari 21.000 lebih jumlah korban kekerasan dan pelecehan seksual, ada 19,9% korbannya adalah laki-laki, dengan 60% korbannya adalah pelajar laki-laki. Hal ini mengindikasikan bahwa kasus kekerasan dan pelecehan seksual tidak terobjektifikasi pada gender tertentu. Di lingkungan pendidikan formal maupun informal, motif yang dipakai pelaku seringkali memanfaatkan kuasa dan kondisi kebergantungan untuk melakukan tindakan pelecehan.