Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pelatihan Pemanfaatan E-Commerce sebagai Media Pemasaran di Tengah Pandemi Covid-19 di Desa Nepa Sampang Madura Agus Subaidi; Lili Supardi; Fajar Fajar
Prima Abdika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v2i4.2224

Abstract

Nepa merupakan salah satu desa yang ada di Kota Sampang bagian utara. Pada umumnya mata pencaharian masyarakat adalah nelayan. Selain itu terdapat juga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat. Para pelaku UMKM di Desa Nepa kurang memanfaatkan teknologi dalam memasarkan produknya. Padahal dengan melibatkan teknologi para pembeli lebih mudah mengetahui barang-barang yang dijual dan konsumen akan semakin meluas. Dengan adanya pengabdian ini Kami mencoba mengenalkan dan mengedukasikan tentang pemanfaatan teknologi e-commerce bagi UMKM sebagai media pemasaran. Sisi lain kelebihan dari e-commerce khususnya pada saat situasi pandemic Covid 19 seperti saat ini adalah konsumen tidak harus mendatangi langsung tempat UMKM. Jadi cukup pesan secara online. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian untuk mengetahui kendala apa saja yang ada dan membantu pemasaran produk UMKM masyarakat Nepa terlebih di masa pandemic covid-19. Metode yang dipakai dalam pelatihan adalah Pemaparan (ceramah), praktik penugasan dan tanya jawab serta wawancara langsung untuk mengetahui respon masyarakat terhadap pelatihan. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan bahwa pelaku usaha mikro kecil dan Menengah beranggapan positif terhadap program pelatihan dan pembinaan karena meberikan efek atau dampak yang positif terhadap perkembangan usaha mikro kecil. Faktor penghambat dari pelaksanaan kegiatan peningkatan pemberdayaan UMKM adalah minimnya tenaga penyuluh UMKM di Desa Nepa, terbatasnya anggaran yang dimiliki, kesulitan permodalan UMKM, dan permasalahan teknis UMKM.
Konservasi Pantai dan Daur Ulang Limbah Plastik menjadi Kerajinan Tangan Agus Subaidi; Lili Supardi; Rizky Ria Fatim Hardimy
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v3i2.2664

Abstract

A clean beach indicates a healthy surrounding environment. Beach cleanliness cannot be separated from the role of the community to always protect it. One way is by not throwing garbage or waste carelessly. If the beach is dirty, it should be cleaned immediately so as not to cause bad effects. On the coast of Tlesah you can find plastic waste that is difficult to decompose and other waste that pollutes the environment. This requires an action. In this service, an activity was carried out, namely beach conservation and recycling of plastic waste into handicrafts. It aims to make the beach clean so that marine biota becomes healthy, provide knowledge on how to make handicrafts, create business opportunities from the handicrafts that have been made and instill awareness about cleanliness in the surrounding community. The methods used in this activity are observation, outreach and documentation. Socialization is carried out by directly involving the community in activities. The results obtained are that people are more aware of the importance of cleanliness and the benefits of recycling waste into valuable goods.