Deoni Vioneery
Universitas Kusuma Husada Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penurunan Nyeri Osteoarthritis Dengan Teknik Relaksasi Genggam Jari Deoni Vioneery; Mutiara Dewi Listiyanawati; Dirhan Dirhan
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v6i2.2502

Abstract

Osteoarthritis    merupakan     penyakit sendi degeneratif, merupakan   gangguan tersering terjadi pada lansia berusia di atas 65 tahun. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri osteoarhtritis adalah teknik relaksasi genggam jari. Nyeri yang dirasakan lansia biasanya sendi-sendi terasa sakit, kaku, dan bengkak. Khususnya sendi pada jari tangan, lutut, pinggul, dan tulang punggung. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti penurunan nyeri osteoarthritis dengan teknik relaksasi genggam jari di Desa Wirun Kel. Plesungan Kec. Gondangrejo. Metode penelitian ini Pre Eksperimen, dengan model desain satu kelompok pretest-postest,. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling. Responden sebanyak 31 orang yang merupakan masyarakat Desa Wirun. Variabel bebas adalah teknik relaksasi genggam jari, dan variabel dependent adalah penurunan nyeri osteoarthritis. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, serta di analisis dengan univariat (penyajian distribusi frekuensi) dan bivariat (uji Wilcoxon). Hasil uji statistik didapatkan nilai pvalue 0,000 α 0,05 maka kesimpulan pada penelitian ini ada penurunan nyeri osteoarthritis dengan teknik relaksasi genggam jari.
EFEKTIFITAS E-KADARSI (KELUARGA SADAR HIPERTENSI) TERHADAP EVALUASI TUGAS KELUARGA PASIEN BERISIKO KRISIS HIPERTENSI Noor Fitriyani; Deoni Vioneery; Martini Listrikawati; Firman Prastiwi
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 15 No. 2, Juli 2024
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v15i2.1482

Abstract

Peningkatan prevalensi hipertensi setiap tahunnya diperlukan strategi secara global dalam pencegahan dan pengendalian. Tatalaksana hipertensi melalui pendekatan keluarga menjadikan kemampuan mengenali masalah dan pemecahan masalah lebih menyeluruh. Salah satu implementasi yang dapat diberikan adalah pemberian edukasi berbasis online ditujukan pada keluarga dengan hipertensi. Tujuan penelitian untuk mengetahui keefektifan e-KADARSI (Keluarga Sadar Hipertensi) Terhadap Evaluasi Tugas Keluarga Pasien Hipertensi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah quasy eksperimental dengan pretest and posttest with control design. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 60, terdiri 30 kelompok kontrol dengan intervensi standart dan 30 kelompok intervensi yang akan diberikan implementasi e-KADARSI dan diukur evaluasi tugas keluarga dengan kuisioner sebelum dan sesudah diberikan. Hasil analisa menunjukkan bahwa e-KADARSI efektif dalam evaluasi tugas keluarga dengan selisih nilai rata rata kedua kelompok sebesar 28.34 pada nilai pre test dan post test. Kesimpulan e-KADARSI sebagai tatalaksana yang tepat dalam upaya pencegahan krisis hipertens ditujukan pada keluarga. The increasing prevalence of hypertension every year requires a global strategy for prevention and control. Management of hypertension through a family approach makes the ability to recognize problems and solve problems more comprehensive. One implementation that can be provided is providing online-based education aimed at families with hypertension. The aim of the research is to determine the effectiveness of e-KADARSI (Hypertension Awareness Family) in evaluating the duties of families of hypertension patients. The method used in this research was quasi-experimental with pretest and posttest with control design. The number of subjects in this study was 60, consisting of 30 control groups with standard intervention and 30 intervention groups who would be given the implementation of e-KADARSI and measured evaluation of family tasks with questionnaires before and after being given. The results of the analysis show that e-KADARSI is effective in evaluating family tasks with a difference in the average score between the two groups of 28.34 in the pre-test and post-test scores. Conclusion e-KADARSI as appropriate management in efforts to prevent hypertension crises is aimed at families.